DPRD Minta Pemprov DKI Tiru LA Untuk Kembangkan Kendaraan Listrik

DPRD minta pemprov DKI tiru LA agar bisa mengembangkan kendaraan listrik lebih cepat dan luas dibanding sekarang

DPRD Minta Pemprov DKI Tiru LA Untuk Kembangkan Kendaraan Listrik
Adi Hidayat

TRENOTO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta membawa beragam usulan setelah melakukan kunjungan kerja ke Los Angeles (LA) Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah terkait pengembangan kendaraan listrik di kota tersebut.

Anggota DPRD minta pemprov DKI tiru LA dalam mempopulerkan kendaraan listrik. Pasalnya selama ini Electric Vehicle terbilang cukup sulit berkembang karena tantangannya yang beragam.

“Kemarin saya kunjungan kerja ke LA, programnya adalah bagaimana sih kita menyosialisasikan mobil listrik ini,” ungkap Prasetyo Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta (19/06).

Photo : PT HMID

Dari kunjungan kerjanya, ia menemukan banyak hal yang sejatinya harus dilakukan pemprov DKI agar kendaraan listrik berkembang. Salah satunya adalah menambah jumlah pengisian daya baterai mobil atau motor listrik.

Dikutip dari Antara, Prasetyo melihat bahwa tempat pengisian baterai seharusnya ditempatkan berbagai tempat umum seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan. Dengan demikian masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan akses sehingga lebih tenang saat berkendara.

Tak hanya itu, subsidi kendaraan listrik pun dinilai sangat penting agar bisa menarik minat masyarakat melakukan pembelian. Pasalnya saat ini harganya terbilang sangat tinggi ketimbang mobil bermesin konvensional.

Baca juga : Pemeran Mr Bean Merasa Ditipu oleh Mobil Listrik, Ini Alasannya

Terakhir adalah sosialisasi terkait keuntungan menggunakan kendaraan listrik pun harus dilakukan lebih gencar. Mulai dari biaya operasional yang lebih efektif hingga mengurangi polusi udara di Ibu Kota.

Apa yang diusulkan tersebut sebenarnya sudah dilakukan oleh sejumlah pemangku kebijakan. Pemerintah pusat misalnya sudah memberikan insentif untuk pembelian kendaraan listrik baik roda dua maupun empat.

Hasilnya pun cukup efektif karena penjualannya berhasil mengalami peningkatan. Hal ini karena harganya menjadi lebih kompetitif bila dibandingkan sebelumnya.

Photo : Istimewa

Sementara untuk penambahan lokasi pengisian daya baterai kendaraan listrik juga terus dilakukan termasuk oleh PLN. Beberapa pabrikan pun telah menyediakan lokasi pengisian daya di diler mereka masing-masing.

Pemprov sendiri juga sudah memberi keuntungan bagi pemilik kendaraan listrik seperti bebas dari aturan ganjil genap Jakarta. Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin tertarik untuk menggunakannya.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan