Korlantas Segera Gelar Operasi Patuh 2025, Incar Knalpot Brong
11 Juli 2025, 07:00 WIB
Kemenkop UKM ingin ada aturan jelas guna membedakan knalpot brong dan yang dibuat oleh UMKM di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penindakan knalpot brong oleh pihak berwajib beberapa waktu kebelakang memberi dampak kepada para produsen. Seperti diklaim oleh AKSI (Asosiasi Knalpot Seluruh Indonesia).
AKSI mengaku kalau penjualan knalpot anjlok hingga 70 persen. Hal itu membuat penghentian produksi hingga terpaksa merumahkan tenaga kerja.
Mendengar kabar tersebut Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melakukan tindakan cepat. Mereka menggelar pertemuan dengan AKSI beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan kali ini dikatakan kalau produk knalpot yang diproduksi para anggota AKSI sebenarnya sudah memenuhi ketentuan.
Akan tetapi pada praktiknya, kerap dianggap menyalahi aturan dan mengganggu ketertiban. Produk yang mereka buat seringkali disamakan dengan knalpot brong tidak standar.
“Nah ini kita bakal cari jalan keluar supaya aparat mudah memahami mana knalpot brong serta mana knalpot sesuai ketentuan," ujar Hanung Harimba Rachman, Deputi Bidang UKM KemenKop UKM di laman resmi mereka.
Di sisi lain dengan mereview regulasi telah ada diharapkan terdapat aturan baru yang lebih mudah diimplementasikan di lapangan.
Sehingga aparat kepolisian yang bertugas dapat membedakan knalpot standar produksi UMKM dan knalpot brong dalam melakukan penindakan.
Sementara produsen knalpot tetap bisa terlindungi sehingga ribuan tenaga kerja dapat bekerja kembali seperti semula.
"Kami bakal melihat regulasinya agar dilakukan penyempurnaan jadi dalam pelaksanaan semakin mempermudah semua termasuk oleh aparat hukum," ucap Hanung.
Memang sebelumnya sejumlah produsen knalpot minta kebijakan polisi agar industri satu ini tetap bisa berjalan dan berkembang di Tanah Air.
“Harapan kami sebagai produsen tetap ada kebijakan supaya lebih adil,” kata Budi Nugroho dari ZRC Exhaust System kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2025, 07:00 WIB
31 Januari 2024, 13:30 WIB
30 Januari 2024, 12:46 WIB
30 Januari 2024, 10:25 WIB
31 Januari 2023, 13:14 WIB
Terkini
08 April 2026, 15:23 WIB
GIICOMVEC 2026 diramaikan oleh 14 merek kendaraan niaga dan 35 industri pendukung, berlangsung 8-11 April 2026
08 April 2026, 11:00 WIB
Apresiasi atas komitmen berkelanjutan lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup beri penghargaan untuk Toyota
08 April 2026, 09:00 WIB
Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan
08 April 2026, 07:00 WIB
Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari
08 April 2026, 06:00 WIB
GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta
07 April 2026, 16:41 WIB
Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG
07 April 2026, 15:00 WIB
Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap
07 April 2026, 15:00 WIB
Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia