EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Isuzu mengakui tidak berambisi untuk menjadi pionir kendaraan listrik komersial karena masih banyak tantangan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Isuzu tak berambisi jadi pionir kendaraan listrik komersial di Indonesia. Menurut mereka yang harus diperhatikan sekarang adalah memenuhi kepuasan pelanggan dan memastikan semua program berjalan optimal.
Hal ini disampaikan Attias Asril, Division Head of Business Strategy Division PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI). Menurutnya untuk meluncurkan kendaraan listrik komersial masih menemui banyak tantangan.
“Sekarang kami berpikir realistis karena ketika kendaraan listrik masuk maka tidak boleh mundur lagi. Tidak penting menjadi yang pertama karena utamanya adalah pengguna dimudahkan serta tak mengalami kesulitan di jalan,” ungkapnya.
Terlebih belakangan ini produk-produk Isuzu lebih banyak hadir di kawasan pertambangan sehingga ekosistem kendaraan listrik masih belum terbentuk.
“Semua yang diperlukan adalah pembangunan ekosistem dan jangan hadirkan produk sendirian tanpa dukungan. Bila semua sudah siap maka konsumen akan mudah berpindah,” ungkapnya kemudian.
Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi elektrifikasi di truk berukuran besar kemungkinan masih lama. Pasalnya jarak tempuh dari kendaraan tersebut terbilang cukup jauh dan butuh tempat khusus saat mengisi daya baterai.
“Bayangkan kalau truk dengan panjang 12 meter, untuk satu stasiun pengisian perlu berapa luas areanya. Sementara bila jarak tempuhnya hanya 200 km, tentu akan menyulitkan pengemudi,” tambahnya kemudian.
Oleh sebab itu menurutnya kendaraan komersial listrik baru bisa memenuhi kebutuhan angkutan penumpang dengan rute tetap. Pasalnya pengaturan pengisian daya akan lebih mudah.
“Kalau seperti TransJakarta itu cocok karena memang memiliki rute tetap,” tambahnya.
Berbeda dengan Isuzu, Mitsubishi Fuso telah memastikan diri akan membawa kendaraan komersial bertenaga listrik mereka yaitu eCanter. Model tersebut rencananya bakal diluncurkan pada ajang GIIAS 2024.
Meski jarak tempuhnya masih terbatas tetapi Mitsubishi Fuso optimis bahwa model tersebut bisa memenuhi kebutuhan pengiriman barang. Pasalnya bisnis tersebut kebanyakan berada di daerah perkotaan.
Guna menyambut kehadiran model itu, sejumlah diler akan dilengkapi beragam fasilitas pendukung. Dengan demikian diharapkan pelanggan tidak kesulitan untuk mengisi daya dan melakukan perawatan kendaraan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
07 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 10:00 WIB
01 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan