GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
Sub merek terbaru Wuling, Aishang menambah lagi portofolio mobil listrik mungil menyasar pembeli entry level
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Strategi peluncuran sub merek banyak dilakukan oleh berbagai manufaktur Cina belakangan ini.
Sub merek menghadirkan ragam produk yang berbeda dari brand utama, biasanya untuk menyasar jenis konsumen tertentu.
Langkah tersebut kemudian diikuti oleh Wuling, salah satu merek ternama yang sudah berkiprah di Indonesia.
Imbas persaingan sengit di negara asalnya yakni Cina, Wuling meluncurkan sub merek baru bernama Aishang yang disebut fokus mengincar konsumen generasi muda.
Disitat dari Carnewschina, Sabtu (04/10) pasar otomotif Cina tengah mengalami kompetisi yang ketat dalam beberapa tahun belakangan.
Tidak hanya dari segi produk tetapi juga harga. Banyak manufaktur memangkas harga besar-besaran dan berlomba menghadirkan mobil dengan banderol paling rendah.
Bahkan, banyak merek lokal di Tiongkok diprediksi mengalami kegagalan dan bangkrut apabila fenomena itu terus terjadi.
Oleh karena itu Wuling meluncurkan sub merek Aishang sebagai salah satu strategi bertahan di tengah persaingan.
Meskipun tren di Cina masih mengarah ke jenis mobil crossover, sub merek Wuling justru menghadirkan lini produk mobil listrik mungil yang tampaknya punya ukuran serupa Air ev.
“Patut dicatat bahwa Wuling cukup berpengalaman dalam memproduksi mobil kecil dan harga kompetitif dengan harga di bawah 100.000 yuan (Rp 232,6 jutaan),” tulis laporan Carnewschina, dikutip pada Sabtu.
Sementara itu pihak Wuling mengungkapkan, permintaan mobil berdimensi kecil di pasar domestik Cina bertumbuh 63 persen year-on-year di paruh pertama 2025.
Angka penjualan mobil kecil juga terbilang baik, tembus 425.000 unit dalam enam bulan saja.
Sehingga Wuling melalui produk anyar Aishang A100C menjadi kesempatan strategis untuk masuk ke pasar mobil entry level.
“Mobil modern haruslah atraktif, mudah digunakan dan sosial,” kata Wang Zhiqiang, Deputy General Manager Wuling.
Model ini bakal bersaing dengan Chery QQ Ice Cream, atau dikenal sebagai Jetour X20e di pasar Indonesia.
Di Indonesia, preferensi konsumen memang lebih mengarah ke Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV).
Namun tren mobil listrik mungil disebut belum selesai. Melihat hal itu, Jetour memutuskan menghadirkan X20e buat konsumen dalam waktu dekat.
Tidak menutup kemungkinan Wuling mengambil langkah serupa guna mempertahankan penjualan di dalam negeri.
Hanya saja tentunya butuh waktu lebih buat pengembangan. Sebab Aishang 100C baru diperkenalkan di Tiongkok dan berkonfigurasi setir kiri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi