Dukung Industri Lokal, TKDN Hino Kini Capai 40 Persen

Puluhan model Hino sudah meraih TDKN 40 persen dan dianggap berhasil memberdayakan industri otomotif lokal

Dukung Industri Lokal, TKDN Hino Kini Capai 40 Persen
Adi Hidayat

KatadataOTO – PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (PT HMMI) terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan industri kendaraan di Tanah Air. Hal ini mereka buktikan dengan terus meningkatkan komponen lokal pada produknya.

Perusahaan bahkan telah menjalin kemitraan dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai supplier. Berkat ini, mereka pun memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) di atas 40 persen.

“TKDN bukan hanya soal angka, tapi tentang dampak. Ini mendukung pertumbuhan industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor,” ujar Harianto Sariyan, Direktur PT HMMI.

Untuk mendapatkan sertifikat TKDN dan BMP, PT HMMI harus mengikuti beragam prosedur, mulai dari verifikasi dokumen hingga audit lapangan oleh Lembaga Verifikator Independen. Perusahaan berhasil mencapai nilai BMP sebesar 14,10 persen dari maksimal 15 persen.

Hingga pertengahan 2025, PT HMMI telah mengantongi sertifikat TKDN untuk 31 tipe kendaraan dengan nilai TKDN + BMP antara 44,35 persen hingga 57,26 persen. Sertifikasi ini memberi keunggulan kompetitif, terutama dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Hino
Photo : KatadataOTO

“Pemerintah mengajak seluruh pelaku industri agar menjadikan pencapaian PT HMMI sebagai inspirasi bersama untuk terus meningkatkan komitmen, tidak hanya memproduksi di Indonesia tetapi benar-benar membangun industri yang berbasis kekuatan dalam negeri,” terang Dhini Widya Utari, S.T., M.M., Ketua Tim Temu Bisnis dan Perencanaan P3DN Kementerian Perindustrian di GIIAS 2025.

Perlu diketahui bahwa PT HMMI telah berdiri sejak Desember 1982 dengan nilai investasi sebesar USD 112,5 juta. Pabrik yang berada di kawasan industri Kota Bukit Indah, Purwakarta ini memproduksi kendaraan komersial seperti truk serta bus bermerek Hino.

Perusahaan memiliki lima jalur produksi, yaitu jalur produksi mesin (engine), transmisi, truk ringan, menengah, hingga bus. Fasilitas ini dioperasikan oleh 1.578 tenaga kerja langsung dan lebih dari 150 ribu pekerja tidak langsung dari rantai pasokan lokal.

Hino
Photo : KatadataOTO

Saat ini mereka memiliki kapasitas produksi sebesar 75 ribu unit per tahun. PT HMMI pun berhasil melokalisasi komponen melalui kemitraan strategis dengan 148 perusahaan komponen lokal serta ratusan penyedia jasa pendukung.


Terkini

mobil
Deepal S05

Changan Deepal S05: Memperluas Kebebasan Berkendara Sehari-hari

Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 17 September 2026

Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa

news
SIM Keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 17 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 September 2026 Masih Ada ETLE

Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas

otosport
MotoGP Austria 2026

Jadwal MotoGP Austria 2026: Pesta Marc Marquez Bisa Terganggu

Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti

news
SIM Mati

Aturan SIM Mati Harus Bikin Baru Digugat ke MK, Ada Celah Pungli

Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru

news
Shell

Pabrik Gemuk Shell di Marunda Beroperasi, Berkapasitas 12 Kiloton

Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda

news
Ganjil Genap Jakarta

Simak Puluhan Titik Ganjil Genap Jakarta 16 September 2026

Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta