Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Swap gunakan baterai ABC untuk menjadi sumber penyimpanan listrik pada sepeda motor listrik yang mereka gunakan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kerjasama antara Swap Energi Indonesia bersama PT International Chemical Industry (Baterai ABC Lithium) dilakukan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022. Dengan ini maka diharapkan diharapkan ekosistem kendaraan listrik dapat terwujud lebih cepat.
SWAP Energi Indonesia menyadari bahwa Baterai ABC memiliki peranan penting dalam mendukung transisi penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan elektrifikasi pada motor listrik yang semakin ramai, Baterai ABC telah membuat baterai, baik berupa cell cylindrical maupun dalam bentuk pack.
Kerjasama ini diyakini akan mempercepat produksi serta penyediaan baterai berkualitas untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi pengendara motor listrik di Indonesia. Dengan demikian masyarakat akan lebih yakin dalam menggunakan kendaraan listrik.
“Kami berupaya meningkatkan jumlah baterai yang kami miliki. Kami menargetkan untuk setidaknya memiliki 5.000 unit baterai di seluruh Indonesia,” ungkap Irwan Tjahaja, founder PT SWAP Energi Indonesia
Saat ini Swap Energi Indonesia sudah memiliki sedikitnya 400 lokasi penukaran baterai. Dari jumlah tersebut, 300 di antaranya berada di Jabotabek sementara sisanya berada di Bali.
“Kami menargetkan dapat membuka beberapa outlet lain di beberapa lokasi lain seperti Jawa Tengah hingga Jawa Timur,” tambah Irwan.
Menariknya, penukaran Swap baterai sendiri gratis dan telah digaransi seumur hidup. Pengendara juga dapat lebih hemat biaya karena hanya membayar apa yang dipakai karena pelanggan hanya top up kuota perjalanan berbasis kilometer.
Prosesnya pun terbilang sangat cepat bila dibandingkan mengisi baterai di rumah maupun isi bensin. Pasalnya pelanggan hanya membutuhkan waktu 9 detik untuk mengganti baterai dan kembali melanjutkan perjalanan.
Sementara itu, Hermawan Wijaya, Director Baterai ABC Lithium mengatakan pihaknya sudah mulai membuat baterai motor listrik sejak tahun 2019. Namun produksi terganggung karenanya adanya pandemi Covid-19.
Ia menegaskan bahwa baterai yang diproduksinya memiliki beragam keunggulan, termasuk bahan bakunya yaitu Lithium Ferro Phosphate. Material ini dipilih karena tidak mudah terbakar serta memiliki daya tahan lama.
Dengan segala keunggulannya, Ia yakin bahwa baterai hasil produksinya bisa memenuhi kebutuhan serta mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik Tanah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan