Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Honda dan Isuzu melakukan kerja sama guna mencoba truk berbahan bakar hidrogen dalam beberapa bulan ke depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Honda Motor Co., Ltd terus melakukan inovasi sepanjang waktu. Terkini mereka menjalin kerja sama dengan Isuzu Motors Limited.
Keduanya berencana buat melakukan uji coba truk berbahan bakar hidrogen GIGA Fuel Cell. Kegiatan tersebut berlangsung dalam beberapa waktu, mulai Desember 2023 sampai September 2024 di Jepang.
Uji Coba truk berbahan bakar hidrogen Honda dan Isuzu bertujuan guna mencapai kemajuan dalam pengumpulan data, pengetahuan sampai mengidentifikasi masalah teknis.
Sehingga dua raksasa asal negeri sakura bisa bersiap menjual truk berbahan hidrogen ke pasar global pada 2027. Seperti tujuan dari Honda dan Isuzu dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.
Berdasarkan keterangan resmi dari Honda, mereka sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama dalam membuat suatu kendaraan dengan beberapa karakteristik.
Sebut saja seperti memiliki kemampuan daya jelajah yang jauh, membawa beban besar, pengisian bahan bakar cepat serta ramah lingkungan.
Bahkan model prototype akan diuji di jalanan umum ini sebelumnya telah dipamerkan dalam ajang Japan Mobility Show 2023 Oktober 2023 lalu.
Patut diketahui salah satu karakteristik unik dari hidrogen adalah kemampuan buat menyimpan energi dengan kepadatan tinggi. Karakteristik tersebut memberikan manfaat besar bagi heavy-duty trucks yang memiliki bobot lebih besar serta jangkauan jauh dibandingkan mobil penumpang pada umumnya.
Oleh karena itu pemanfaatan energi hidrogen menjadi suatu nilai tambah untuk teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Memang Honda berkomitmen mengatasi masalah lingkungan maupun energi global melalui usaha mewujudkan netralitas karbon bagi semua produk serta aktivitas perusahaan pada 2050.
Demi mendukung langkah tersebut, manufaktur berlambang H tegak juga telah mengumumkan akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik secara global.
Angin segar tersebut bakal dilakukan hingga 2030 dengan total produksi mencapai dua juta unit per tahun. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh dunia.
Di sisi lain langkah Honda mencoba bahan bakar hidrogen bukan yang pertama kali. Sebab mereka sebelumnya telah menjajal di mobil penumpang, yakni Honda CR-V plug-in FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Bahkan produk tersebut akan dijual ke konsumen di pasar Amerika Serikat pada 2024 terlebih dahulu. Kehadirannya mengisi jajaran mobil listrik tenaga hidrogen yang cukup jarang ditemui di dunia otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Juli 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 11:00 WIB
26 Juni 2026, 09:00 WIB
24 Juni 2026, 13:14 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa