Kemenhub Susun Tim Atasi Truk ODOL, Atur Jam Kerja Sopir

Penertiban truk ODOL diyakini tidak menimbulkan kerugian ekonomi dan bantu perbaiki kesejahteraan pengemudi

Kemenhub Susun Tim Atasi Truk ODOL, Atur Jam Kerja Sopir
Satrio Adhy

Tim ini nantinya akan menjamin sinergi lintas sektoral, agar kebijakan tidak hanya menekan angka pelanggaran saja.

Akan tetapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan pengemudi dan keselamatan di Tanah Air.

Adapun buat peningkatan kesejahteraan termasuk merupakan aspirasi dari para pengemudi angkutan barang di dalam negeri.

Melalui tim ini akan dilakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengemudi dengan penerapan standar kompetensi dan pelaksanaan diklat pengemudi.

"Akan dilakukan juga penetapan jam kerja maksimal pengemudi serta pemberian jaminan sosial," Aan melanjutkan 

Kemehub juga bakal mengatur perpanjangan SIM B1 atau B2 Umum tanda biaya PNBP sebagai bentuk afirmasi.

Lalu penyediaan perumahan khusus melalui skema subsidi. Jadi kesejahteraan pengemudi bisa semakin meningkat.

"Selanjutnya program beasiswa dan akses pendidikan hingga perguruan tinggi bagi anak-anak pengemudi," tegas Aan.

Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Risal Wasal, Direktur Jenderal Integrasi dan Multimoda. Ia menerangkan bahwa keberadaan truk ODOL merupakan dampak dari berbagai permasalahan.

Seperti contoh permasalahan ekonomi maupun keselamatan. Jadi marak ditemukan truk-truk ODOL di jalanan.

"Maka dari itu permasalahan ini harus diselesaikan dari hulu ke hilir, sehingga meningkatnya aspek keselamatan pada sistem angkutan barang," pungkas Risal.

Kenali Aturan Truk Odol di Indonesia yang Buat Banyak Sopir Demo
Photo : Antara

Penertiban Tak Pengaruhi Ekonomi

Sementara itu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyatakan pemerintah telah berhitung dari berbagai sisi. 

Termasuk dampak kerugian ekonomi yang disebabkan oleh program Zero ODOL oleh pemerintah.

Hasilnya ditemukan bahwa penertiban ODOL tidak sampai menimbulkan kerugian terlalu besar di sektor ekonomi.

Sehingga pembantu Presiden Prabowo Subianto tersebut menilai motif ekonomi bukan menjadi alasan untuk mulai menertibkan truk yang kelebihan muatan.

"Yang jelas kami sudah mendapatkan sejumlah data bahwa ternyata tidak terlalu berpengaruh secara signifikan,” tutur AHY.

Sekadar mengingatkan, program Zero ODOL adalah kebijakan nasional bertujuan menghilangkan praktik transportasi logistik dengan muatan berlebih dan modifikasi dimensi yang tidak sesuai standar.


Terkini

news
SIM keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 8 Juni, Ada Operasi Patuh

Pada hari ini, SIM keliling Bandung dapat ditemui di dua tempat berbeda dan sudah beroperasi sejak pagi

news
Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini 08 Juni 2026

Mobil dengan pelat nomor berakhiran genap hari ini wajib waspada saat melintas karena ada Ganjil Genap Jakarta

motor
Motul

Motul Perkenalkan Pelumas 2T Formula dan Tampilan Terbaru

Motul menawarkan pelumas terbaru untuk motor 2Tak yang mengalami pembaruan mengikuti standar produk global

otosport
MotoGP Hungaria 2026

Hasil MotoGP Hungaria 2026: Marc Marquez Pecundangi Acosta

Marc Marquez menunjukan kebangkitannya dengan meraih kemenangan di MotoGP Hungaria 2026 pada akhir pekan ini

mobil
Omoda 9 PHEV

Spesifikasi Omoda 9 PHEV, Debut RI di Bawah Merek Jaecoo

Omoda 9 PHEV diyakini segera masuk Indonesia dalam waktu dekat, berikut adalah bocoran spesifikasinya

review
Wuling Eksion

Test Drive Wuling Eksion PHEV, Ratusan KM Tanpa Drama

Wuling Eksion PHEV diajak melintasi berbagai macam medan jalan tanpa mengalami kesulitan dan ramah di kantong

otosport
Sprint Race MotoGP Hungaria 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Hungaria 2026: Marc Marquez Berjaya

Marc Marquez finish dengan memukau di Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, naik podium bersama Pedro Acosta

mobil
Jetour T2 i-DM

Jetour T2 i-DM Segera Masuk Indonesia, Menambah Opsi Mobil PHEV

Ranggy menjelaskan bahwa Jetour T2 i-DM akan dipasarkan kepada konsumen di Tanah Air pada semester kedua 2026