Isuzu Berikan Nilai Tambah Bagi Para Pelanggan Setianya
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Kepolisian berhasil menjaring ribuan truk ODOL yang masih nekat beroperasi di jalanan dalam dua pekan terakhir
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sejak 1 Juni 2025 kepolisian resmi menggelar program “Indonesia Menuju Zero Over Dimension dan Overload”. Kegiatan ini dibuat karena banyaknya masyarakat yang mengangkut barang bawaan ke dalam truk melampaui batas maksimal.
Akibatnya banyak kendaraan mengalami kecelakaan hingga membuat jalanan jadi lebih cepat rusak. Namun kepolisian tidak serta merta menindak para pelanggar melainkan melakukan sosialisasi terlebih dulu terkait kesalahannya.
“Program dilakukan sedikit berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya. Karena ada tahap sosialisasi untuk para pemilik dan pengguna yang dilaksanakan selama satu bulan,” ungkap Kombes Pol Aries, Kabag Ops Korlantas Polri dalam keterangan resminya (16/06).
Meski sosialisasi baru berlangsung selama dua pekan tetapi kepolisian cukup serius dalam menjalankannya. Hal ini terlihat dari jumlah kendaraan yang berhasil mereka jaring.
“Sudah 42.000 unit berhasil terjaring dan 11.000 kendaraan terterindikasi Over Dimension selama satu bulan ini,” ungkapnya kemudian.
Jumlah tersebut dipastikan bakal terus bertambah mengingat program masih berjalan cukup lama.
Sebelumnya diberitakan bahwa kepolisian menggelar program Indonesia Menuju Zero Over Dimension and Overload (ODOL). Kegiatan dibagi dalam tiga tahap yaitu sosialisasi, peringatan dan penegakan hukum.
Sekarang sedang berlangsung tahap sosialisasi yang digelar pada 1 hingga 30 Juni 2025. Selama periode ini diharapkan para pemilik melakukan perbaikan agar kendaraannya bisa sesuai dengan ketentuan.
Setelah tahap sosialisasi Korlantas bakal masuk ke fase peringatan pada 1–13 Juli. Dalam periode ini kendaraan yang masih tidak sesuai ketentuan akan didata serta diberikan teguran tertulis termasuk penempelan stiker peringatan.
Sementara penegakan hukum dilakukan pada 14–27 Juli bersamaan dengan pelaksanaan Operasi Patuh 2025.
Beragam cara pengawasan dan penindakan bakal dilakukan kepolisian untuk memastikan kedisiplinan dalam berkendara. Termasuk juga memanfaatkan tilang elektronik (ETLE) hingga Weight In Motion (WIM).
Dengan teknologi-teknologi tersebut diharapkan pengawasan bisa dilakukan lebih detail dan berlangsung selama 24 jam. Hal ini tentunya penting karena sebenarnya banyak para pelanggar yang beroperasi di malam hari.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif