Tarif Transjakarta Bakal Alami Penyesuaian, Efektif Tahun Depan
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Pramono Anung Wibowo akan mengejar para penunggak pajak kendaraan bermotor yang ada di wilayah Jakarta
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah daerah sedang menjalani pemutihan pajak kendaraan bermotor. Akan tetapi langkah berbeda justru dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Mereka berniat untuk mengejar para pemilik motor maupun mobil yang tidak membayar pajak kendaraan.
"Dalam jangka pendek, orang yang tidak bayar pajak di Jakarta akan kesulitan," ungkap Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta di Antara, Rabu (30/04).
Pramono menuturkan kalau mereka sudah menyiapkan sejumlah cara untuk mengejar para penunggak pajak kendaraan bermotor.
Seperti ketika mengisi bahan bakar minyak (BBM), bakal ada bercode yang dapat membaca bahwa motor atau mobil masyarakat belum melunasi kewajiban.
"Ketika dia parkir di Jakarta juga akan ketahuan mobilnya tidak bayar pajak. Itulah yang saya upayakan untuk diperbaiki," lanjut Pramono Anung.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa, rata-rata masyarakat penunggak pajak kendaraan bermotor di Jakarta adalah motor atau mobil kedua dan ketiga.
Hal tersebut terjadi menurut Pramono karena banyak masyarakat menghindari aturan gage (ganjil genap). Sehingga memiliki kendaraan lebih dari satu.
"Bagi saya pribadi pajak itu adalah kepatuhan," Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan.
Lalu Pramono juga menuturkan kalau pajaknya diputihkan, maka kemacetan di Jakarta akan semakin parah terjadi.
Oleh sebab itu ia secara terbuka menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta bakal mengejar para penunggak pajak kendaraan bermotor.
"Cara kejar gimana? Pertama ditagih, kedua pasti dia akan mengalami kesulitan," tutur Pramono Anung Wibowo.
Jadi tidak hanya ketika parkir atau mengisi BBM saja, namun saat melintas di jalan tol maka ketahuan belum membayar pajak kendaraan bermotor.
Kendati demikian, Pramono tidak memungkiri kalau ide yang sedang disiapkan itu bakal mengundang kebencian dari masyarakat.
Akan tetapi dia tidak memperdulikan hal tersebut. Ia tetap berniat mengejar penunggak pajak kendaraan bermotor di Jakarta.
"Tetapi saya terima kasih untuk itu," pungkas Pramono Anung Wibowo.
Di sisi lain Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan kebijakan baru. Terkhusus untuk masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan bermotor.
Nantinya pemerintah akan memberikan insentif. Jadi dapat menambah minat masyarakat untuk menunaikan kewajiban.
“Itu prinsip keadilan insentif diberikan kepada yang benar-benar taat (membayar pajak),” kata Agus Fatoni, Dirjen Keuangan Daerah dalam kesempatan berbeda.
Kemudian Pemprov DKI Jakarta juga sedang mempertimbangkan penghapusan pajak progresif kendaraan bermotor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
02 Juli 2026, 19:03 WIB
31 Mei 2026, 15:49 WIB
24 April 2026, 06:00 WIB
21 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
08 Oktober 2026, 19:00 WIB
Station wagon segmen premium dari Fang Cheng Bao, Formula S GT telah didaftarkan di Indonesia oleh BYD
08 Oktober 2026, 17:31 WIB
Program relawan mahasiswa Hyundai Jump School memasuki tahun ketiga, disambut antusias oleh para peserta
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez benar-benar berambisi untuk menyelesaikan balapan dan meraih kemenangan di Sirkuit Mandalika
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan kepolisian, agar bisa lebih memudahkan masyarakat
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
Hasil evaluasi, Ganjil Genap Jakarta berhasil mengatur lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ibu Kota
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku dapat dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, simak lokasinya
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
Penjualan Hyundai positif di periode Agustus 2026, produk-produk di segmen premium ikut berkontribusi
07 Oktober 2026, 16:06 WIB
BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip