20 Mobil Terlaris Maret 2026, Jaecoo J5 EV Kuasai Posisi Teratas
14 April 2026, 11:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Jaecoo Indonesia meminta maaf pada pelanggan akibat lamanya waktu pengiriman unit. Pemohonan tersebut disampaikan langsung oleh Zeng Shuo, President Director of Chery Group Indonesia siang hari tadi.
Ia mengaku sudah memperhitungkan Jaecoo J5 EV bakal diminati banyak orang. Namun jumlahnya diklaim melampaui perhitungan awal.
“Sampai sekarang kami sudah mengirim 3.000 unit tapi ini hanya bisa memenuhi untuk pemesanan hingga November 2025. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf untuk konsumen yang masih belum mendapatkan kendaraannya,” ungkapnya (24/01).
Dalam presentasi yang disampaikan, hingga 31 Desember 2025 Jaecoo J5 EV sudah dipesan sebanyak 12 ribu unit. Itu artinya masih ada sekitar 9.000 unit belum dikirimkan ke pelanggan.
“Kami sedang usahakan untuk mengejarnya. Tolong beri kami sedikit waktu,” tambahnya kemudian.
Sementara itu Willy mengungkap pihaknya telah memetakan waktu pengiriman kendaraan. Untuk pelanggan yang sudah memesan kendaraan pada 2025, produksi sedang dilakukan dan bakal selesai sebelum Lebaran 2026.
“Setelah itu dalam dua hari unit akan dikirim ke diler yang berlokasi di Jabodetabek, tujuh hari buat diler di pulau Jawa dan 12 hari di pulau lain. Di outlet akan dilakukan Pre Delivery Inspection selama dua hari lalu baru diserahkan ke pelanggan hari berikutnya,” ungkap Willy Winawan, Head of Sales Jaecoo Indonesia.
Dengan ini maka diharapkan pelanggan tetap bisa menggunakan kendaraan baru saat musim mudik Lebaran 2026.
Perlu diketahui bahwa Jaecoo J5 EV dibekali motor elektrik berdaya 155 kW (207,8 hp) serta torsi puncak 288 Nm. Daya tersebut didapatkaan dari baterai 60,9 kWh.
Kombinasi ini memampukan mobil menjelajah sampai 461 kilometer (NEDC) dalam sekali pengisian daya penuh. Pemilik juga tak perlu khawatir masalah pengecasan, sebab tersedia fitur pengisian daya cepat berdaya 130 kW.
Charging dari 30 persen ke 80 persen hanya memakan waktu setidaknya 28 menit. Saat peluncuran, harganya pun terbilang kompetitif yaitu Rp 299,9 juta.
Banderol tersebut kemungkinan bakal mengalami kenaikan di 2026 karena pemerintah telah menghentikan insentif mobil listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 11:00 WIB
12 April 2026, 15:00 WIB
11 April 2026, 17:28 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
25 April 2026, 13:00 WIB
Changan memperkenalkan teknologi BlueCore Hybrid yang memiliki efisiensi dalam penggunaan bahan bakar
25 April 2026, 11:00 WIB
Lepas membawa beberapa produk unggulan dalam ajang Beijing Auto Show 2026, masing-masing adalah L4 dan L6
25 April 2026, 09:01 WIB
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia mempunyai catatan apik meraih kemenangan dalam ajang MotoGP Spanyol 2026
25 April 2026, 08:56 WIB
Cargloss Group memasuki usia 40 tahun dan berganti kepemimpinan menuju masa depan lebih terintegrasi
24 April 2026, 20:33 WIB
Jetour Zongheng G700 jadi salah satu kandidat SUV PHEV baru di RI, mengisi kelas yang sama dengan Denza B5
24 April 2026, 17:30 WIB
Jetour G700 dan T2 i-DM dicoba oleh seluruh jurnalis dan influencer yang mengikuti ajang test drive eksklusif
24 April 2026, 15:00 WIB
Peraturan baru mengenai insentif EV tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.13.1/3764/SJ
24 April 2026, 13:00 WIB
Changan Group baru saja mengumumkan strategi besarnya untuk pasar global untuk meningkatkan penjualan