Penjualan Mobil Mei 2026 Turun, Konsumen Tunda Pembelian
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Jaecoo Indonesia meminta maaf pada pelanggan akibat lamanya waktu pengiriman unit. Pemohonan tersebut disampaikan langsung oleh Zeng Shuo, President Director of Chery Group Indonesia siang hari tadi.
Ia mengaku sudah memperhitungkan Jaecoo J5 EV bakal diminati banyak orang. Namun jumlahnya diklaim melampaui perhitungan awal.
“Sampai sekarang kami sudah mengirim 3.000 unit tapi ini hanya bisa memenuhi untuk pemesanan hingga November 2025. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf untuk konsumen yang masih belum mendapatkan kendaraannya,” ungkapnya (24/01).
Dalam presentasi yang disampaikan, hingga 31 Desember 2025 Jaecoo J5 EV sudah dipesan sebanyak 12 ribu unit. Itu artinya masih ada sekitar 9.000 unit belum dikirimkan ke pelanggan.
“Kami sedang usahakan untuk mengejarnya. Tolong beri kami sedikit waktu,” tambahnya kemudian.
Sementara itu Willy mengungkap pihaknya telah memetakan waktu pengiriman kendaraan. Untuk pelanggan yang sudah memesan kendaraan pada 2025, produksi sedang dilakukan dan bakal selesai sebelum Lebaran 2026.
“Setelah itu dalam dua hari unit akan dikirim ke diler yang berlokasi di Jabodetabek, tujuh hari buat diler di pulau Jawa dan 12 hari di pulau lain. Di outlet akan dilakukan Pre Delivery Inspection selama dua hari lalu baru diserahkan ke pelanggan hari berikutnya,” ungkap Willy Winawan, Head of Sales Jaecoo Indonesia.
Dengan ini maka diharapkan pelanggan tetap bisa menggunakan kendaraan baru saat musim mudik Lebaran 2026.
Perlu diketahui bahwa Jaecoo J5 EV dibekali motor elektrik berdaya 155 kW (207,8 hp) serta torsi puncak 288 Nm. Daya tersebut didapatkaan dari baterai 60,9 kWh.
Kombinasi ini memampukan mobil menjelajah sampai 461 kilometer (NEDC) dalam sekali pengisian daya penuh. Pemilik juga tak perlu khawatir masalah pengecasan, sebab tersedia fitur pengisian daya cepat berdaya 130 kW.
Charging dari 30 persen ke 80 persen hanya memakan waktu setidaknya 28 menit. Saat peluncuran, harganya pun terbilang kompetitif yaitu Rp 299,9 juta.
Banderol tersebut kemungkinan bakal mengalami kenaikan di 2026 karena pemerintah telah menghentikan insentif mobil listrik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Juni 2026, 13:00 WIB
07 Juni 2026, 18:48 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
26 Mei 2026, 20:30 WIB
24 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
11 Juni 2026, 21:52 WIB
Kawasaki memboyong dua motor baru di PRJ 2026, yakni Brusky 125 sampai KLX 150 XLP guna menggoda para konsumen
11 Juni 2026, 11:50 WIB
Veda Ega Pratama kerap menghabiskan waktu luang, meskipun dirinya menjalani profesi pembalap profesional
11 Juni 2026, 09:30 WIB
IDRS hadir sebagai salah satu inisiator keselamatan deretan produk kendaraan roda dua di dalam negeri
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota
11 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta tidak melayani prosedur perpanjangan SIM yang kedaluwarsa
10 Juni 2026, 17:00 WIB
Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales