Korlantas Larang Kendaraan Berat Beroperasi Saat Libur Nataru

Korlantas larang kendaraan berat beroperasi saat libur Nataru yang puncaknya akan terjadi bulan depan

Korlantas Larang Kendaraan Berat Beroperasi Saat Libur Nataru

KatadataOTO – Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kakorlantas Polri akan melakukan beragam rekayasa lalu lintas selama libur Natari (Natal dan tahun baru). Salah satunya adalah dengan melarang kendaraan berat lewat bahkan sebelum periode libur Nataru dimulai.

Pihaknya juga memastikan seluruh pekerjaan perbaikan jalan telah berakhir pada 20 Desember 2023. Hal ini untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

“Pada arus puncak tanggal 22 Desember kita harapkan angkutan berat sumbu tiga sudah tidak operasionalkan.,” ungkap Kakorlantas (20/11).

Melihat Spesifikasi Hino SG 260 Th, Truk Kecelakaan Maut Bekasi
Photo : Hino

Tak hanya itu, dirinya juga fokus terhadap rest area khususnya di jalan tol guna menghindari penumpukan kendaraan. Pasalnya selama ini lokasi tersebut selalau penuh sehingga menimbulkan kepadatan yang cukup panjang.

“Kami mengantisipasi potensi-potensi kerawanan sekitar rest area di jalan tol. Semoga pengelola rest area juga melakukan persiapan berkaca dengan pengalaman yang lalu karena saat mudik Lebaran masyarakat bisa berbelanja secara teratur,” tegasnya.

Sama seperti Kementerian Perhubungan pihaknya mengantisipasi puncak arus mudik dan balik yang terjadi dalam beberapa gelombang. Menurutnya ini menjadi tantangan tersendiri meski konsentrasi kepadatan bakal terpecah.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan akan mendukung rekayasa lalu lintas dari Korlantas dengan beberapa cara. Salah satunya adalah dengen mendirikan Posko Pantauan Keselamatan mulai 19 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024.

“Rencananya posko dimulai 19 Desember sampai 3 Januari 2024 dioperasikan Kementerian Perhubungan dan di Korlantas,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menggelar acara mudik gratis untuk para pengguna sepeda motor yang hendak berpergian. Layanan tersebut diberikan agar mengurangi jumlah pengendara kendaraan roda dua dalam perjalanan jarak jauh.

Alasan mengapa truk ODOL susah diberantas
Photo : Antara

“Dengan segala kerendahan hati saya mengimbau masyarakat agar tidak memakai motor saat libur Natal dan tahun baru. Kami telah menyediakan mudik gratis untuk masyarakat,” ungkap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (20/11).

Langkah tersebut diambil setelah hasil survei dari Badan Kebijakan Transportasi menyebut bahwa kendaraan roda dua menjadi salah satu moda transportasi favorit. Tak tanggung-tanggung, diperkirakan ada 20.14 juta orang yang akan memanfaatkannya.


Terkini

otosport
Ducati

Nostalgia 100 Tahun, Livery Ducati di MotoGP 2026 Tampil Elegan

Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026

mobil
Toyota Raize

Toyota Raize Dapat Penyegaraan, Ada Tiga Pilihan Paket Aksesoris

Demi menjawab kebutuhan konsumen, TAM baru saja memberikan penyegaran pada Toyota Raize pada beberapa bagian

mobil
Wuling

Harga Mobil Listrik Wuling Januari 2026, Naik Tanpa Insentif

Tanpa insentif pajak dari pemerintah, harga mobil listrik Wuling mengalami kenaikan mulai dari Rp 30 jutaan

mobil
Suzuki Jimny 3 pintu

Diskon Suzuki Jimny 3 Pintu NIK 2025, Cocok Dipakai Lebaran 2026

Untuk Anda yang sedang mencari mobil baru, Ada diskon Suzuki Jimny 3 pintu selama periode Januari 2026

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Mulai Perketat Aturan Daur Ulang Baterai Mobil Listrik

Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik

mobil
Changan

Ambisi Changan Menjadi Merek Otomotif Inovatif dan Tepercaya

Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia

mobil
Kebakaran Mobil Listrik

Era EV, Pengamat Dorong Edukasi Mitigasi Kebakaran Mobil Listrik

Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti

news
Sailun

Sailun Group Memulai Produksi Ban di Demak, Jawa Tengah

Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia