Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Sub merek terbaru Wuling, Aishang menambah lagi portofolio mobil listrik mungil menyasar pembeli entry level
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Strategi peluncuran sub merek banyak dilakukan oleh berbagai manufaktur Cina belakangan ini.
Sub merek menghadirkan ragam produk yang berbeda dari brand utama, biasanya untuk menyasar jenis konsumen tertentu.
Langkah tersebut kemudian diikuti oleh Wuling, salah satu merek ternama yang sudah berkiprah di Indonesia.
Imbas persaingan sengit di negara asalnya yakni Cina, Wuling meluncurkan sub merek baru bernama Aishang yang disebut fokus mengincar konsumen generasi muda.
Disitat dari Carnewschina, Sabtu (04/10) pasar otomotif Cina tengah mengalami kompetisi yang ketat dalam beberapa tahun belakangan.
Tidak hanya dari segi produk tetapi juga harga. Banyak manufaktur memangkas harga besar-besaran dan berlomba menghadirkan mobil dengan banderol paling rendah.
Bahkan, banyak merek lokal di Tiongkok diprediksi mengalami kegagalan dan bangkrut apabila fenomena itu terus terjadi.
Oleh karena itu Wuling meluncurkan sub merek Aishang sebagai salah satu strategi bertahan di tengah persaingan.
Meskipun tren di Cina masih mengarah ke jenis mobil crossover, sub merek Wuling justru menghadirkan lini produk mobil listrik mungil yang tampaknya punya ukuran serupa Air ev.
“Patut dicatat bahwa Wuling cukup berpengalaman dalam memproduksi mobil kecil dan harga kompetitif dengan harga di bawah 100.000 yuan (Rp 232,6 jutaan),” tulis laporan Carnewschina, dikutip pada Sabtu.
Sementara itu pihak Wuling mengungkapkan, permintaan mobil berdimensi kecil di pasar domestik Cina bertumbuh 63 persen year-on-year di paruh pertama 2025.
Angka penjualan mobil kecil juga terbilang baik, tembus 425.000 unit dalam enam bulan saja.
Sehingga Wuling melalui produk anyar Aishang A100C menjadi kesempatan strategis untuk masuk ke pasar mobil entry level.
“Mobil modern haruslah atraktif, mudah digunakan dan sosial,” kata Wang Zhiqiang, Deputy General Manager Wuling.
Model ini bakal bersaing dengan Chery QQ Ice Cream, atau dikenal sebagai Jetour X20e di pasar Indonesia.
Di Indonesia, preferensi konsumen memang lebih mengarah ke Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV).
Namun tren mobil listrik mungil disebut belum selesai. Melihat hal itu, Jetour memutuskan menghadirkan X20e buat konsumen dalam waktu dekat.
Tidak menutup kemungkinan Wuling mengambil langkah serupa guna mempertahankan penjualan di dalam negeri.
Hanya saja tentunya butuh waktu lebih buat pengembangan. Sebab Aishang 100C baru diperkenalkan di Tiongkok dan berkonfigurasi setir kiri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku