Honda Super One Goda Petrolhead untuk Beralih ke Mobil Listrik
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Sub merek terbaru Wuling, Aishang menambah lagi portofolio mobil listrik mungil menyasar pembeli entry level
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Strategi peluncuran sub merek banyak dilakukan oleh berbagai manufaktur Cina belakangan ini.
Sub merek menghadirkan ragam produk yang berbeda dari brand utama, biasanya untuk menyasar jenis konsumen tertentu.
Langkah tersebut kemudian diikuti oleh Wuling, salah satu merek ternama yang sudah berkiprah di Indonesia.
Imbas persaingan sengit di negara asalnya yakni Cina, Wuling meluncurkan sub merek baru bernama Aishang yang disebut fokus mengincar konsumen generasi muda.
Disitat dari Carnewschina, Sabtu (04/10) pasar otomotif Cina tengah mengalami kompetisi yang ketat dalam beberapa tahun belakangan.
Tidak hanya dari segi produk tetapi juga harga. Banyak manufaktur memangkas harga besar-besaran dan berlomba menghadirkan mobil dengan banderol paling rendah.
Bahkan, banyak merek lokal di Tiongkok diprediksi mengalami kegagalan dan bangkrut apabila fenomena itu terus terjadi.
Oleh karena itu Wuling meluncurkan sub merek Aishang sebagai salah satu strategi bertahan di tengah persaingan.
Meskipun tren di Cina masih mengarah ke jenis mobil crossover, sub merek Wuling justru menghadirkan lini produk mobil listrik mungil yang tampaknya punya ukuran serupa Air ev.
“Patut dicatat bahwa Wuling cukup berpengalaman dalam memproduksi mobil kecil dan harga kompetitif dengan harga di bawah 100.000 yuan (Rp 232,6 jutaan),” tulis laporan Carnewschina, dikutip pada Sabtu.
Sementara itu pihak Wuling mengungkapkan, permintaan mobil berdimensi kecil di pasar domestik Cina bertumbuh 63 persen year-on-year di paruh pertama 2025.
Angka penjualan mobil kecil juga terbilang baik, tembus 425.000 unit dalam enam bulan saja.
Sehingga Wuling melalui produk anyar Aishang A100C menjadi kesempatan strategis untuk masuk ke pasar mobil entry level.
“Mobil modern haruslah atraktif, mudah digunakan dan sosial,” kata Wang Zhiqiang, Deputy General Manager Wuling.
Model ini bakal bersaing dengan Chery QQ Ice Cream, atau dikenal sebagai Jetour X20e di pasar Indonesia.
Di Indonesia, preferensi konsumen memang lebih mengarah ke Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV).
Namun tren mobil listrik mungil disebut belum selesai. Melihat hal itu, Jetour memutuskan menghadirkan X20e buat konsumen dalam waktu dekat.
Tidak menutup kemungkinan Wuling mengambil langkah serupa guna mempertahankan penjualan di dalam negeri.
Hanya saja tentunya butuh waktu lebih buat pengembangan. Sebab Aishang 100C baru diperkenalkan di Tiongkok dan berkonfigurasi setir kiri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 13:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya