Menperin Sorot Ribuan Truk Impor yang Tak Sesuai Regulasi

Menperin sorot ribuan truk impor beroperasi di kawasan pertambangan Indonesia ternyata tidak sesuai regulasi

Menperin Sorot Ribuan Truk Impor yang Tak Sesuai Regulasi

KatadataOTO – Kendaraan komersial yang sekarang beroperasi di kawasan industri pertambangan Indonesia saat ini ternyata banyak tak penuhi regulasi.

Hal itu disampaikan oleh Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian. Ia mengatakan bahwa isu beredar, truk buat operasional tambang seringkali merupakan unit impor.

Ketika ditelaah lebih dalam banyak diantaranya tidak memenuhi persyaratan ditentukan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dalam hal bahan bakar.

Padahal KLHK serta Kemenperin (Kementerian Perindustrian) telah menetapkan bahwa standar truk di Tanah Air minimal Euro 4. Menperin sorot ribuan truk impor kendaraan operasional sejumlah perusahaan.

Daimler Perkenalkan Truk Tambang Baru Actros dan Axor
Photo : TrenOto

“Oleh sebab itu jangan sampai dengan masuknya impor dia selain truk-truk tidak sesuai standar ditetapkan. Tapi juga yang penting jangan sampai jadi opportunity loss bagi industri,” ungkap Agus di JCC Senayan, Jumat (8/3).

Dalam waktu dekat ia menegaskan pihaknya akan melihat lebih rinci regulasi bisa diterbitkan untuk membantu penyerapan industri truk dalam negeri supaya dapat disuplai ke pertambagnan.

“Challenge akan berat tapi kita beri kesempatan produk luar untuk masuk, ini aneh juga. Tidak boleh terjadi di Indonesia,” tegas Agus.

Sementara bicara kendaraan komersial light duty tipe pikap produksi sudah memenuhi kebutuhan dalam negeri serta diekspor ke 50 negara meliputi kawasan Asia Timur, Afrika dan sekitar dengan total 25.000 unit.

Di masa mendatang Agus meyakini permintaan kendaraan komersial atau niaga di Tanah Air bakal terus meningkat bahkan bisa berada di atas Thailand, sehingga perlu ada perhatian dari prinsipal atau pihak produsen.

“Kontribusi industri logistik dan transportasi darat juga akan terus mengalami perbaikan atau pertumbuhan di mana kendaraan niaga akan memiliki peran yang sangat tinggi,” tegas dia.

GIICOMVEC 2024 Bantu Dorong Penjualan Kendaraan Komersial

Suzuki Carry di GIICOMVEC 2024
Photo : KatadataOTO

Pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo atau GIICOMVEC 2024 jadi wadah perkenalan dan edukasi lebih lanjut terkait kendaraan komersial mulai 7 Maret sampai 10 Maret 2024.

Beberapa merek ternama yang ikut adalaha Daihatsu, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota dan Wuling. Lalu turut hadir Foton, Hino, Isuzu, Mercedes-Benz Truck & Bus, Mitsubishi Fuso, UD Trucks dan United Trucks.

Tidak ketinggalan tiga nama karoseri ikut meramaikan seperti Adiputro, Delima Mandiri serta MTU.


Terkini

otosport
MotoGP 2026

Dua Rookie Lengkapi Formasi Pembalap MotoGP 2026

Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026

otosport
Julian johan

Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026

Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko

mobil
Taksi Listrik

Pengamat Tanggapi Kecelakaan Taksi Listrik yang Kembali Terulang

Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi

mobil
Penjualan BYD

Penjualan BYD sejak Debut di RI, Sudah Pasarkan 50 Ribu Unit

Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini

mobil
BYD

BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor

BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri

mobil
Leapmotor

Leapmotor B10 Makin Dekat ke Indonesia, Calon Pesaing Geely EX5

Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group

mobil
Mobil Cina

3 Merek Mobil Cina Ini Mulai Geser Popularitas Jepang di Inggris

Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025

motor
Motor listrik

Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026

Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026