Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Honda dan Isuzu melakukan kerja sama guna mencoba truk berbahan bakar hidrogen dalam beberapa bulan ke depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Honda Motor Co., Ltd terus melakukan inovasi sepanjang waktu. Terkini mereka menjalin kerja sama dengan Isuzu Motors Limited.
Keduanya berencana buat melakukan uji coba truk berbahan bakar hidrogen GIGA Fuel Cell. Kegiatan tersebut berlangsung dalam beberapa waktu, mulai Desember 2023 sampai September 2024 di Jepang.
Uji Coba truk berbahan bakar hidrogen Honda dan Isuzu bertujuan guna mencapai kemajuan dalam pengumpulan data, pengetahuan sampai mengidentifikasi masalah teknis.
Sehingga dua raksasa asal negeri sakura bisa bersiap menjual truk berbahan hidrogen ke pasar global pada 2027. Seperti tujuan dari Honda dan Isuzu dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.
Berdasarkan keterangan resmi dari Honda, mereka sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama dalam membuat suatu kendaraan dengan beberapa karakteristik.
Sebut saja seperti memiliki kemampuan daya jelajah yang jauh, membawa beban besar, pengisian bahan bakar cepat serta ramah lingkungan.
Bahkan model prototype akan diuji di jalanan umum ini sebelumnya telah dipamerkan dalam ajang Japan Mobility Show 2023 Oktober 2023 lalu.
Patut diketahui salah satu karakteristik unik dari hidrogen adalah kemampuan buat menyimpan energi dengan kepadatan tinggi. Karakteristik tersebut memberikan manfaat besar bagi heavy-duty trucks yang memiliki bobot lebih besar serta jangkauan jauh dibandingkan mobil penumpang pada umumnya.
Oleh karena itu pemanfaatan energi hidrogen menjadi suatu nilai tambah untuk teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Memang Honda berkomitmen mengatasi masalah lingkungan maupun energi global melalui usaha mewujudkan netralitas karbon bagi semua produk serta aktivitas perusahaan pada 2050.
Demi mendukung langkah tersebut, manufaktur berlambang H tegak juga telah mengumumkan akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik secara global.
Angin segar tersebut bakal dilakukan hingga 2030 dengan total produksi mencapai dua juta unit per tahun. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh dunia.
Di sisi lain langkah Honda mencoba bahan bakar hidrogen bukan yang pertama kali. Sebab mereka sebelumnya telah menjajal di mobil penumpang, yakni Honda CR-V plug-in FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Bahkan produk tersebut akan dijual ke konsumen di pasar Amerika Serikat pada 2024 terlebih dahulu. Kehadirannya mengisi jajaran mobil listrik tenaga hidrogen yang cukup jarang ditemui di dunia otomotif.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
25 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 19:00 WIB
14 Maret 2026, 18:54 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026