iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Tidak mau kalah dari Thailand, Periklindo sebut masih ada beberapa calon investor mobil listrik di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Indonesia masih terus gencar menarik investor mobil listrik untuk menanamkan modal. Dalam beberapa waktu belakangan sudah ada nama besar tercatat seperti BYD (Build Your Dreams).
Beberapa waktu lalu diketahui bahwa pabrikan besutan Elon Musk, Tesla batal investasi karena alasan sumber energi di kawasan industri,
“Kalau mereka masuk ke kawasan industri kita namun energinya masih dari energi berbasis fosil seperti batu bara, maka tidak selaras dengan visi mereka,” kata Rosan Roeslani, Menteri Investasi/Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dikutip dari Antara, Jumat (6/9).
Meski begitu, Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) mengungkapkan masih ada peluang di tempat lain, bahkan beberapa calon diklaim akan segera masuk RI.
“Memang benar ada beberapa calon investor dari luar yang sedang menimbang peluang investasi di Indonesia,” kata Adrianto Gani, Ketua Bidang Marketing & Promosi Periklindo di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Dalam usaha menarik calon investor menurut dia konferensi merupakan salah satu caranya. Seperti yang akan dilakukan Periklindo di Bali pada 12-13 September mendatang.
Mengingat pada kesempatan tersebut Periklindo turut mengajak tiga merek ternama asal China yang juga merupakan manufaktur mobil listrik yakni Nio, Changan dan Hongqi.
“Harapannya dengan konferensi ini mereka bukan hanya mendapat masukan tentang industri tetapi situasi EV di Indonesia,” kata dia.
Perwakilan merek juga dapat berdiskusi dengan pihak pemerintahan termasuk Menko Marves dan Menko Perekonomian. Sehingga bisa semakin yakin memilih langkah investasi.
Untuk diketahui ini kali pertama konferensi kendaraan listrik dilakukan di Indonesia. Selain sarana edukasi, konferensi tersebut bermaksud menunjukkan keseriusan RI di bidang elektrifikasi kendaraan bermotor.
“Indonesia negara besar, tidak boleh kita tunda lagi. Thailand begitu gesit menarik investor, kalau kita tidak melakukan (konferensi) tahun ini kita kalah,” ujar Tenggono Chuandra Phoa, Sekretaris Jenderal Periklindo dalam kesempatan sama.
Biasanya seminar ataupun konferensi digelar bersamaan penyelenggaraan pameran PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show). Namun kali ini bertempat di Bali agar dapat menjangkau lebih banyak audiens.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat