Kepolisian Tegaskan Ada Tilang Manual di Operasi Keselamatan 2025

Polda Metro Jaya tegaskan memberlakukan tilang manual di operasi Keselamatan 2025 untuk beberapa pelanggaran

Kepolisian Tegaskan Ada Tilang Manual di Operasi Keselamatan 2025
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 11 Februari 2025 | 08:00 WIB

KatadataOTO – Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pada operasi Keselamatan 2025 akan diawasi secara ketat. Selain menggunakan tilang elektronik atau ETLE statis dan mobile, penindakan juga bisa dilakukan secara manual untuk pelanggaran tertentu.

Dengan demikian pelanggaran yang bisa dijaring akan lebih banyak serta memberi efek jera pada para pelaku.

“Pelanggaran seperti pemalsuan atau tidak memasang pelat nomor hingga penggunaan lampu strobo bakal ditindak secara manual, " kata Kombes Pol. Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya dilansir Antara (11/02).

Pengawasan akan fokus dilakukan di beberapa lokasi yang dianggap rawan pelanggaran. Mulai dari jalan Gatot Subroto, MT Haryono, Sudirman dan Thamrin.

Tilang sistem poin
Photo : Antara

Tak hanya itu, pihaknya juga siap melaksanakan pemeriksaan angkutan umum dan para pengemudinya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh kendaraan maupun yang mengoperasikannya dalam kondisi prima.

"Kami berencana melaksanakan pengecekan ke terminal-terminal ataupun langsung ke pool dari armada kendaraan tersebut, " katanya.

Kemudian untuk para pengemudi, Latif menyebutkan akan melakukan beberapa pengecekan urine maupun tes alkohol.

Sebelumnya diberitakan bahwa kepolisian menggelar operasi Keselamatan 2025 pada 10 hingga 23 Februari. Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sebelum penyelenggaraan operasi Ketupat saat Ramadan.

Pasalnya ketika momen tersebut, arus kendaraan bakal mengalami peningkatan cukup pesat. Kegiatan ini pun merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun.

Selain itu operasi Keselamatan juga akan menjadi bahan evaluasi kepolisian terhadap kedisiplinan masyarakat dalam berkendara.

Ratusan kendaraan ditilang
Photo : @TMCPoldaMetro

Secara umum ada 11 pelanggaran yang menjadi sasaran kepolisian karena dinilai cukup banyak dilakukan oleh pengguna jalan. 

Target Pelanggaran Operasi Keselamatan 2025

  • Penggunaan helm tidak SNI
  • Melawan arus
  • Penggunaan HP saat berkendara
  • Berkendara di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba
  • Melebihi batas kecepatan
  • Berkendara di bawah umur
  • Kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis termasuk knalpot brong
  • Balap liar
  • Boncengan lebih dari satu orang
  • Berkendara tak pakai sabuk keselamatan
  • Menerobos lampu merah

Terkini

mobil
Mobil Listrik

Makin Populer, Edukasi Keamanan Mobil Listrik Wajib Digencarkan

Insiden mobil listrik terbakar yang terjadi belakangan berpotensi memicu ketakutan, wajib ada edukasi

otosport
Yamaha

Motor Yamaha Quartararo dan Rins Bermesin V4 Meluncur di Jakarta

Fabio Quartararo dan Alex Rins kini mempunyai motor balap Yamaha baru guna mengarungi kompetisi MotoGP 2026

motor
Yamaha

Yamaha Nmax sampai Xmax Bersolek, Pakai Livery 25 Tahun Maxi

Yamaha Nmax maupun Xmax kini tampil beda setelah diberikan livery khusus, yakni 25 tahun Maxi yang sporty

mobil
Aletra

Mobil Baru Aletra Siap Meluncur Kuartal Kedua 2026

Hampir dua tahun sejak peluncuran L8, Aletra akhirnya siap menghadirkan produk baru buat konsumen tahun ini

mobil
Mobil listrik Mitsubishi

Wujud Mobil Listrik Terbaru Mitsubishi, Siap Tantang Hyundai Kona

Mobil listrik terbaru Mitsubishi memiliki ukuran kompak dan bahasa desain baru pakai basis Foxtron Bria

motor
Yamaha Tmax

Yamaha Tmax DX Baru Meluncur, Harga Setara Toyota Innova Zenix

Yamaha Tmax DX model 2026 hadir untuk menggoda para pencinta touring berkantong tebal yang ada di Indonesia

mobil
Lepas

Lepas Siap Luncurkan 12 Mobil di RI Dalam 3 Tahun, Tidak Ada MPV

Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri

mobil
Polytron G3

Polytron Siap Luncurkan Mobil Listrik Baru di 2026

Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air