Honda Jazz Facelift Bangkit di Cina, Tampilan Jadi Lebih Segar
28 Desember 2025, 09:00 WIB
Honda dan Isuzu melakukan kerja sama guna mencoba truk berbahan bakar hidrogen dalam beberapa bulan ke depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Honda Motor Co., Ltd terus melakukan inovasi sepanjang waktu. Terkini mereka menjalin kerja sama dengan Isuzu Motors Limited.
Keduanya berencana buat melakukan uji coba truk berbahan bakar hidrogen GIGA Fuel Cell. Kegiatan tersebut berlangsung dalam beberapa waktu, mulai Desember 2023 sampai September 2024 di Jepang.
Uji Coba truk berbahan bakar hidrogen Honda dan Isuzu bertujuan guna mencapai kemajuan dalam pengumpulan data, pengetahuan sampai mengidentifikasi masalah teknis.
Sehingga dua raksasa asal negeri sakura bisa bersiap menjual truk berbahan hidrogen ke pasar global pada 2027. Seperti tujuan dari Honda dan Isuzu dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.
Berdasarkan keterangan resmi dari Honda, mereka sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama dalam membuat suatu kendaraan dengan beberapa karakteristik.
Sebut saja seperti memiliki kemampuan daya jelajah yang jauh, membawa beban besar, pengisian bahan bakar cepat serta ramah lingkungan.
Bahkan model prototype akan diuji di jalanan umum ini sebelumnya telah dipamerkan dalam ajang Japan Mobility Show 2023 Oktober 2023 lalu.
Patut diketahui salah satu karakteristik unik dari hidrogen adalah kemampuan buat menyimpan energi dengan kepadatan tinggi. Karakteristik tersebut memberikan manfaat besar bagi heavy-duty trucks yang memiliki bobot lebih besar serta jangkauan jauh dibandingkan mobil penumpang pada umumnya.
Oleh karena itu pemanfaatan energi hidrogen menjadi suatu nilai tambah untuk teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Memang Honda berkomitmen mengatasi masalah lingkungan maupun energi global melalui usaha mewujudkan netralitas karbon bagi semua produk serta aktivitas perusahaan pada 2050.
Demi mendukung langkah tersebut, manufaktur berlambang H tegak juga telah mengumumkan akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik secara global.
Angin segar tersebut bakal dilakukan hingga 2030 dengan total produksi mencapai dua juta unit per tahun. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh dunia.
Di sisi lain langkah Honda mencoba bahan bakar hidrogen bukan yang pertama kali. Sebab mereka sebelumnya telah menjajal di mobil penumpang, yakni Honda CR-V plug-in FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Bahkan produk tersebut akan dijual ke konsumen di pasar Amerika Serikat pada 2024 terlebih dahulu. Kehadirannya mengisi jajaran mobil listrik tenaga hidrogen yang cukup jarang ditemui di dunia otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 09:00 WIB
25 Desember 2025, 15:00 WIB
25 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang