Pengamat Sebut Diskon Sebagai Solusi Instan Kerek Penjualan Mobil

Di samping insentif, pengamat sebut untuk dorong penjualan mobil domestik produsen harus memberikan diskon

Pengamat Sebut Diskon Sebagai Solusi Instan Kerek Penjualan Mobil

KatadataOTO – Pemberian insentif seperti PPnBM DTP untuk LCGC (Low Cost Green Car) dinilai masih jadi salah satu opsi yang efektif untuk dongkrak penjualan mobil domestik. Cara tersebut terbukti ampuh khususnya selama masa pandemi.

Tahun ini penjualan mobil di Tanah Air masih terbilang lesu karena berbagai faktor, seperti inflasi dan pengetatan aturan kredit mobil. Padahal sekitar 80 persen konsumen melakukan pembelian mobil secara angsuran.

Riyanto, Pengamat Otomotif LPEM UI (Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia) ungkap ada beberapa langkah Short Term bisa diterapkan dari produsen untuk kembali genjot angka penjualan mobil domestik meski terbilang sulit.

“Tapi sebenarnya kalau pabrikan mau berkorban, mengorbankan keuntungan sediit. Misalnya pabrikan menawarkan diskon,” ucap Riyanto merespon pertanyaan KatadataOTO di gedung Kemenperin belum lama ini.

Penjualan mobil semester 1 2024
Photo : Istimewa

Ia menjelaskan hal itu merupakan siasat sementara yang bisa diterapkan. Karena jika bicara insentif prosedurnya panjang dan melibatkan banyak pihak, tidak berhenti di Kemenperin (Kementerian Perindustrian).

Bicara insentif, Riyanto lebih mendukung jika relaksasi diberikan kepada mobil LCGC (Low Cost Green Car) karena masih banyak digunakan konsumen, ditambah lagi harganya yang kompetitif.

Selain itu menurut Riyanto pameran otomotif seperti GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show) yang digelar sebentar lagi bisa menjadi sarana produsen otomotif mendorong penjualan.

“Kalau diskon kan kapan saja pabrik mau meningkatkan penjualan bisa. Misal nanti GIIAS, itu media untuk meningkatkan penjualan,” tegas Riyanto.

Sebagai informasi angka penjualan mobil domestik (wholesales) di semester pertama 2024 turun 19,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yakni 408.012 unit dari capaian 506.427 unit di 2023.

Sedangkan penjualan retail (diler ke konsumen) Januari-Juni 2024 tercatat 431.987 unit, turun 14 persen dari periode sama 2023 yakni 502.533 unit.

Penjualan mobil lesu
Photo : Istimewa

Di Juni 2024 sendiri retail sales tercatat 70.198 unit. Pada urutan tiga besar Toyota meminpin di 23.987 unit, disusul Daihatsu 13.065 unit lalu Honda 13.065 unit.

Saat ini Kemenperin dan Gaikindo masih mendorong penyegaran insentif LCGC yang sudah dihentikan pada Oktober 2022. Harapannya bisa kembali menarik minat masyarakat karena harga jual mobil lebih terjangkau dan kompetitif.


Terkini

news
Cara dan Syarat Dapat Diskon Pertamax Selama Arus Balik 2025

Cara dan Syarat Dapat Diskon Pertamax Selama Arus Balik 2025

Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025

mobil
Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax

Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax

Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota

news
Tarif tol Trans Sumatera

5 Ruas Tol Trans Sumatera Beroperasi Tanpa Tarif Saat Arus Balik

Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas

mobil
Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Berpeluang Dijadikan Taksi Online

Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online

PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang

news
Tol Probolinggo

Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Buka Fungsional Saat Arus Balik

tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik