Daftar 10 Tol Fungsional yang Beroperasi Saat Mudik Lebaran 2026
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Polda Metro Jaya mengubah jadwal izin penggunaan bahu jalan di tol dalam kota yang kerap mengalami kemacetan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan perubahan waktu izin penggunaan bahu jalan tol selama bulan puasa. Dalam kebijakan tersebut, mereka memajukan waktu hingga satu jam dari kondisi normal.
Dengan ini maka aturan bahu jalan dilewati guna mengurangi kepadatan yang sebelumnya berlangsung dari jam 18.00 WIB menjadi 17.00 WIB. Sementara kemudahan bakal dihentikan tetap pukul 20.00 WIB.
"Setelah melakukan evaluasi khususnya saat Ramadan, di sore hari khususnya di tol dalam kota sudah terjadi kemacetan. Oleh kerena itu penggunaan bahu jalan sudah kami majukan dari jam 18.00 WIB menjadi jam 17.00 WIB," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Latif Usman dilansir Antara (12/03).
Latif menyebutkan dimajukannya waktu penggunaan bahu jalan tol disebabkan adanya pergeseran jam kepadatan. Hal ini sesuai dengan pantauan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sejak awal bulan puasa.
Kepadatan lalu lintas terjadi saat sore hari atau jelang buka puasa terjadi karena adanya pasar tumpah yang menyediakan takjil di sejumlah titik. Namun setelah memasuki waktu berbuka maka kepadatan mencair.
Selain kemacetan, yang menjadi perhatian adalah kondisi pengemudi saat berkendara. Pasalnya ada kekhawatiran mereka kurang tidur hingga mempengaruhi keselamatan berkendara.
Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengungkap bahwa untuk menghindari kemacetan, umumnya masyarakat bakal berangkat lebih awal. Sayangnya langkah tersebut tidak dibarengi dengan tidur lebih cepat dari biasanya.
“Tidur enam hingga delapan jam pada malam hari biasanya belum optimal dimanfaatkan. Akibatnya kondisi badan lemas tapi yang dijadikan alasan biasanya justru puasa dan itu sebenarnya salah,” ungkapnya pada KatadataOTO (04/03).
Padahal berkendara saat kurang tidur dapat mengakibatkan hilangnya kewaspadaan, mengantuk dan tertidur. Akibatnya risiko terjadinya kecelakaan pun menjadi meningkat dibandingkan bila pengemudi sudah istirahat cukup.
Untuk menghindarinya maka pengendara disarankan tidur lebih awal agar waktu istirahat bisa lebih teratur. Ia pun mengimbau mengatur kembali jadwal perjalanan agar tidak terdampak kepadatan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Februari 2026, 19:00 WIB
04 Januari 2026, 09:00 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
11 Maret 2026, 17:00 WIB
Keinginan BYD untuk bergabung dengan Formula 1 demi semakin memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia
11 Maret 2026, 15:00 WIB
Diler Xpeng Pluit jadi salah satu strategi pabrikan untuk memperluas jangkauan pasar dan permudah konsumen
11 Maret 2026, 13:00 WIB
Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026
11 Maret 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik
11 Maret 2026, 07:00 WIB
Lebih dari sekadar mobil listrik secara umum di pasar otomotif Indonesia, Changan Deepal S07 lebih unggul
11 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta di Ibu Kota kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga
11 Maret 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan untuk memanfaatkan SIM keliling Jakarta, simak detailnya