Pengendara Wajib Catat Nomor Penting saat Libur Nataru 2025-2026
10 Desember 2025, 11:00 WIB
BMKG mengingatkan adanya potensi cuaca buruk selama libur Natal dan tahun baru sehingga masyarakat harus lebih waspada
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memperingatkan adanya potensi cuaca buruk saat libur Natal serta tahun baru 2026. Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian masyarakat yang berpergian.
Dalam laporannya, diperkirakan bakal terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Oleh sebab itu masyarakat harus lebih waspada dalam bermobilitas.
“Permasalahan saat hujan adalah adanya risiko terjadinya aquaplaning. Kondisi ini terjadi akibat adanya lapisan air di antara ban dan permukaan jalan yang membuat ban kehilangan traksi,” ungkap Adrianto Sugiarto Wiyono, Road Safety Advisor PT Karya Fajar Ultima (KyFU) dan ASEAN NCAP
Situasi tersebut terjadi umumnya karena kecepatan kendaraan yang terlalu tinggi saat melintasi genadangan air. Selain itu telapak ban juga sudah melewati batas thread wear indicator/TWI.
Oleh sebab itu dirinya menyarankan untuk para pemilik kendaraan melakukan persiapan yang optimal sebelum berkendara. Salah satunya adalah memeriksa ketebalan ban sehingga kemampuan ban dalam membuang air masih optimal.
Kemudian kurangi kecepatan khususnya ketika melalui genangan air. Sehingga risiko terjadinya aquaplanning bisa berkurang.
“Jika melakukan deselerasi menggunakan rem lakukan secara gradual jaga jangan sampai roda terkunci. Kendaraan berteknologi ABS (Anti-lock Braking System) akan sangat membantu dalam hal ini,” tegasnya.
Tak hanya itu, dirinya juga menyarankan memeriksa beberapa komponen lain seperti pencahayaan dan wiper sebelum melakukan perjalanan. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan jarak pandang terjaga.
“Kemudian juga sistem pengeremannya sebaiknya diperiksa agar lebih tenang saat berkendara. Namun ini bisa dilakukan semua saat melakukan servis rutin sebelum berpergian,” tegasnya.
Perlu diketahui bahwa berdasarkan prakiraan BMKG kondisi atmosfer berpotensi meningkatkan intensitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Situasi ini dapat berdampak langsung pada keselamatan transportasi serta aktivitas masyarakat.
“Periode Nataru kali ini bertepatan dengan puncak musim hujan, sehingga potensi cuaca ekstrem perlu diantisipasi secara serius,” ungkap Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG.
Ia menjelaskan periode Natal dan Tahun Baru berada pada fase puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dengan intensitas mencapai 300–500 mm per bulan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Desember 2025, 11:00 WIB
09 Desember 2024, 14:00 WIB
13 November 2024, 09:00 WIB
25 Juli 2024, 12:02 WIB
19 September 2023, 08:52 WIB
Terkini
22 Januari 2026, 11:00 WIB
Hino mengakui truk Cina yang diimpor dengan beragam kemudahan membuat persaingan menjadi semakin sulit
22 Januari 2026, 10:00 WIB
Tes pramusim di Sirkuit Sepang bakal menjadi momen penting bagi Fabio Quartararo guna mememaksimalkan mesin V4
22 Januari 2026, 09:00 WIB
GWM Ora 07 Performance terdata di Gaikindo dengan jumlah wholesales 20 unit, berikut rangkuman spesifikasinya
22 Januari 2026, 08:00 WIB
Aletra jadi satu dari sekian merek Tiongkok yang bergabung sebagai anggota Gaikindo, berlaku tahun ini
22 Januari 2026, 08:00 WIB
Geely terus mengembangkan sayap guna memasarkan mobil listrik dan hybrid kepada konsumen di Indonesia
22 Januari 2026, 07:00 WIB
Changan Indonesia memberikan penawaran menarik bagi konsumen di Tanah Air yang ingin meminang unit Lumin
22 Januari 2026, 06:00 WIB
Saat mengurus dokumen berkendara tidak perlu mendatangi kantor Satpas, cukup manfaatkan SIM keliling Bandung
22 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemilik SIM A dan C bisa melakukan perpanjangan masa berlaku di SIM keliling Jakarta, ada di lima lokasi