Pembangunan Jalur Puncak II Dilanjutkan Tahun Depan

Pembangunan jalur Puncak II akan dilanjutkan tahun depan dengan estimasi biaya mencapai Rp 4,7 triliun

Pembangunan Jalur Puncak II Dilanjutkan Tahun Depan
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pembangunan Ruas Jalan Poros Tengah Timur (PTT) atau Jalan Puncak II akan dilanjutkan. Proses tersebut akan dilakukan pada 2026 dan diharapkan bisa mengurangi kemacetan kawasan wisata Puncak.

Kelanjutan pembangunan akan menjadi proyek strategis yang diprioritaskan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Pemkab Bogor konsisten menjadikan jalur Puncak II sebagai proyek prioritas dan strategis. Pada 2026 pembangunan dilanjutkan dengan dukungan Pemprov Jabar,” ujar Ajat Rochmat Jatnika, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor dilansir Antara (25/12).

Jalan Puncak II berada di wilayah Kabupaten Bogor serta Cianjur, Jawa Barat yang menghubungkan kawasan Sentul dengan Istana Cipanas. Jalur ini juga terintegrasi ke ruas Transyogi di wilayah Cariu.

Jalur puncak II
Photo: Istimewa

Ruas jalan tersebut bakal menghubungkan Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang. Selain itu dapat memperlancar akses lintas wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta serta Banten.

Berdasarkan dokumen perencanaan mencatat pembangunan jalan PTT/Puncak II berpotensi meningkatkan efisiensi jarak tempuh hingga 16 persen. Ada pun target penurunan tingkat kemacetan kawasan Puncak mencapai 50 persen.

Ruas Jalan PTT/Puncak II memiliki total panjang 56,25 kilometer yang terbagi dalam dua tahap pembangunan. Mulai dari Sentul–Sukahraja–Istana Cipanas sepanjang 39 kilometer dan Sukahraja–Bantarkuning (Cariu) sepanjang 17,25 kilometer.

Estimasi kebutuhan anggaran pembangunan berdasarkan perhitungan tahun 2021 mencapai lebih dari Rp 4,7 triliun. Dari jumlah tersebut segmen STA 0+000–STA 16+450 bakal menghabiskan Rp 1,6 triliun, STA 16+450–STA 32+000 sebesar Rp 1,2 triliun dan STA 32+000–STA 56+250 sebanyak Rp 1,9 triliun.

Besarnya dana tersebut tidak bisa dipenuhi oleh Kabupaten Bogor. Oleh sebab itu mereka butuh dukungan pembiayaan dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat hingga partisipasi swasta.

Dalam perencanaan, tahap I Sentul hingga Simpang Cibadak dikembangkan melalui partisipasi swasta dengan pembebasan lahan oleh Pemkab Bogor. Sementara Tahap II Sukahraja hingga Sukamakmur disiapkan melalui pengadaan tanah daerah dan pembangunan fisik oleh pemerintah provinsi.

Ganjil genap Puncak
Photo: Istimewa

Sejumlah pekerjaan awal pun telah dilaksanakan antara lain pembangunan Tugu Pancakarsa sebagai titik nol, kegiatan TMMD TNI pada beberapa segmen, pembangunan akses oleh pihak swasta serta perkerasan jalan pada ruas Sentul – Cibadak.

“Dengan dilanjutkannya pembangunan pada 2026, jalan Puncak II diharapkan menjadi solusi jangka panjang kemacetan Puncak sekaligus mendorong pertumbuhan wilayah Bogor Timur,” pungkas Ajat.


Terkini

motor
Skutik premium

Opsi Handgrip Skutik Premium yang Bisa Bikin Tampil Beda

Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih

mobil
BYD

BYD Flash Charging Diluncurkan, Ngecas EV Hanya Lima Menit

BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9

mobil
MG S6 EV

MG S6 EV Sudah Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Jutaan

Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026

mobil
Danza Z9GT

Spesifikasi Danza Z9GT, Bisa Pakai Flash Charging BYD

Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar

mobil
Danza

New Danza D9 dan Z9 GT Resmi Meluncur, Harga Tembus Rp 2 Miliaran

Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air

mobil
Leapmotor B03

Leapmotor B03 Diperkenalkan, Jadi Pesaing Baru Geely EX2

Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan

news
Pelumas

Jelang 4 Dekade Federal Oil di Indonesia, Bangun Ekosistem

Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi

mobil
Aion

Aion UT Ada Varian Baru, Selisih Rp 18 Juta dengan Tipe Terendah

Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia