Kawasaki Bakal Hadirkan Penantang Vario di PRJ 2026
08 Juni 2026, 20:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pada 2025 kinerja pasar motor baru di Indonesia cukup positif. Mampu memberikan hasil terbaik meski di tengah kondisi yang sulit.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pun, telah menetapkan target penjualan kendaraan roda dua anyar untuk periode 2026.
Akan tetapi angkanya naik tidak terlalu banyak. Tahun ini mereka ingin ada 6,7 juta unit motor baru terniagakan.
Berbagai pihak pun buka suara terkait dengan keputusan tersebut. Seperti datang dari Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
“Yamaha melihatnya positif ya, maksudnya dengan adanya proyeksi naik berarti AISI cukup melihat banyak faktor,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, Community & YRA YIMM beberapa waktu lalu.
Menurut Rifki ada beberapa hal mendasari AISI membuat keputusan tersebut. Semisal faktor ekonomi di Indonesia yang belum stabil.
Mengingat pada tahun lalu, kondisi ekonomi menjadi hal utama yang mengganggu kinerja industri otomotif di Tanah Air.
“Berarti kan ada angin segar, bahwa mungkin arahnya positif untuk industri otomotif, terutama kendaraan roda dua,” Rifki melanjutkan.
Selain itu masih ada sejumlah rintangan siap menghadang kinerja pasar motor baru. Seperti kebijakan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Pada tahun ini penerapan opsen PKB maupun BBNKB bisa saja diubah. Mengingat di 2025, relaksasi diberikan di sejumlah daerah hanya bersifat sementara.
Jika opsen BBNKB dan PKB diberlakukan secara penuh, maka dampaknya bakal meningkatkan harga motor baru di 2026.
Tentu ini akan memengaruhi daya beli masyarakat. Mereka bisa saja lebih memilih untuk memboyong kendaraan roda dua seken.
Meski begitu Yamaha berusaha membantu AISI, dalam mencapai target yang sudah ditentukan untuk tahun ini.
“Kalau dari kami sendiri, kami siap untuk menyukseskan target tersebut,” tegas Rifki.
Sebagai informasi, sepanjang 2025 ada 6,4 jutaan motor baru berhasil tersalurkan dari pabrik ke diler (wholesales). Oleh sebab itu AISI hanya menargetkan 6,7 juta unit di tahun ini.
AISI mengaku mempertimbangkan banyak hal. Termasuk dalam mengantisipasi sejumlah rintangan yang sudah dijelaskan sebelumnya.
“Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan,” ucap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI dalam kesempatan berbeda.
Sigit menilai dukungan lembaga pembiayaan yang kuat dinilai mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Juni 2026, 20:00 WIB
26 Mei 2026, 19:45 WIB
26 Mei 2026, 18:56 WIB
26 Mei 2026, 15:38 WIB
26 Mei 2026, 15:37 WIB
Terkini
08 Juni 2026, 20:00 WIB
Kawasaki Brusky 125 digadang-gadang akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di ajang Jakarta Fair 2026
08 Juni 2026, 19:00 WIB
Audi Q5 Sportback teranyar meramaikan opsi mobil premium buat konsumen Tanah Air, simak spesifikasinya
08 Juni 2026, 18:00 WIB
Yadea Indonesia bakal berikan potongan harga khusus pameran hingga Rp 10 juta di Pekan Raya Jakarta 2026
08 Juni 2026, 17:00 WIB
Marc Marquez berhasil membukukan 108 poin pada papan klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri di Hungaria
08 Juni 2026, 16:36 WIB
Penjualan Daihatsu secara retail menunjukkan tren positif di Mei 2026, segmen komersial terus mendominasi
08 Juni 2026, 13:14 WIB
Mobil listrik Wuling New Air ev Lite merupakan hadiah utama untuk pemenang ajang komedi SUCI musim ke-12
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Mobil dengan pelat nomor berakhiran genap hari ini wajib waspada saat melintas karena ada Ganjil Genap Jakarta
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Pada hari ini, SIM keliling Bandung dapat ditemui di dua tempat berbeda dan sudah beroperasi sejak pagi