Antisipasi Macet, Ini Batas Waktu Istirahat di Rest Area

Meminimalisir antrean selama arus balik, ada pembatasan waktu istirahat di rest area pada setiap ruas jalan tol

Antisipasi Macet, Ini Batas Waktu Istirahat di Rest Area

KatadataOTO – Puncak arus balik lebaran 2025 diprediksi terjadi pada Sabtu (05/04) sampai Senin (07/04). Sejumlah sistem rekayasa lalu lintas bakal diterapkan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

Di samping itu, pengelola jalan tol turut menerapkan aturan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas. Salah satunya melalui pembatasan waktu istirahat di rest area.

Mengingat, kapasitas rest area di sejumlah ruas jalan tol terbatas. Sehingga apabila kendaraan singgah terlalu lama, dapat menyebabkan antrean panjang.

“Kami mengimbau pengguna jalan menggunakan rest area sesuai kebutuhan, maksimal 30 menit beristirahat,” kata Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali seperti dikutip dari Antara, Minggu (06/04).

3 Cara Cek Rest Area Terdekat saat Mudik
Photo : Jatengprov

Apabila pemudik masih membutuhkan waktu istirahat lebih banyak, dapat menggunakan tempat istirahat maupun area pengisian bahan bakar yang berada di luar gerbang tol terdekat.

Aturan serupa diberlakukan oleh PT Jasamarga Transjawa Tol. Batasan waktu selama 30 menit itu diterapkan untuk menghindari penumpukan kendaraan dan berimbas kemacetan di ruas jalan tol.

Dia mengungkapkan saat ini sudah mulai ada peningkatan volume kendaraan yang melintas, dibandingkan dengan arus pada hari sebelumnya.

Menurut Ardam, per Sabtu (05/04) arus lalu lintas Tol Cipali dari Cirebon menuju Jakarta lancar dengan skema one way diberlakukan.

Total kendaraan melintas adalah sekitar 90,8 ribu, naik 51 persen dibandingkan lalu lintas pada Jumat (04/04) yang angkanya rata-rata 5 ribu kendaraan per jam.

Sementara pada 31 Maret sampai 4 April 2025, peningkatan arus kendaraan juga sudah mulai terlihat di empat GT utama. Kenaikannya mencapai 71,5 persen dari lalu lintas normal.

Arus balik Lebaran 2025
Photo : Antara

Untuk itu masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan dan kembali ke Jabotabek sebelum waktu prediksi puncak arus balik, yang diperkirakan terjadi besok Senin (07/04).

Bagi yang melakukan perjalanan kembali ke Jakarta pada Selasa (08/04), bisa memanfaatkan potongan tarif tol 20 persen di Tol Trans Jawa dari pukul 05:00 WIB sampai Kamis (10/04) 05:00 WIB.

Guna mengantisipasi terjadi kemacetan di setiap gerbang tol, pastikan untuk melakukan penghitungan akumulasi tarif tol dan mengisi saldo kartu elektronik sesuai kebutuhan.


Terkini

review
Geely EX2

First Drive Mobil Listrik Geely EX2, Bisa Diandalkan Kaum Urban

Geely EX2 bisa menjadi opsi mobil listrik untuk Anda yang hidup diperkotaan, sebab memiliki banyak keunggulan

mobil
Pabrik BYD

BYD Mulai Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Vietnam

Vietnam dipilih BYD sebagai tempat merakit baterai mobil listrik, baik kendaraan penumpang maupun komersial

mobil
Chery

Pabrik Mandiri Chery Produksi 100 Ribu Unit per Tahun Mulai 2027

Masih bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor, tahun depan Chery targetkan pabrik mandirinya beroperasi

otosport
Pedro Acosta

Marc Marquez Masih Jadi Momok Menakutkan Bagi Pedro Acosta

Pedro Acosta akan mewaspadai aksi Marc Marquez demi meraih hasil terbaik dalam setiap seri MotoGP 2026

modifikasi
Modifikasi Stiker

Tren Modifikasi Stiker Mobil 2026: Simpel Bergaya Retro

Tren modifikasi stiker mobil tampaknya kembali ke arah retro atau lawas, cocok dipakai di banyak model anyar

motor
Charged Maleo S

Versi Baru Charged Maleo S Meluncur, Ada Program Sewa Harian

Charged Maleo S jadi salah satu motor listrik anyar di 2026, ada pengembangan dari versi terdahulunya

mobil
Mobil listrik Cina

Kanada Istimewakan Mobil Listrik Cina, Donald Trump Meradang

Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja

mobil
Toyota Agya

Toyota Beberkan Penyebab Turunnya Penjualan di Segmen LCGC

Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan