Isuzu Bellel, Mobil Penumpang Bermesin Diesel Pertama di Jepang

Isuzu Bellel menjadi bagian dari sejarah kiprah Isuzu di dunia otomotif, pionir yang debut di 1961-an

Isuzu Bellel, Mobil Penumpang Bermesin Diesel Pertama di Jepang
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Isuzu Bellel merupakan salah satu sedan mewah yang meramaikan segmen kendaraan penumpang di Jepang pada tahun 1961-an.

Namun banyak yang belum tahu, Isuzu Bellel disebut sebagai pionir mobil penumpang bertenaga diesel di Negeri Sakura.

Isuzu Bellel banyak disematkan komponen dari Hillman Minx, produk yang merupakan kerja sama dengan Rootes Motors Limited di Inggris.

Tetapi ada beberapa perbedaan utama dari Hillman Minx. Bellel sepenuhnya dikembangkan oleh Isuzu dan versi standarnya dapat menampung sampai enam penumpang.

Sedan Isuzu Bellel
Photo : KatadataOTO

Sementara Hillman Minx menggunakan basis berkapasitas empat penumpang lalu dimodifikasi ke enam penumpang tanpa mengubah dimensi kendaraan.

Isuzu Bellel diklaim lebih nyaman menampung banyak penumpang berkat dimensinya yang lebih besar.

Satu unit Isuzu Bellel bisa dilihat secara langsung di museum Isuzu Plaza, Fujisawa, Jepang. Tampilannya elegan dan masih identik dengan Hillman Minx.

Terkesan lawas karena penggunaan headlamp berbentuk bulat, namun mewah pada masanya. Beberapa bagian eksterior dibalut kelir kromatik termasuk gril dan pelek, membuatnya terlihat semakin elegan.

Bicara soal jantung pacu, Isuzu Bellel dibekali mesin diesel water-cooled inline 4-cylinder berkode DL201, sementara kapasitasnya 2.000 cc.

Konfigurasi mesin dan motor penggerak diklaim dapat menghasilkan tenaga 41 kW atau setara 54 hp.

Namun disebutkan bahwa Isuzu Bellel juga tersedia dalam varian bermesin bensin, kapasitasnya bervariasi di 1.500 cc atau 2.000 cc.

Mengacu pada informasi di laman resminya, Isuzu Bellel memiliki panjang 4.485 mm, lebat 1.690 mm, tinggi 1.493 mm dan jarak sumbu roda 2.530 mm. Kemudian bobotnya 1.230 kilogram.

Berkat perannya sebagai pionir mobil penumpang bermesin diesel di Jepang, Isuzu Bellel memenangkan penghargaan Japan Society of Mechanical Engineers Award di 1962.

Sedan Isuzu Bellel
Photo : Secret Classics

Isuzu Bellel turut dideskripsikan sebagai produk dengan keunikan tersendiri dan spesifikasi teknis yang sangat baik.

Di Jepang, pada masanya Isuzu Bellel banyak digunakan sebagai kendaraan niaga seperti taksi, karena mesin diesel-nya disebut punya efisiensi tinggi.

Saat ini, Isuzu Bellel sudah tak lagi diproduksi. Mereka fokus menghadirkan kendaraan niaga dan bus, baik mesin bensin maupun elektrifikasi termasuk Electric Vehicle (EV) maupun Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung