Mobil Listrik Honda Super One Resmi Dijual, Harga Rp 2,3 Miliar
11 Januari 2026, 17:00 WIB
Sub merek terbaru Wuling, Aishang menambah lagi portofolio mobil listrik mungil menyasar pembeli entry level
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Strategi peluncuran sub merek banyak dilakukan oleh berbagai manufaktur Cina belakangan ini.
Sub merek menghadirkan ragam produk yang berbeda dari brand utama, biasanya untuk menyasar jenis konsumen tertentu.
Langkah tersebut kemudian diikuti oleh Wuling, salah satu merek ternama yang sudah berkiprah di Indonesia.
Imbas persaingan sengit di negara asalnya yakni Cina, Wuling meluncurkan sub merek baru bernama Aishang yang disebut fokus mengincar konsumen generasi muda.
Disitat dari Carnewschina, Sabtu (04/10) pasar otomotif Cina tengah mengalami kompetisi yang ketat dalam beberapa tahun belakangan.
Tidak hanya dari segi produk tetapi juga harga. Banyak manufaktur memangkas harga besar-besaran dan berlomba menghadirkan mobil dengan banderol paling rendah.
Bahkan, banyak merek lokal di Tiongkok diprediksi mengalami kegagalan dan bangkrut apabila fenomena itu terus terjadi.
Oleh karena itu Wuling meluncurkan sub merek Aishang sebagai salah satu strategi bertahan di tengah persaingan.
Meskipun tren di Cina masih mengarah ke jenis mobil crossover, sub merek Wuling justru menghadirkan lini produk mobil listrik mungil yang tampaknya punya ukuran serupa Air ev.
“Patut dicatat bahwa Wuling cukup berpengalaman dalam memproduksi mobil kecil dan harga kompetitif dengan harga di bawah 100.000 yuan (Rp 232,6 jutaan),” tulis laporan Carnewschina, dikutip pada Sabtu.
Sementara itu pihak Wuling mengungkapkan, permintaan mobil berdimensi kecil di pasar domestik Cina bertumbuh 63 persen year-on-year di paruh pertama 2025.
Angka penjualan mobil kecil juga terbilang baik, tembus 425.000 unit dalam enam bulan saja.
Sehingga Wuling melalui produk anyar Aishang A100C menjadi kesempatan strategis untuk masuk ke pasar mobil entry level.
“Mobil modern haruslah atraktif, mudah digunakan dan sosial,” kata Wang Zhiqiang, Deputy General Manager Wuling.
Model ini bakal bersaing dengan Chery QQ Ice Cream, atau dikenal sebagai Jetour X20e di pasar Indonesia.
Di Indonesia, preferensi konsumen memang lebih mengarah ke Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV).
Namun tren mobil listrik mungil disebut belum selesai. Melihat hal itu, Jetour memutuskan menghadirkan X20e buat konsumen dalam waktu dekat.
Tidak menutup kemungkinan Wuling mengambil langkah serupa guna mempertahankan penjualan di dalam negeri.
Hanya saja tentunya butuh waktu lebih buat pengembangan. Sebab Aishang 100C baru diperkenalkan di Tiongkok dan berkonfigurasi setir kiri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Januari 2026, 17:00 WIB
10 Januari 2026, 07:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 20:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
Terkini
11 Januari 2026, 19:34 WIB
Insentif bersifat stimulus dipercaya lebih efektif dibandingkan kebijakan yang cenderung bersifat disposable consumption
11 Januari 2026, 19:00 WIB
Denza siap membawa model baru lintas segmen untuk melengkapi line up-nya di Indonesia, diyakini Z9 dan D9L
11 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah melantai di Singapore Motor Show, Honda Super One kemungkinan besar segera mengaspal di Indonesia
11 Januari 2026, 15:00 WIB
Pabrikan mobil Cina berpotensi tumbuh signifikan hingga 2030 dan mengganggu dominasi Toyota dan VW di pasar global
11 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota terus menunjukan dominasinya, terutama dalam hal merek mobil terlaris usai mencatatkan 258.268 unit
11 Januari 2026, 09:00 WIB
Mobil bekas di bawah Rp 100 juta di awal 2026 bisa menjadi pilihan menarik untuk dijadikan andalan bermobilitas
11 Januari 2026, 07:00 WIB
Raffi Ahmad terpantau memiliki kendaraan baru di garasinya termasuk BAIC BJ40 Plus dan Toyota Starlet
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan