Jokowi Ingatkan Wali Kota Terkait Masalah Kemacetan di Masa Depan

Presiden Jokowi ingatkan Wali Kota terkait masalah kemacetan yang akan menghantui masa depan perkotaan

Jokowi Ingatkan Wali Kota Terkait Masalah Kemacetan di Masa Depan

KatadataOTO – Presidan Joko Widodo atau kerap disapa Jokowi ingatkan Wali Kota akan masalah kemacetan yang bakal meluas dala 10 hingga 20 tahun mendatang. Oleh karena itu dirinya berpesan agar para pemimpin daerah mempersiapkan angkutan umum sebagai salah satu solusinya.

Hal ini ia sampaikan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2024 di  Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (24/06).

“Tidak percaya? Kita lihat nanti, kalau kota-kota tidak menyiapkan diri mengenai transportasi massalnya,” ungkap Presiden dalam pidatonya.

Presiden pun berharap agar pemerintah daerah bersama pemerintah pusat mulai merancang transportasi umum sebagai solusi kepadatan. Terlebih di masa depan jumlah penduduk di perkotaan bakal lebih banyak.

Jokowi Sebut Subsidi Mobil Hybrid Belum Selesai Dibahas
Photo : KatadataOTO

"Kita ingin menjadikan semua daerah itu lifeable, nyaman dihuni dan lovable. Sehingga tamu yang berkunjung merasa senang serta penduduk di situ juga mencintai kotanya tersedia pelayanan publik,” katanya.

Pada Januari 2024, TomTom Traffic Index menyebutkan bahwa Jakarta menduduki posisi ke 30 kota termacet di dunia. Angka itu membaik jika dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di peringat ketiga.

Namun mereka juga menyampaikan bahwa angka kemacetan sebenarnya menjadi lebih parah. Berdasarkan catatan untuk menempuh jarak sejauh 10 km, seseorang harus menghabiskan waktu 23 menit 20 detik.

Padahal di 2022, untuk menempuh perjalanan yang jaraknya sama cuma membutuhkan waktu 22 menit 40 detik. Ini menunjukkan telah terjadi perlambatan 40 detik.

Perusahaan asal Amerika Serikit itu juga menyampaikan bahwa rata-rata masyarakat di Jakarta menghabiskan waktu 117 jam setahun hanya untuk bermobilitas.

Jakarta Jadi Kota Termacet Nomor 30, Ini Hari Paling Padat
Photo : TomTom

Hasil studi tersebut tentu bukan sesuatu yang menggembirakan karena pemerintah telah melakukan beragan cara untuk mengurangi kepadatan. Mulai dari rekayasa lalu lintas seperti ganjil genap Jakarta dan sistem contraflow di jalan tol.

Tak hanya itu, sistem transportasi di Ibu Kota juga sudah mulai diperbaiki dengan membangun LRT dan MRT yang terkoneksi TransJakarta. Harapannya masyarakat tertarik berpindah ke transportasi umum.


Terkini

mobil
Alasan Aletra Pertahankan Banyak Tombol Fisik di L8 EV

Keberadaan Tombol Fisik Pada Mobil Listrik Cina Akan Ditingkatkan

Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung saat Tahun Baru Imlek 2026

Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda

mobil
Land Rover Defender

Land Rover Defender MY 2026 Meluncur, Harga Mulai Rp 3,6 Miliar

Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur

mobil
Merek Mobil Terlaris

10 Merek Mobil Terlaris Januari 2026, Mitsubishi Tiga Besar

Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Januari 2026, Honda Brio Satya Memimpin

Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja

mobil
DFSK Seres dan Otoklix

DFSK Indonesia Siapkan Model Baru di Pertengahan 2026

DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang

mobil
Neta

Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI

Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru

mobil
Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Upaya Daihatsu Gairahkan Kembali Penjualan LCGC di Tanah Air

Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi