Harga BYD Atto 1 Naik Tahun Ini, Stok NIK 2025 Menipis
13 Januari 2026, 19:42 WIB
MAB Gandeng Mata Cahaya Timur untuk menggarap pasar Sulawesi, Maluku dan Papua yang diklaim memiliki potensi besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT MAB Distributor Indonesia resmi menggandeng PT Mata Cahaya Timur untuk memperluas jaringan mereka ke Sulawesi, Maluku dan Papua. Dengan demikian diharapkan pelanggan di kawasan Indonesia timur bisa lebih mudah mendapatkan layanan perusahaan.
Nantinya PT Mata Cahaya Timur yang berpusat di Kendari akan membangun diler berkonsep 3S (Sales, Service dan Sparepart). Mereka tidak hanya bertanggung jawab atas kegiatan penjualan kendaraan tapi juga penyediaan layanan purna jual serta suku cadang resmi.
“Penetapan PT Mata Cahaya Timur mencerminkan komitmen kami dalam memperluas jaringan distribusi kendaraan listrik nasional. Kami meyakini bahwa ketersediaan infrastruktur layanan yang terpadu dan andal merupakan pondasi utama dalam mempercepat adopsi EV secara berkelanjutan,” ungkap Jaka Perwira Rahmansyah, Direktur Utama PT MAB Distributor Indonesia (24/06/2025.
Penunjukan PT mata Cahaya Timur sebagai distributor MAB di Indonesia pun diklaim tidak sembarangan. Pihaknya mengklaim sudah melakukan pemeriksaan guna memastikan kesiapan perusahaan.
Terlebih kerja sama ini bakal berlangsung cukup lama yaitu mencapai dua tahun. Ada pun produk yang akan dipasarkan oleh PT Mata Cahaya Timur antara lain Electric Heavy Truck 6x4, Electric Heavy Truck 8x4, Electric Double Cabin dan Motor Listrik Electro.
Dipilihnya kendaraan tersebut karena belakangan ini banyak pelaku usaha yang mengeluhkan tingginya biaya bahan bakar. Situasi itu membuat PT MAB berinisiatif untuk menjawab tantangan.
“Kami melihat ada potensi besar di kawasan tersebut khususnya dari perusahaan-perusahaan tambang karena adanya kenaikan harga BBM. Jadi solusi untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan kendaraan listrik sehingga biaya transportasi jadi lebih ringan,” ungkap Kelik Irwantono, CEO PT Mobil Anak Bangsa.
Ia pun menambahkan bahwa pada tahap awal, mereka akan menjadikan kawasan Sulawesi sebagai tulang punggung karena tingginya produksi nikel. Namun pasar tentunya berpotensi untuk bertambah lagi karena kawasan tambang di daerah lain seperti Kalimantan juga terus berkembang.
“Bukan tidak menutup kemungkinan kawasan lain juga akan tumbuh seperti di Kalimantan dan sekitarnya,” ungkas Kelik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 19:42 WIB
13 Januari 2026, 14:04 WIB
13 Januari 2026, 13:00 WIB
13 Januari 2026, 11:00 WIB
13 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 08:00 WIB
Prima Pramac Yamaha baru saja meluncurkan motor balap Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller untuk MotoGP 2026
14 Januari 2026, 07:00 WIB
Agar terhindar dari konfilik, ada berbagai cara untuk menegur pengendara yang melawan arah dan merokok
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat maupun pengendara, kepolisian menghadirkan fasilitas SIM keliling Bandung hari ini
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Biaya perpanjang di SIM keliling Jakarta bervariasi tergantung dari jenis SIM, berikut informasi lengkapnya
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 14 Januari 2026 kembali diterapkan dengan saksi denda hingga ratusan ribu rupiah
13 Januari 2026, 19:42 WIB
Karena diyakini masih akan berstatus impor utuh tanpa insentif, harga BYD Atto 1 diprediksi melonjak di 2026
13 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil EREV iCar V27 diproduksi di negara asalnya yakni Cina sebelum kemudian ditawarkan ke pasar global
13 Januari 2026, 16:00 WIB
Pemutihan pajak kendaraan kembali digelar untuk memudahkan dan meringankan beban pemilik motor dan mobil