Operasi Keselamatan Jaya 2026 Digelar, Ada 9 Pelanggaran Diincar
02 Februari 2026, 08:00 WIB
Judistira Hermawan, anggota DPRD DKI Jakarta mendesak uji emisi kendaraan sebagai syarat perpanjang STNK
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Berbagai cara terus dilakukan untuk mengurangi polusi udara di Ibu Kota. Salah satunya datang dari anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) DKI Jakarta.
Judistira Hermawan, anggota DPRD mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan lolos uji emisi sebagai syarat perpanjang STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Hal itu disampaikan saat rapat kerja Komisi D dengan Dinas Lingkungan Hidup.
Dia menyebut penerapan kebijakan kerja dari rumah atau WFH dinilai hanya sementara menekan polusi udara di Ibu Kota. Pasalnya ada belasan juta kendaraan lalu lalang setiap harinya.
Oleh sebab itu untuk menahan jumlah motor dan mobil yang beroperasi perlu adanya kontrol tegas. Satu diantaranya adalah lolos uji emisi sebagai syarat perpanjang STNK nantinya.
“Apa yang bisa kerjakan sekarang? Yaitu salah satunya adalah melakukan perbaikan terhadap uji emisi,” kata Judistira di Antara, Rabu (23/8).
Merespon masukan tersebut, Asep Kuswanto selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengaku telah berencana untuk memberlakukan denda bagi kendaraan tidak lolos uji emisi.
“Ini sedang dikaji oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta Kementerian Dalam Negeri mengenai denda kendaraan tidak lolos uji emisi,” ucap Asep.
Kabarnya dalam rencana tersebut kendaraan tidak lolos uji emisi bakal didenda sampai Rp400 ribu. Kemudian dia juga setuju dengan saran dari Judistira di atas.
Pihaknya satu suara adanya usulan uji emisi sebagai syarat perpanjang STNK. Hal itu dinilai sebagai tindakan tegas lainnya yang masih dalam tahap kajian.
“Hingga kini kami masih fokus di uji emisi, karena baru lima persen kesadaran masyarakat untuk melakukan uji emisi,” tegasnya.
Sebelumnya memang Siti Nurbaya Bakar selaku Menteri LHK menilai kalau sepeda motor menjadi biang kerok polusi udara di Jakarta saat ini.
“Dalam catatan kami ada 24.5 juta kendaraan bermotor pada 2022,” ungkap Siti.
Dia mengatakan kalau kendaraan bermotor total menyumbang emisi sebesar 96.36 persen atau 28.317 ton per tahun. Selanjutnya disusul PLTU 1.76 persen setara 5.252 persen per tahun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 08:00 WIB
01 September 2025, 17:31 WIB
22 Juli 2025, 18:00 WIB
04 Juni 2025, 14:00 WIB
04 Juni 2025, 07:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini