Tarif Tol Sedyatmo Naik Mulai 5 Januari 2026, Ini Harga Terbaru
04 Januari 2026, 09:00 WIB
Polda Metro Jaya mengubah jadwal izin penggunaan bahu jalan di tol dalam kota yang kerap mengalami kemacetan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan perubahan waktu izin penggunaan bahu jalan tol selama bulan puasa. Dalam kebijakan tersebut, mereka memajukan waktu hingga satu jam dari kondisi normal.
Dengan ini maka aturan bahu jalan dilewati guna mengurangi kepadatan yang sebelumnya berlangsung dari jam 18.00 WIB menjadi 17.00 WIB. Sementara kemudahan bakal dihentikan tetap pukul 20.00 WIB.
"Setelah melakukan evaluasi khususnya saat Ramadan, di sore hari khususnya di tol dalam kota sudah terjadi kemacetan. Oleh kerena itu penggunaan bahu jalan sudah kami majukan dari jam 18.00 WIB menjadi jam 17.00 WIB," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Latif Usman dilansir Antara (12/03).
Latif menyebutkan dimajukannya waktu penggunaan bahu jalan tol disebabkan adanya pergeseran jam kepadatan. Hal ini sesuai dengan pantauan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sejak awal bulan puasa.
Kepadatan lalu lintas terjadi saat sore hari atau jelang buka puasa terjadi karena adanya pasar tumpah yang menyediakan takjil di sejumlah titik. Namun setelah memasuki waktu berbuka maka kepadatan mencair.
Selain kemacetan, yang menjadi perhatian adalah kondisi pengemudi saat berkendara. Pasalnya ada kekhawatiran mereka kurang tidur hingga mempengaruhi keselamatan berkendara.
Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengungkap bahwa untuk menghindari kemacetan, umumnya masyarakat bakal berangkat lebih awal. Sayangnya langkah tersebut tidak dibarengi dengan tidur lebih cepat dari biasanya.
“Tidur enam hingga delapan jam pada malam hari biasanya belum optimal dimanfaatkan. Akibatnya kondisi badan lemas tapi yang dijadikan alasan biasanya justru puasa dan itu sebenarnya salah,” ungkapnya pada KatadataOTO (04/03).
Padahal berkendara saat kurang tidur dapat mengakibatkan hilangnya kewaspadaan, mengantuk dan tertidur. Akibatnya risiko terjadinya kecelakaan pun menjadi meningkat dibandingkan bila pengemudi sudah istirahat cukup.
Untuk menghindarinya maka pengendara disarankan tidur lebih awal agar waktu istirahat bisa lebih teratur. Ia pun mengimbau mengatur kembali jadwal perjalanan agar tidak terdampak kepadatan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Januari 2026, 09:00 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
28 Januari 2026, 20:00 WIB
Toyota mengunggah bocoran mobil terbaru mereka, siluet SUV berukuran besar diyakini versi produksi dari bZ5X
28 Januari 2026, 19:00 WIB
Yamaha akan segera menjajal motor balap dengan mesin V4 berkubikasi 850 cc untuk berlaga di MotoGP 2027
28 Januari 2026, 18:00 WIB
Astra UD Trucks akan melakukan perawatan armada PT Pertamina Patra Niaga di berbagai wilayah strategis
28 Januari 2026, 17:00 WIB
Audi enggan mengikuti tren-tren mobil baru yang mengusung layar infotaiment dan panel meter berukuran besar
28 Januari 2026, 16:01 WIB
Jaecoo Indonesia terus berinovasi dengan menghadirkan sejumlah layanan, terbaru mereka membuka diler di Serpong
28 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD sukses menjadi produsen mobil Cina paling laris pada 2025 usai membukukan penjualan sampai 4,6 juta unit
28 Januari 2026, 14:00 WIB
Lepas L8 bakal bersaing dengan semakin banyak merek mobil Cina yang akan debut di Indonesia tahun ini
28 Januari 2026, 13:00 WIB
One way dan contraflow masih menjadi andalan kepolisian dalam memperlancar arus lalu lintas mudik Lebaran 2026