Cara Mencari Kaca Film Untuk Mobil Listrik, Tak Boleh Asal Pilih
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Tidak mau kalah dari Thailand, Periklindo sebut masih ada beberapa calon investor mobil listrik di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Indonesia masih terus gencar menarik investor mobil listrik untuk menanamkan modal. Dalam beberapa waktu belakangan sudah ada nama besar tercatat seperti BYD (Build Your Dreams).
Beberapa waktu lalu diketahui bahwa pabrikan besutan Elon Musk, Tesla batal investasi karena alasan sumber energi di kawasan industri,
“Kalau mereka masuk ke kawasan industri kita namun energinya masih dari energi berbasis fosil seperti batu bara, maka tidak selaras dengan visi mereka,” kata Rosan Roeslani, Menteri Investasi/Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dikutip dari Antara, Jumat (6/9).
Meski begitu, Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) mengungkapkan masih ada peluang di tempat lain, bahkan beberapa calon diklaim akan segera masuk RI.
“Memang benar ada beberapa calon investor dari luar yang sedang menimbang peluang investasi di Indonesia,” kata Adrianto Gani, Ketua Bidang Marketing & Promosi Periklindo di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Dalam usaha menarik calon investor menurut dia konferensi merupakan salah satu caranya. Seperti yang akan dilakukan Periklindo di Bali pada 12-13 September mendatang.
Mengingat pada kesempatan tersebut Periklindo turut mengajak tiga merek ternama asal China yang juga merupakan manufaktur mobil listrik yakni Nio, Changan dan Hongqi.
“Harapannya dengan konferensi ini mereka bukan hanya mendapat masukan tentang industri tetapi situasi EV di Indonesia,” kata dia.
Perwakilan merek juga dapat berdiskusi dengan pihak pemerintahan termasuk Menko Marves dan Menko Perekonomian. Sehingga bisa semakin yakin memilih langkah investasi.
Untuk diketahui ini kali pertama konferensi kendaraan listrik dilakukan di Indonesia. Selain sarana edukasi, konferensi tersebut bermaksud menunjukkan keseriusan RI di bidang elektrifikasi kendaraan bermotor.
“Indonesia negara besar, tidak boleh kita tunda lagi. Thailand begitu gesit menarik investor, kalau kita tidak melakukan (konferensi) tahun ini kita kalah,” ujar Tenggono Chuandra Phoa, Sekretaris Jenderal Periklindo dalam kesempatan sama.
Biasanya seminar ataupun konferensi digelar bersamaan penyelenggaraan pameran PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show). Namun kali ini bertempat di Bali agar dapat menjangkau lebih banyak audiens.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mencegah kepadatan terutama pada jam-jam sibuk di Ibu Kota, Aturan Ganjil Genap Jakarta masih andalan
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Kaca film untuk mobil listrik harus yang mampu memberikan perlindungan pada sistem elektronik dari panas
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Daihatsu menorehkan banyak prestasi dan penghargaan selama ikut serta dalam pameran GIIAS 2026 di ICE BSD
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Produsen otomotif asal Tiongkok Beijing Automobile Works hadir di GIIAS 2026 segera rilis M8 tantang Denza D9
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
Wuling menuai respons positif selama GIIAS 2026, produk teranyar mereka yakni Aira ev jadi kontributor utama
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat