Enduro Service Hadir di SPBU Pertamina Daan Mogot, Ini Layanannya
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Pertamina baru saja melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi, seperti Pertamax Turbo dan Green 95
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pertamina akhirnya melakukan penyesuaian harga di awal Agustus 2024. Mereka menaikan banderol BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi.
Mulai dari Pertamax Turbo, Pertamax Green 95 sampai Pertamina Dex Dexlite. Sementara harga Pertamax 92 tidak berubah, tetap bertahan seperti bulan lalu.
"Pertamina Patra Niaga telah mengevaluasi ulang serta melakukan penyesuaian, berlaku mulai 2 Agustus 2024," ujar Heppy Wulansari, penjabat sementara Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga dalam keterangan yang diterima KatadataOTO.
Lebih jauh Heppy menjelaskan kalau hal itu mereka lakukan dengan mengacu pada tren harga rata-rata ICP (Indonesia Crude Oil Price) atau minyak mentah Indonesia.
Kemudian sesuai kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang belum membaik. Sehingga perusahaan pelat merah ini melakukan kenaikan harga BBM non subsidi.
Happy pun mengaku kalau Pertamina selalu mempertimbangkan stabilitas ekonomi. Lalu juga terhadap daya beli masyarakat sekarang.
Karenanya mereka tidak menaikan harga BBM non subsidi dalam beberapa bulan lalu meskipun ICP alami peningkatan sejak akhir trimester pertama.
Patut diketahui, Pertamax Turbo dijual Rp 15.450 per liter. Sebelumnya atau pada Juli 2024 berada di angka Rp 14.400 per liter.
Lalu untuk harga Pertamax Green 95 melonjak sekitar Rp 1.100 per liter. Masyarakat bisa membelinya dengan uang Rp 15.000 per liter.
Sedangkan bahan bakar jenis Dexlite kini dibanderol Rp 15.350 per liter. Pada bulan lalu dijual Rp 14.550 per liter.
Terakhir buat harga Pertamina Dex Rp 15.650 per liter. Naik sekitar Rp 550 per liter jika dibandingkan dengan Juli 2024.
Heppy mengungkapkan harga BBM non subsidi yang baru berlaku untuk provinsi dengan besaran pajak lima persen. Seperti contoh buat daerah DKI Jakarta.
“Penetapan harga sudah sesuai dengan regulasi Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Kami pastikan banderol tersebut tetap kompetitif,” tegas Heppy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 09:00 WIB
24 Desember 2025, 20:00 WIB
20 Desember 2025, 15:00 WIB
12 Desember 2025, 11:00 WIB
08 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya