Bocoran Waktu Peluncuran Lepas E4 EV, Bakal Manfaatkan GIIAS 2026
28 April 2026, 11:00 WIB
Puluhan model Hino sudah meraih TDKN 40 persen dan dianggap berhasil memberdayakan industri otomotif lokal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (PT HMMI) terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan industri kendaraan di Tanah Air. Hal ini mereka buktikan dengan terus meningkatkan komponen lokal pada produknya.
Perusahaan bahkan telah menjalin kemitraan dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai supplier. Berkat ini, mereka pun memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) di atas 40 persen.
“TKDN bukan hanya soal angka, tapi tentang dampak. Ini mendukung pertumbuhan industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor,” ujar Harianto Sariyan, Direktur PT HMMI.
Untuk mendapatkan sertifikat TKDN dan BMP, PT HMMI harus mengikuti beragam prosedur, mulai dari verifikasi dokumen hingga audit lapangan oleh Lembaga Verifikator Independen. Perusahaan berhasil mencapai nilai BMP sebesar 14,10 persen dari maksimal 15 persen.
Hingga pertengahan 2025, PT HMMI telah mengantongi sertifikat TKDN untuk 31 tipe kendaraan dengan nilai TKDN + BMP antara 44,35 persen hingga 57,26 persen. Sertifikasi ini memberi keunggulan kompetitif, terutama dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Pemerintah mengajak seluruh pelaku industri agar menjadikan pencapaian PT HMMI sebagai inspirasi bersama untuk terus meningkatkan komitmen, tidak hanya memproduksi di Indonesia tetapi benar-benar membangun industri yang berbasis kekuatan dalam negeri,” terang Dhini Widya Utari, S.T., M.M., Ketua Tim Temu Bisnis dan Perencanaan P3DN Kementerian Perindustrian di GIIAS 2025.
Perlu diketahui bahwa PT HMMI telah berdiri sejak Desember 1982 dengan nilai investasi sebesar USD 112,5 juta. Pabrik yang berada di kawasan industri Kota Bukit Indah, Purwakarta ini memproduksi kendaraan komersial seperti truk serta bus bermerek Hino.
Perusahaan memiliki lima jalur produksi, yaitu jalur produksi mesin (engine), transmisi, truk ringan, menengah, hingga bus. Fasilitas ini dioperasikan oleh 1.578 tenaga kerja langsung dan lebih dari 150 ribu pekerja tidak langsung dari rantai pasokan lokal.
Saat ini mereka memiliki kapasitas produksi sebesar 75 ribu unit per tahun. PT HMMI pun berhasil melokalisasi komponen melalui kemitraan strategis dengan 148 perusahaan komponen lokal serta ratusan penyedia jasa pendukung.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 April 2026, 11:00 WIB
02 Maret 2026, 11:00 WIB
28 Februari 2026, 11:00 WIB
16 Februari 2026, 07:00 WIB
22 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia