Ada Kilang Baru, Bahlil Optimis Bisa Kurangi Impor BBM Tahun Ini
13 Januari 2026, 12:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta memberi insentif pajak BBM untuk 3 jenis kendaraan mulai dari 50 persen sampai 80 persen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memanjakan para pemilik motor dan mobil. Mereka tidak hanya menggelar pemutihan pajak kendaraan saja.
Namun turut mengeluarkan kebijakan insentif perpajakan daerah berupa pengurahan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) kepada masyarakat DKI Jakarta.
Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 542 Tahun 2025 tentang Pengurangan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.
Insentif pajak BBM diberikan kepada para pengendara sebagai langkah untuk menjaga stabilitas perekonomian.
Selain itu guna membantu mengendalikan inflasi serta mendukung operasional pertahanan dan keamanan negara.
"Pengurangan PBBKB ini diharapkan dapat menurunkan beban biaya bahan bakar, terutama bagi kendaraan umum dan yang mendukung pertahanan negara," ucap Lusiana Herawati, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta di laman resmi Bapenda, Kamis (31/07).
Lusiana menuturkan kalau insentif pajak BBM merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Kemudian insentif pajak BBM diharapkan dapat mendukung tugas strategi nasional.
"Harapannya hal ini turut menjaga daya beli masyarakat dan mendorong efisiensi operasional di berbagai sektor”, tegas Lusiana.
Lebih jauh Lusiana menuturkan dengan diberikan insentif pajak BBM, maka diharapkan para wajib pajak semakin patuh dalam menjalankan kewajibannya.
Seperti dengan melakukan pelaporan maupun penyetoran pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Selanjutnya dengan memperhitungkan tarif pengurangan yang telah ditetapkan.
Sebagai informasi, insentif pajak BBM yang diberikan Pemprov DKI Jakarta sudah berlaku sejak 22 Juli 2025.
Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta. ia pun berharap kebijakan tersebut dapat memberikan dampak positif.
Mengingat saat ini kondisi perekonomian nasional sedang tidak baik-baik saja.
"Kami ingin mengontrol tentang inflasi tidak naik tinggi karena pemerintah Jakarta termasuk pemerintah yang secara serius mengontrol inflasi," ucap Pramono.
Patut diketahui, insentif pajak BBM yang diberikan Pemprov DKI Jakarta mulai dari 50 persen sampai 80 persen.
Selain itu ada beberapa kendaraan yang dapat memanfaatkan kelonggaran tersebut, berikut rangkumannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 12:00 WIB
07 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
24 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Libur akhir pekan datang lebih awal namun pemerintah tetap menggelar ganjil genap Jakarta secara ketat
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 kembali ke warna khas mereka di MotoGP 2026, memadukan kuning fluo dengan aksen hitam
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani proses perpanjangan masa berlaku SIM A dan C
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Nasional Isra Miraj kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung guna melayani pengendara
14 Januari 2026, 21:20 WIB
Kia Sales Indonesia ingin menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan prisipal turun langsung