Curhat Sales soal SPK Mobil Baru di GJAW 2025

Tenaga penjual kesulitan meraup SPK selama perhelatan GJAW 2025, meskipun banyak penawaran diberikan

Curhat Sales soal SPK Mobil Baru di GJAW 2025

KatadataOTO – Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025 merupakan pameran yang berfokus pada penjualan jelang tutup tahun. Namun tidak dapat dipungkiri kondisi ekonomi saat ini masih mempengaruhi daya beli masyarakat.

Terpantau di ICE BSD, Tangerang selama GJAW 2025 berlangsung pengunjung tidak seramai GIIAS 2025. Sejumlah booth maupun dealing area terlihat sepi pengunjung.
 
Beberapa tenaga penjual mengatakan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang mereka dapatkan juga tidak banyak, meskipun pameran sudah berjalan beberapa hari.

“Satu (SPK) saja belum tentu dapat (dalam satu hari),” kata seorang tenaga penjual merek mobil Jepang ketika ditemui KatadataOTO di ICE BSD, Kamis (27/11).

GJAW 2025
Photo: KatadataOTO

Menurut dia, pengunjung baru terasa mulai banyak di saat akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu. Hanya saja dia enggan merinci jumlah pemesanan yang diterima saat itu.

Tenaga penjual tersebut mengatakan, perolehan SPK dirinya tidak berbeda jauh dari ketika di GIIAS 2025 atau terbilang sedikit.

Sementara itu wiraniaga merek mobil Jepang lainnya turut mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku cukup kesulitan mengumpulkan SPK terlepas dari program dan penawaran menarik yang sudah ditawarkan.

“Kemarin di Sabtu, sempat ada dua SPK. (Wiraniaga) yang lain itu satu,” ungkap tenaga penjual tersebut kepada KatadataOTO.

Dia menilai kondisi ekonomi saat ini berperan dalam menurunkan daya beli konsumen. Sehingga dirinya pun cukup tertantang mengumpulkan pemesanan.

Padahal, GJAW 2025 menjadi harapan terakhir Gaikindo untuk membantu mendongkrak angka penjualan. Dengan sisa waktu dua bulan, masih ada selisih sekitar 200 ribu unit mobil baru yang perlu terjual demi mengejar target.

Gaikindo sendiri menetapkan target optimis untuk 2025 yaitu di kisaran 850 ribu unit sampai tutup tahun. Selama periode Januari-Oktober, angkanya baru tembus 660 ribuan.

GJAW 2025
Photo: KatadataOTO

Oleh karena itu GJAW 2025 digelar dengan berbagai program dan promo menarik serta kemudahan pembiayaan. Harapannya dapat menarik minat konsumen melakukan pembelian kendaraan baru.

GJAW 2025 masih dilangsungkan sampai 30 November. Di akhir pameran, biasanya berbagai merek akan mengumumkan pencapaian mereka di periode tersebut.

Patut ditunggu bagaimana performa penjualan kendaraan selama GJAW 2025, khususnya setelah banyak penawaran dan diskon menarik ditawarkan ke konsumen.


Terkini

modifikasi
Chery J6

Modifikasi Simpel Chery J6, Buat Kamping dan Antar Anak Sekolah

Sebuah Chery J6 mendapat modifikasi yang sederhana namun tetap fungsional, jadi bisa digunakan kemana saja

news
BBM Impor

Ada Kilang Baru, Bahlil Optimis Bisa Kurangi Impor BBM Tahun Ini

Bahlil optimis bisa mengurangi impor BBM khususnya solar setelah beroperasinya kilang baru di Balikpapan

mobil
Hyundai Staria Electric

Hyundai Staria Electric Meluncur, Berpeluang Masuk Indonesia

Hyundai Staria Electric resmi meluncur dengan beragam keunggulan untuk pelanggan yang ingin kenyamanan lebih

mobil
Harga Mobil LCGC

Cek Harga Mobil LCGC di Januari 2026, Paling Murah Rp 130 Juta

Patut diketahui, harga mobil LCGC di awal tahun ini terpantau masih stabil dan tidak mengalami kenaikan

news
SIM

Usulan Pencabutan SIM Pengendara yang Merokok Dinilai Tak Efektif

polisi diharapkan bisa melakukan tilang di tempat bagi pengendara yang merokok daripada mencabut SIM

mobil
Mobil Mewah

Penjualan Mobil Mewah di Indonesia Sepanjang 2025, BMW Memimpin

BMW, Lexus dan Mercedes-Benz menempati tangga tiga besar mobil mewah dengan penjualan terbanyak di 2025

mobil
BYD Atto 1

Harga BYD Atto 1 Bakal Naik Tanpa Insentif Mobil Listrik Impor

Meskipun belum ada pengumuman resmi, tenaga penjual sebut harga BYD Atto 1 bakal disesuaikan tanpa insentif

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 13 Januari 2026, Digelar Pada Puluhan Jalan

Pemerintah gelar ganjil genap Jakarta pada puluhan jalan utama yang kerap jadi pusat kemacetan lalu lintas