Purbaya Pastikan Harga BBM Pertalite Tak Naik Sampai Akhir 2026
08 April 2026, 09:00 WIB
Pertamina berharap kalau BBM rendah sulfur yang bakal meluncur di Tanah Air mendatang bisa mendapatkan subsidi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kabar kedatangan BBM (Bahan Bakar Minyak) rendah sulfur terus menguat. Pertamina mengklaim kalau pihaknya terus mematangkan persiapan guna meluncurkan produk baru tersebut.
Hal ini agar masyarakat bisa lebih mudah mendapatkannya. Dengan begitu diharapkan BBM rendah sulfur diterima baik oleh para pemilik kendaraan.
“Selain itu kita berharap ada subsidi dari pemerintah agar masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau,” ujar Indira Pratyaksa, Vice President Sustainability Program, Rating & Engagement PT Pertamina di acara Katadata SAFE 2024, Rabu (7/8).
Lebih jauh Indira menuturkan kalau Pertamina tengah mempersiapkan segala hal untuk memasarkan BBM rendah sulfur. Seperti melakukan revitalisasi sejumlah kilang mereka.
Hal ini demi menambah kapasitas produksi bahan bakar dari perusahaan milik negara tersebut. Dengan begitu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Semua kilang (Milik Pertamina) akan dioptimalkan untuk produksi BBM rendah sulfur ke depannya,” Indira menuturkan.
Menurutnya ada beberapa kilang yang dipersiapkan Pertamina. Mulai dari Cilacap, Balikpapan sampai ke Balongan.
Sebelumnya Pertamina masih malu-malu membocorkan bahan bakar anyar tersebut. Mereka enggan memberikan informasi detail produk itu.
“BBM rendah sulfur masih disiapkan, kapannya masih menunggu arahan pemerintah lebih lanjut,” ucap Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina kepada KatadataOTO.
Fadjar juga belum mau menjelaskan apakah nanti BBM rendah sulfur ini akan masuk ke bahan bakar jenis subsidi atau non subsidi.
Lalu bakal menggantikan produk yang sudah ada atau tidak. Dia meminta konsumen untuk sedikit bersabar menunggu.
“Buat saat ini kami hanya diminta siapkan dulu,” Fadjar menambahkan.
Di sisi lain Dadan Kusdiana, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) mengatakan sekarang pemerintah sedang mempertimbangkan wilayah mana saja yang bakal menggunakan BBM rendah sulfur.
Sehingga masyarakat bisa memakai bahan bakar lebih bersih. Jadi ramah terhadap lingkungan, terutama buat warga di wilayah berpolusi tinggi.
“Kami lagi memastikan suplainya kapan serta sebesar apa. Kemudian daerah mana saja, ini lagi dipastikan,” kata Dadan.
Sebagai informasi, wacana peluncuran BBM rendah sulfur memang sempat mencuat. Apalagi setelah Agus Cahyono, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM membocorkan.
Agus menuturkan pengenalan produk anyar tersebut akan dilakukan di sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 07:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
10 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 dipamerkan di mall wilayah Jakarta Pusat untuk mendekatkan diri dengan para konsumen setia
10 April 2026, 15:04 WIB
Pembangunan ekosistem EV bakal dipercepat pemerintah untuk mendukung kemandirian energi nasional di masa depan
10 April 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Gran Max banyak diandalkan para pebisnis dalam mendukung mobilitas sehari-hari karena keunggulannya
10 April 2026, 11:00 WIB
Angka penjualan Fuso disebut terbantu dengan adanya pemesanan unit operasional Koperasi Desa Merah Putih
10 April 2026, 08:40 WIB
Kemenperin bakal menggandeng lembaga terkait untuk mengatasi lebih ketat gempuran impor truk dari Cina
10 April 2026, 06:00 WIB
Pembatasan lalu lintas berupa ganjil genap Jakarta tetap di jam sibuk ketat meski sudah memasuki akhir pekan
10 April 2026, 06:00 WIB
Manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta sebelum akhir pekan, masih tersebar di lima lokasi berbeda hari ini
10 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memfasilitasi para pengendara