Federal Oil Ajak Komunitas Motor Matic Kumpul di Jakarta
23 Desember 2025, 16:27 WIB
Siti Nurbaya Bakar selaku Menteri LHK menuturkan kalau sepeda motor jadi biang kerok polusi udara di Jakarta
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Polusi udara di Jakarta terus menjadi sorotan sejumlah pihak sekarang. Terlebih sudah banyak warga Ibu Kota yang mengalami berbagai penyakit.
Mengutip IQAir, pada Selasa (22/8) kualitas udara di Jakarta dalam kondisi tidak sehat. Bahkan nilai indeksnya ada di angka 172 atau PM2.5.
Melihat hal tersebut, Siti Nurbaya Bakar selaku Menteri LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) menilai kalau sepeda motor menjadi biang kerok polusi udara di Jakarta saat ini.
“Dalam catatan kami ada 24.5 juta kendaraan bermotor pada 2022,” ungkap Siri di Antara (21/08)
Menurut data di atas, Siti menyebut seluruhnya beredar di Ibu Kota. Dengan rincian 78 persen sepeda motor, kemudian sisanya terbagi kendaraan pribadi dan komersial.
Siti menyebutkan rata-rata pertumbuhan kendaraan setiap tahun itu mencapai 5.7 persen, atau setara 1.2 juta unit. Lalu sepeda motor 6.38 persen atau 1.04 juta unit.
Lebih jauh dia mengatakan kalau sektor transportasi berkontribusi 44 persen dari penggunaan bahan bakar, Posisi kedua ada industri energi sebanyak 31 persen.
Selanjutnya ada manufaktur industri 10 persen penggunaan bahan bakar. Sisanya perumahan 14 persen serta komersial satu persen.
Dengan begitu emisi karbon yang dihasilkan motor lebih tinggi dari mobil dengan mesin bensin, solar, baik kategori penumpang dan niaga. Di luar itu penyebab polusi udara di Jakarta semakin buruk adalah musim kemarau maupun banyaknya pabrik.
Kementerian LHK lantas mengungkapkan kalau kendaraan bermotor total menyumbang emisi sebesar 96.36 persen atau 28.317 ton per tahun. Selanjutnya disusul PLTU 1.76 persen setara 5.252 persen per tahun.
Di sisi lain, Heru Budi Hartono, Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta meminta tunjangan transportasi ASN (Aparatur Sipil Negara) di Ibu Kota dialihkan untuk membeli kendaraan listrik.
“Kalau DKI kan pejabatnya memiliki tunjangan transportasi nah saya minta alihkan untuk beli motor listrik,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Menurut Heru langkah tersebut diyakini mampu menurunkan polusi udara di Jakarta. Akan tetapi penerapannya masih menunggu waktu, karena dalam tahap pembahasan.
Lebih jauh Heru juga menunturkan kalau pihaknya tengah mengkaji efektivitas sistem ‘4 in 1’. Diharapkan dapat mengurangi kuantitas mobil maupun motor konvensional di jalan raja.
“Iya nanti dibahas, sekitar dua minggu lagi kebijakan terkait 4 in 1 akan digelar,” Heru menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 16:27 WIB
21 Desember 2025, 13:00 WIB
20 Desember 2025, 09:00 WIB
17 Desember 2025, 12:00 WIB
14 Desember 2025, 21:05 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV