Dishub DKI Jakarta Klaim Sukses Urai Kemacetan Pakai Teknologi AI

Teknologi AI senilai Rp78 miliar diklaim Dishub DKI Jakarta telah sukses kurangi macet di sejumlah lokasi

Dishub DKI Jakarta Klaim Sukses Urai Kemacetan Pakai Teknologi AI

TRENOTO – Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang telah dipasang di 20 simpang jalan diklaim efektif untuk mengurangi kemacetan. Hal ini disampaikan oleh Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Menurutnya Dishub DKI Jakarta berhasil membuat kepadatan jalanan semakin mencair. Sehingga ia optimis di masa depan lokasi kemacetan di Jakarta bisa semakin berkurang.

"Sistem terus belajar dari bulan April. Menurut pengamatan kami sudah memberikan efek positif di 20 simpang yang sudah diatur," kata Syafrin (03/07).

Photo : @TMCPoldaMetro

Ia pun kemudian memberi contoh jalan Gunung Sahari-jalan Dokter Sutomo karena sudah disematkan kamera AI. Lokasi yang sebelumnya menjadi pusat kemacetan kini sudah bisa mengalir lebih lancar ke arah utara.

“Jadi di persimpangan itu jaraknya sekitar 100 meter, kamera kita pasang untuk memonitor berapa traffic volume yang masuk. Kemudian diberikan green time (waktu lampu hijau lebih lama) kepada satu simpang terpadat," ujar Syafrin kemudian

Baca juga : Peringkat Kemacetan Jakarta Naik, Pemprov Siapkan Strategi Baru

Dilansir dari Antara, teknologi AI senilai Rp78 Miliar penerapannya dilakukan sendiri oleh Dinas Perhubungan. Jumlah tersebut digunakan untuk memasang kamera di 20 titik serta membangun ruang kontrol di lantai 16 Gedung Dinas Perhubungan, Gambir, Jakarta Pusat.

Berikut adalah 20 persimpangan yang sudah menggunakan teknologi AI

Photo : Korlantas Polri

  • Jalan Jembatan 2 Raya-Jalan Tubagus Angke
  • Jalan Kyai Tapa-Jalan Daan Mogot (Grogol)
  • Jalan S Parman-Jalan Tomang Raya
  • Jalan S. Parman-Jalan KS. Tubun-Jalan Gatot Subroto (Slipi)
  • Jalan Gatot Subroto-Jalan Rasuna Said (Kuningan)
  • Jalan Gatot Subroto-Jalan Supomo (Pancoran)
  • Jalan MT haryono-Jalan Sutoyo (Cawang Uki)
  • Jalan DI Panjaitan-Jalan Kalimalang
  • Jalan Ahmad Yani-Jalan Utan Kayu (Rawamangun)
  • Jalan Ahmad Yani-Jalan Pemuda-Jalan Pramuka
  • Jalan Ahmad Yani-Jalan H. Ten
  • Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Letjen Suprapto
  • Jalan Senen Raya-Jalan Kwitang (Senen)
  • Jalan Gunung Sahari-Jalan Wahidin
  • Jalan Gunung Sahari-Jalan Dokter Sutomo (MBAL)
  • Jalan Gunung Sahari-Jalan Angkasa-Jalan Samanhudi
  • Jalan Gunung Sahari-Jalan Mangga Besar (Kartini)
  • Jalan Gunung Sahari-Jalan Pangeran Jayakarta
  • Jalan Gunung Sahari-Jalan Mangga Dua
  • Jalan Perniagaan Raya-Jalan Pasar Pagi Flyover (Jembatan Lima)

Terkini

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Januari 2026, Honda Brio Satya Memimpin

Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja

mobil
Neta

Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI

Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru

mobil
DFSK Seres dan Otoklix

DFSK Indonesia Siapkan Model Baru di Pertengahan 2026

DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang

mobil
Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Upaya Daihatsu Gairahkan Kembali Penjualan LCGC di Tanah Air

Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi

mobil
Jetour T2 PHEV

Peluncuran Jetour T2 PHEV Tak Akan Terganggu Insiden di Jagorawi

Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 16 Februari

Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung saat Cuti Bersama Tahun Baru Imlek

Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Pada 16 Hingga 17 Februari 2026

Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.