Toyota dan Isuzu Bikin Truk Hidrogen, Mulai Produksi 2027
21 April 2026, 07:00 WIB
Kesiapan charging station masih jadi perhatian utama, Isuzu belum minat bawa truk listrik ke Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Elektrifikasi tidak hanya terjadi di sektor kendaraan penumpang namun juga niaga. Namun masih banyak tantangan dihadapi mengingat mekanisme dan infrastruktur yang dibutuhkan berbeda.
Meski begitu di pasar global beberapa pabrikan sudah mulai memperkenalkan kendaraan besar bertenaga listrik baik itu berbasis baterai atau BEV (Battery Electric Vehicle) maupun FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Salah satu produsen yakni PT IAMI (Isuzu Astra Motor Indonesia) atau Isuzu belum minat bawa truk listrik ke Indonesia walaupun elektrifikasi tengah digencarkan saat ini.
Ada beberapa pertimbangan seperti kesiapan infrastruktur charging station belum tersebar merata apalagi di daerah di luar pulau Jawa.
Isuzu Global sudah memperkenalkan lini kendaraan listrik. Namun Yusak Kristian Solaeman selaku President Director PT IAMI menegaskan masih banyak tantangan dihadapi buat elektrifikasi sektor niaga.
“Kalau secara teknologi Isuzu sudah punya. Di JMS (Japan Mobility Show) Tokyo sudah ditampilkan EV serta FCEV, tapi untuk masuk Indonesia harus didukung infrastruktur,” ungkap Yusak di Jakarta, Kamis (25/1).
Ia menjelaskan mobilitas CV (Commercial Vehicle) lebih intens, bahkan bisa dibilang 24 jam tanpa henti. Butuh ada charging station memadai dan dalam jumlah sesuai untuk mengakomodir hal tersebut.
Belum lagi pola berkendara pengemudi nanti perlu menyesuaikan. Jika dibandingkan pengisian BBM cuma butuh waktu hitungan menit sementara pengisian daya baterai lebih lama dan bisa kurangi produktivitas.
Menanggapi rencana elektrifikasi di Indonesia, Yusak mengaku belum bisa memberikan waktu pasti. Karena masih menunggu kesiapan dari beragam faktor.
“Untuk masuk ke Indonesia dan digunakan dalam skala bisnis butuh infrastruktur yang siap. Tapi kembali tahunnya kita tidak bisa bilang,” ucap Yusak.
Sekadar informasi jelang akhir 2023 Isuzu Motors ikut ambil bagian dukung elektrifikasi dengan siapkan prototipe truk berbasis penukaran baterai agar waktu pengiriman barang bisa lebih efisien.
Penukaran baterai memakan waktu jauh lebih singkat dari pengisian daya biasa, dalam prosesnya juga dibantu robot. Model itu bakal pakai Isuzu Elf sebagai basis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 April 2026, 07:00 WIB
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
27 Februari 2026, 16:06 WIB
21 Februari 2026, 21:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta