Perhatikan Lokasi Ini di Tol Trans Jawa, Berpotensi Terjadi Macet

Terdapat beberapa lokasi yang harus diwaspadai masyarakat di Tol Trans Jawa sepanjang mudik Lebaran 2025

Perhatikan Lokasi Ini di Tol Trans Jawa, Berpotensi Terjadi Macet
Satrio Adhy

KatadataOTO – Peningkatan arus pemudik di Tol Trans Jawa sudah mulai terasa. Terbukti dari pihak kepolisian memberlakukan kebijakan one way hari ini, Kamis (27/03).

Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan demi memecah penumpukan kendaraan di sejumlah titik kemacetan atau bottle neck.

“Ini perlu kita antisipasi, kemungkinan setelah sholat tarawih akan ada pergerakan lagi,” buka Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, Dirgakkum Korlantas Polri di alaman resmi Humas Polri.

Lebih jauh Slamet menuturkan bahwa KM 188 merupakan titik penyeimbang jika diberlakukan rekayasa lalu lintas one way, baik jalur A maupun B.

Mobil Listrik Bebas Ganjil Genap Tol Saat Mudik Lebaran 2022
Photo : NTMC Polri

Selain itu di GT (Gerbang Tol) Cikatama atau Cikampek Utama dan Kalikangkung merupakan yang perlu diwaspadai, berpotensi terjadi kemacetan selama mudik Lebaran 2025.

“Kemudian kita antisipasi tadi ada beberapa insiden di jalur-jalur yang memiliki bottle neck. Di KM 47 dari empat lajur menjadi tiga,” lanjut dia,

Selanjutnya lokasi rawan macet di Tol Trans Jawa selama mudik Lebaran 2025 juga ada di KM 70, sebab berkurang jalurnya dari empat jadi tiga.

Tak ketinggalan KM 101 dari tiga jalur berkurang jadi dua. Sehingga kepolisian telah melakukan berbagai antisipasi.

Seperti menyiagakan personel di ketiga lokasi di atas demi menangani arus lalu lintas jika sampai terjadi kepadatan.

Beragam Rekayasa Lalu Lintas

Kendati demikian, Korlantas (Korps Lalu Lintas) Polri juga sudah menyiapkan tiga strategi guna meminimalisir titik kemacetan di Tol Trans Jawa selama mudik Lebaran 2025.

Misal yang sudah berlaku hari ini, yaitu one way. Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek hingga Semarang-Batang pada 27-29 Maret 2025.

Ketika sistem diberlakukan, ada penutupan semua pintu masuk gerbang tol menuju Jakarta.

Kebijakan serupa turut diterapkan di Tol Semarang-Batang sampai Jakarta-Cikampek di 3-7 April 2025.

Rekayasa Lalu Lintas Masih Berlaku di Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Photo : Jasa Marga

Lalu contra flow di KM 47-KM 70 Tol Jakarta-Cikampek mulai dari 27 Maret dan akan berakhir di 1 April 2025.

Terakhir gage (ganjil genap) mulai diberlakukan di Kamis (27/03) pukul 14.00 waktu setempat demi mengantisipasi penumpukan kendaraan. Kemudian akan berakhir pada arus balik nanti atau Senin (07/04) jam 24.00.

Sekadar informasi, ganjil genap mudik Lebaran 2025 diberlakukan mulai dari ruas Tol Tangerang-Merak sampai ke Semarang-Batang.


Terkini

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta