Produsen Knalpot Minta Kebijakan Polisi, Agar Tetap Hidup
31 Januari 2024, 13:30 WIB
Kemenkop UKM ingin ada aturan jelas guna membedakan knalpot brong dan yang dibuat oleh UMKM di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penindakan knalpot brong oleh pihak berwajib beberapa waktu kebelakang memberi dampak kepada para produsen. Seperti diklaim oleh AKSI (Asosiasi Knalpot Seluruh Indonesia).
AKSI mengaku kalau penjualan knalpot anjlok hingga 70 persen. Hal itu membuat penghentian produksi hingga terpaksa merumahkan tenaga kerja.
Mendengar kabar tersebut Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melakukan tindakan cepat. Mereka menggelar pertemuan dengan AKSI beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan kali ini dikatakan kalau produk knalpot yang diproduksi para anggota AKSI sebenarnya sudah memenuhi ketentuan.
Akan tetapi pada praktiknya, kerap dianggap menyalahi aturan dan mengganggu ketertiban. Produk yang mereka buat seringkali disamakan dengan knalpot brong tidak standar.
“Nah ini kita bakal cari jalan keluar supaya aparat mudah memahami mana knalpot brong serta mana knalpot sesuai ketentuan," ujar Hanung Harimba Rachman, Deputi Bidang UKM KemenKop UKM di laman resmi mereka.
Di sisi lain dengan mereview regulasi telah ada diharapkan terdapat aturan baru yang lebih mudah diimplementasikan di lapangan.
Sehingga aparat kepolisian yang bertugas dapat membedakan knalpot standar produksi UMKM dan knalpot brong dalam melakukan penindakan.
Sementara produsen knalpot tetap bisa terlindungi sehingga ribuan tenaga kerja dapat bekerja kembali seperti semula.
"Kami bakal melihat regulasinya agar dilakukan penyempurnaan jadi dalam pelaksanaan semakin mempermudah semua termasuk oleh aparat hukum," ucap Hanung.
Memang sebelumnya sejumlah produsen knalpot minta kebijakan polisi agar industri satu ini tetap bisa berjalan dan berkembang di Tanah Air.
“Harapan kami sebagai produsen tetap ada kebijakan supaya lebih adil,” kata Budi Nugroho dari ZRC Exhaust System kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Januari 2024, 13:30 WIB
30 Januari 2024, 12:46 WIB
30 Januari 2024, 10:25 WIB
31 Januari 2023, 13:14 WIB
30 Desember 2022, 14:47 WIB
Terkini
01 April 2025, 13:00 WIB
Dengan berbagai pertimbangan AHM memprediksi penjualan motor baru Honda akan meningkat pada kuartal pertama
01 April 2025, 11:00 WIB
Hyundai Stargazer facelift diduga terdaftar di RI dengan nama varian Carten, berpeluang meluncur tahun ini
01 April 2025, 08:00 WIB
Pihak kepolisian dapat menerapkan one way di Puncak Bogor secara situasional, berikut rincian aturannya
01 April 2025, 06:43 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan selama libur Lebaran 2025 sehingga masyarakat bisa bebas beraktivitas
31 Maret 2025, 16:17 WIB
Hybrid BYD Shark semakin dekat ke Indonesia, debut di Thailand dengan harga di kisaran Rp 800 jutaan
31 Maret 2025, 12:03 WIB
200 peserta mengikuti program mudik gratis bareng Diton 2025 dengan berbagai kota tujuan seperti ke Semarang
31 Maret 2025, 09:00 WIB
Chery mengungkapkan ada tantangan tersendiri dalam memasarkan SUV crossover listrik Omoda E5 di Indonesia
31 Maret 2025, 07:00 WIB
Haka Auto buka bengkel siaga saat Lebaran untuk menemani perjalanan pelanggan BYD mudik ke kampung halamannya