Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Penertiban truk ODOL diyakini tidak menimbulkan kerugian ekonomi dan bantu perbaiki kesejahteraan pengemudi
Oleh Satrio Adhy
Tim ini nantinya akan menjamin sinergi lintas sektoral, agar kebijakan tidak hanya menekan angka pelanggaran saja.
Akan tetapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan pengemudi dan keselamatan di Tanah Air.
Adapun buat peningkatan kesejahteraan termasuk merupakan aspirasi dari para pengemudi angkutan barang di dalam negeri.
Melalui tim ini akan dilakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengemudi dengan penerapan standar kompetensi dan pelaksanaan diklat pengemudi.
"Akan dilakukan juga penetapan jam kerja maksimal pengemudi serta pemberian jaminan sosial," Aan melanjutkan
Kemehub juga bakal mengatur perpanjangan SIM B1 atau B2 Umum tanda biaya PNBP sebagai bentuk afirmasi.
Lalu penyediaan perumahan khusus melalui skema subsidi. Jadi kesejahteraan pengemudi bisa semakin meningkat.
"Selanjutnya program beasiswa dan akses pendidikan hingga perguruan tinggi bagi anak-anak pengemudi," tegas Aan.
Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Risal Wasal, Direktur Jenderal Integrasi dan Multimoda. Ia menerangkan bahwa keberadaan truk ODOL merupakan dampak dari berbagai permasalahan.
Seperti contoh permasalahan ekonomi maupun keselamatan. Jadi marak ditemukan truk-truk ODOL di jalanan.
"Maka dari itu permasalahan ini harus diselesaikan dari hulu ke hilir, sehingga meningkatnya aspek keselamatan pada sistem angkutan barang," pungkas Risal.
Sementara itu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyatakan pemerintah telah berhitung dari berbagai sisi.
Termasuk dampak kerugian ekonomi yang disebabkan oleh program Zero ODOL oleh pemerintah.
Hasilnya ditemukan bahwa penertiban ODOL tidak sampai menimbulkan kerugian terlalu besar di sektor ekonomi.
Sehingga pembantu Presiden Prabowo Subianto tersebut menilai motif ekonomi bukan menjadi alasan untuk mulai menertibkan truk yang kelebihan muatan.
"Yang jelas kami sudah mendapatkan sejumlah data bahwa ternyata tidak terlalu berpengaruh secara signifikan,” tutur AHY.
Sekadar mengingatkan, program Zero ODOL adalah kebijakan nasional bertujuan menghilangkan praktik transportasi logistik dengan muatan berlebih dan modifikasi dimensi yang tidak sesuai standar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
Terkini
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
22 Juli 2026, 19:13 WIB
DFSK E5 Plus resmi dijual dengan harga Rp 500 juta-550 jutaan, terpesan ribuan unit sejak dibuka kerannya
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo resmi bergabung ke tim pabrikan Honda mulai MotoGP 2027 dengan kontrak selama dua tahun
22 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak persyaratannya
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harap memperhatikan aturan ganjil genap Jakarta hari ini yang dimulai sejak pagi
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian