Geely Berambisi Jadi Mobil Listrik Cina dengan TKDN Tertinggi
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Pemeran Mr Bean merasa ditipu oleh mobil listrik karena menurutnya kendaraan tersebut tidak sepenuhnya ramah lingkungan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Rowan Atkinson, pemeran Mr Bean merasa ditipu oleh mobil listrik dan mendesak agar masyarakat tetap menggunakan kendaraan konvensional. Menurutnya langkah tersebut lebih tepat untuk menyelamatkan planet.
Ia mengatakan bahwa EV mungkin akan memberikan manfaat lingkungan satu hari nanti, namun itu masih jauh dari angan. Walau sudah menggunakan kendaraan hybrid dan listrik sepenuhnya sejak lama, ia melihat bahwa mobil listrik bukanlah obat mujarab bagi lingkungan seperti yang diklaim selama ini.
Aktor bergelar teknik kelistrikan dan elektronik ini mengakui bahwa mobil listrik memilki emisi nol. Tetapi emisi gas yang dihasilkan selama proses produksi justru 70 persen lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional.
Tingginya emisi tersebut disebabkan oleh banyak hal terutama penggunaan baterai lithium-ion. Untuk membuatnya dibutuhkan logam tanah jarang dan energi yang jumlah besar sehingga merusak lingkungan.
“Sebuah pilihan yang salah untuk menjadi andalan industri otomotif melawan krisis iklim,” tegasnya dikutip dari The Telegraph.
Apa yang ia sampaikan memang masuk akal karena selama ini kampanye mobil listrik hanya fokus pada emisi gas buang. Sementara dampak lingkungan akibat aktivitas penambangan, proses produksi baterai serta penanganan limbah cukup jarang disampaikan.
Walau pemeran Mr Bean merasa ditipu oleh mobil listrik, ia tetap memberi beberapa solusi. Menurutnya emisi karbon bisa dikurangi secara signifikan bila pemilik mobil konvensional tetap menggunakannya selama lima tahun, bukan hanya tiga tahun seperti yang umumnya dilakukan.
Dengan demikian energi yang dikeluarkan saat produksi tidak terbuang sia-sia namun mobilitas masyarakat tetap terjaga. Selain itu pabrikan juga bisa mencari bahan bakar alternatif lain seperti hidrogen dan bahan bakar sintetis.
“Teman-teman pecinta lingkungan saya sering menanayakan apakah sebaiknya beralih ke Electric Vehicle. Jawabannya adalah bila mereka saat ini menggunakan mobil diesel tua dan memanfaatkannya untuk berkendara di dalam kota maka perubahan sebaiknya dipertimbangan,” ungkapnya.
Tetapi bila kondisinya sebaliknya, maka ia tetap menyarankan untuk menggunakan kendaraan konvensional alih-alih mobil listrik.
“Kendaraan listrik memang akan memberi keuntungan tapi tidak sekarang,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Januari 2026, 10:23 WIB
21 Januari 2026, 07:00 WIB
20 Januari 2026, 21:00 WIB
20 Januari 2026, 20:00 WIB
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Menurut Geely, jika mereka bisa membuat mobil listrik dengan nilai TKDN tinggi maka bisa membawa banyak dampak
21 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Ducati, Desmo450 MX Factory terbuka digunakan untuk keperluan balap motocross di dalam negeri
21 Januari 2026, 08:00 WIB
Bengkel modifikasi Portals Sticker melihat peluang menghadirkan inovasi baru untuk para pengguna mobil Cina
21 Januari 2026, 07:00 WIB
Keputusan Geely membawa Zeekr serta Lynk & Co ke Indonesia untuk menambah opsi mobil listrik bagi konsumen
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak informasinya
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas yang terus terjadi setiap hari