Kepolisian Siapkan Strategi Baru Atasi Kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 08:00 WIB
peringkat kemacetan Jakarta naik dibandingkan tahun lalu sehingga pemerintah provinsi harus siapkan terobosan baru
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Peringkat kemacetan Jakarta yang mengalami peningkatkan berhasil membuat pemerintah DKI harus melakukan beragam langkah serius. Hal ini disampaikan Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Ia mengungkap bahwa berdasarkan rilis TomTom Traffic Index kemacetan DKI Jakarta mengalami kenaikan signifikan. Bila dibiarkan maka kondisi tersebut bisa semakin parah dan tentu itu bukan sesuatu yang diharapkan karena dapat merugikan banyak pihak khususnya masyarakat.
"Jakarta pernah menjadi kota termacet ketiga di dunia tetapi turun ke posisi tujuh, lalu 11 kemudian 31 dan terakhir 46. Pada Februari 2022 naik jadi 29, artinya ini perlu perhatuan serius,” tegas Syafrin.
Masih menggunakan data yang sama, ditemukan bahwa tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarua mencapai 53 persen. Oleh karena itu pemerintah provinsi pun menegaskan akan memberi banyak perhatian agar kemacetan bisa berkurang.
"Pak Gubernur memberi perhatian serius sehingga masukan ke semuanya ditampung, kemudian saran dan solusi seperti apa. Itu yang akan dibahas di tanggal 17 Mei," ucap Syafrin.
Perlu diketahui bahwa pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana menggelar diskusi kelompok terfokus (focus group discussion/FGD) untuk membahas pembagian jam masuk kantor pada Rabu (17/5).
Ini adalah sebuah strategi baru agar kemacetan berkurang. Pasalnya rekayasa lalu lintas seperti ganjil genap dan contraflow terbukti masih kurang efektif dalam mengurangi kepadatan.
Tak hanya itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menjalin kerjasama dengan Google Inc untuk mengatasi kemacetan. Nantinya akan ada beberapa strategi yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.
“Kita akan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Sekarang ini mereka terus melakukan simulasi dan harapannya memberi efek positif dari sisi pengaturan lalu lintas di beberapa persimpangan," tegasnya kemudian.
Dalam kerjasama tersebut Google akan memberikan basis data internal dan dimanfaatkan pada papan instrumen digital (dashboard). Dengan demikian petugas bisa melakukan pengaturan ulang terkait siklus waktu lampu lalu lintas pada titik-titik tertentu
Simulasi penerapan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sudah pernah dilakukan pada beberapa ruas jalan seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka, hingga Jalan Pemuda.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 08:00 WIB
28 Desember 2025, 13:00 WIB
21 Desember 2025, 07:00 WIB
27 Oktober 2025, 07:00 WIB
09 Oktober 2025, 07:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse