Pertamina Enduro VR46 Usung Livery Garuda di MotoGP Mandalika
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
Pertamina berharap kalau BBM rendah sulfur yang bakal meluncur di Tanah Air mendatang bisa mendapatkan subsidi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kabar kedatangan BBM (Bahan Bakar Minyak) rendah sulfur terus menguat. Pertamina mengklaim kalau pihaknya terus mematangkan persiapan guna meluncurkan produk baru tersebut.
Hal ini agar masyarakat bisa lebih mudah mendapatkannya. Dengan begitu diharapkan BBM rendah sulfur diterima baik oleh para pemilik kendaraan.
“Selain itu kita berharap ada subsidi dari pemerintah agar masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau,” ujar Indira Pratyaksa, Vice President Sustainability Program, Rating & Engagement PT Pertamina di acara Katadata SAFE 2024, Rabu (7/8).
Lebih jauh Indira menuturkan kalau Pertamina tengah mempersiapkan segala hal untuk memasarkan BBM rendah sulfur. Seperti melakukan revitalisasi sejumlah kilang mereka.
Hal ini demi menambah kapasitas produksi bahan bakar dari perusahaan milik negara tersebut. Dengan begitu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Semua kilang (Milik Pertamina) akan dioptimalkan untuk produksi BBM rendah sulfur ke depannya,” Indira menuturkan.
Menurutnya ada beberapa kilang yang dipersiapkan Pertamina. Mulai dari Cilacap, Balikpapan sampai ke Balongan.
Sebelumnya Pertamina masih malu-malu membocorkan bahan bakar anyar tersebut. Mereka enggan memberikan informasi detail produk itu.
“BBM rendah sulfur masih disiapkan, kapannya masih menunggu arahan pemerintah lebih lanjut,” ucap Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina kepada KatadataOTO.
Fadjar juga belum mau menjelaskan apakah nanti BBM rendah sulfur ini akan masuk ke bahan bakar jenis subsidi atau non subsidi.
Lalu bakal menggantikan produk yang sudah ada atau tidak. Dia meminta konsumen untuk sedikit bersabar menunggu.
“Buat saat ini kami hanya diminta siapkan dulu,” Fadjar menambahkan.
Di sisi lain Dadan Kusdiana, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) mengatakan sekarang pemerintah sedang mempertimbangkan wilayah mana saja yang bakal menggunakan BBM rendah sulfur.
Sehingga masyarakat bisa memakai bahan bakar lebih bersih. Jadi ramah terhadap lingkungan, terutama buat warga di wilayah berpolusi tinggi.
“Kami lagi memastikan suplainya kapan serta sebesar apa. Kemudian daerah mana saja, ini lagi dipastikan,” kata Dadan.
Sebagai informasi, wacana peluncuran BBM rendah sulfur memang sempat mencuat. Apalagi setelah Agus Cahyono, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM membocorkan.
Agus menuturkan pengenalan produk anyar tersebut akan dilakukan di sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
23 September 2026, 22:39 WIB
02 September 2026, 19:52 WIB
01 September 2026, 20:09 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan