Daihatsu Catatkan Kenaikan di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
19 Juni 2026, 17:00 WIB
Serkretaris Umum Gaikindo angkat bicara mengenai wacana Pertalite dihapus digantikan dengan Pertamax Green 92
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Wacana BBM (Bahan Bakar Bersubsidi) Pertalite dihapus kembali mencuat. Hal itu membuat beberapa pihak angkat bicara.
Satu diantaranya datang dari Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
“Pertalite itu bahan bakar yang baik atau buruk dari kacamata emisi? Ya karena kandungan sulfur tinggi dan kita seharusnya menuju lebih bersih,” kata Kukuh di diskusi bertema 'Memproyeksi Pasar Otomotif 2024' bersama Forwot, Selasa (16/1).
Lebih jauh Kukuh menuturkan kalau pemerintah sekarang mendorong para pabrikan mobil buat menghadirkan mesin yang memiliki standar Euro 4.
"Kami sudah diminta untuk membuat mesin Euro 4 dan investasinya tidak kecil. Nah sekarang pemerintah kalau diberikan bahan bakar yang jelek tidak ada manfaatnya, padahal terdapat investasi di situ," Kukuh menegaskan.
Berangkat dari hal itu, Sekretaris Umum Gaikindo berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat menyediakan bahan bakar berkualitas guna mendukung pelaku otomotif.
"Jadi untuk menuju net zero emission bukan hanya teknologinya tetapi juga bahan bakar harus mendukung," tambah dia.
Seperti diketahui Pertamina memiliki rencana kalau Pertalite dihapus pada 2024. Perusahaan pelat merah bakal menjual tiga jenis BBM saja.
Kepastian di atas disampaikan langsung oleh Nicke Widyawati selaku Direktur Utama PT Pertamina dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Komisi VII DPR beberapa waktu lalu.
“Ada dua green gasoline, green energy serta low carbon yang menjadi produk baru Pertamina,” kata Nicke.
Nantinya sasaran BBM subsidi akan dialihkan ke jenis bensin dengan oktan 92. Nicke menjelaskan kalau rencana tersebut masuk ke program 'Langit Biru Tahap Dua'.
“Jadi sudah sangat pas, dari aspek lingkungan serta mandatori bioetanol bisa kami penuhi. Selain itu dapat menurunkan impor gasoline,” Nicke menegaskan.
Di tempat berbeda Arifin Tasrif, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) angkat bicara mengenai wacana Pertalite dihapus buat digantikan dengan Pertamax Green 92.
Arifin mengatakan kalau pihaknya tak keberatan jika usulan itu direalisasikan. Namun Pertamina harus bisa menghasilkan produk BBM tanpa ada beban tambahan.
"Ya kalau memang bisa disediakan dengan tidak ada beban tambahan, boleh aja," ucap Menteri ESDM.
Sebagai informasi kalau wacana Pertalite dihapus guna menegaskan Pertamina bergerak mengikuti aturan standar emisi Euro 4 dari pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 17:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
09 Juni 2026, 21:30 WIB
Terkini
22 Juni 2026, 11:47 WIB
Yamaha Aerox yang pertama diluncurkan pada 10 tahun lalu terus berkembang dan identik dengan anak muda
22 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini bertepatan dengan HUT Ibu Kota dan banyak promo menarik yang diberikan
22 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung dihadirkan untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
22 Juni 2026, 06:00 WIB
Kembali beroperasi seperti biasa di awal pekan, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini
21 Juni 2026, 21:00 WIB
Komunitas Daihatsu dan pengguna kendaraan roda dua hadir meramaikan Kumpul Sahabat Daihatsu Depok 2026
21 Juni 2026, 20:18 WIB
Marc Marquez coba melanjutkan dominasinya, kali ini dengan memenangkan MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno
21 Juni 2026, 13:23 WIB
Pembalap Cargloss Racing Eric Saputra berhasil meraih kemenangan pertamanya di sirkuit Mandalika, Lombok
21 Juni 2026, 09:55 WIB
Yamaha Indonesia menggelar program edukasi berkeselamatan di jalan raya untuk berbagai kalangan masyarakat