Konflik Iran dan AS Berpotensi Membuat Harga BBM Naik

Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS

Konflik Iran dan AS Berpotensi Membuat Harga BBM Naik
Satrio Adhy

KatadataOTO – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terus meningkat. Hubungan kedua negara tersebut kini berada di ujung tanduk.

Situasi ini dipicu oleh aksi protes domestik besar-besaran, yang mengguncang Iran dalam beberapa waktu belakangan.

Bahkan disebut-sebut sebagai kerusuhan terburuk dalam sejarah Republik Islam tersebut. Kondisi ini membuat Donald Trump, Presiden Amerika Serikat angkat suara.

Ia disebut-sebut akan melakukan tindakan tegas demi membela demonstran anti-pemerintah di Iran.

Mau Berlaku di RI, Mandatori Bensin Etanol Ditentang di AS
Photo: Pixabay

Sontak Iran tidak mau tinggal diam di tengah ancaman tersebut. Mereka akan menargetkan Amerika Serikat bila berani ikut campur.

Jika perang pecah di kawasan Timur Tengah, tentu bakal membawa dampak. Seperti contoh terhadap harga jual minyak mentah.

Dengan begitu banderol bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah negara, termasuk Indonesia berpotensi terkerek dalam waktu dekat.

“Ketegangan Iran dan Amerika Serikat pada Januari 2026 berdampak nyata bagi Indonesia,” ungkap Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif serta akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Menurut Yannes, memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran membuat volatilitas harga minyak dunia sempat naik lebih dari tiga persen.

Menyentuh level tertinggi dalam tujuh pekan, karena kekhawatiran gangguan pasokan di Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global.

“Indonesia sebagai importir neto minyak dan LNG ikut terdampak. Sehingga eskalasi kecil saja bisa memicu lonjakan biaya impor energi kita,” lanjut Yannes.

Ia menuturkan, kenaikan harga energi bakal membuat biaya impor melambung dan berisiko memperlebar beban subsidi BBM dalam APBN.

Selain itu, kondisi tersebut membawa dampak cepat pada kompensasi BBM, inflasi transportasi serta tekanan terhadap rupiah saat permintaan dolar meningkat.

“Sebagai ilustrasi, setiap kenaikan ICP USD 1 per barel dapat menambah beban kompensasi BBM lebih dari Rp 2,65 triliun,” tegas Yannes.

Kebijakan B50 untuk BBM Akan Mulai Berlaku Semester Dua 2026
Photo: Pertamina

Maka bila harga minyak mentah merangkak naik hingga 10 dolar Amerika Serikat per barel, tambahan kompensasi BBM bisa mencapai di atas Rp 26,5 triliun.

Oleh sebab itu, pemerintah harus mengantisipasi hal tersebut agar banderol BBM tidak meningkat dalam waktu dekat.

Kenaikan harga BBM akan menyulitkan para pengendara sepeda motor dan mobil. Terutama pengguna bahan bakar non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green 95 maupun Pertamax Turbo.


Terkini

motor
Honda Ryden 160

Nama Honda Ryden 160 Didaftarkan di Indonesia, Ini Kata AHM

AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan

otosport
Bos Ducati Komentari Bagnaia di MotoGP Austria 2025: Mengecewakan

Francesco Bagnaia Lebih Pilih Aprilia Usai Tinggalkan Ducati

Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Termasuk 28 Gerbang Tol

Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan 26 Juni 2026

Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan

news
SIM Keliling Bandung

Kepolisian Hadirkan SIM Keliling Bandung di 2 Tempat Berbeda

SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan

news
Tianneng

Tianneng Resmikan Pangkalan Pangkalan Produksi Strategis di Jawa Timur

Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik

mobil
Lepas

Lepas Siapkan Portofolio EV buat Pasar Indonesia

Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI

mobil
BMW Seri M

Harga Tiga Mobil Baru BMW, Goda Penggemar Seri M

Tiga model mobil baru dari BMW resmi diluncurkan hari ini, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1 miliar