Cara Alva Manjakan Para Konsumen, Buat Banyak Charging Station
09 Mei 2026, 11:00 WIB
Dukung percepatan elektrifikasi, Suzuki luncurkan 8 motor listrik mulai 2024 mulai motor kecil hingga mid size
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Memasuki era elektrifikasi bukan jadi hal asing melihat pabrikan mulai memperkenalkan lini kendaraan listriknya kepada masyarakat. Baru-baru ini Suzuki mengumumkan rencana produksinya yang akan melibatkan lebih banyak kendaraan ramah lingkungan.
Dikutip dari keterangan resmi Global, Selasa (31/1) dikatakan bahwa Suzuki luncurkan 8 motor listrik mulai pertengahan 2024. Motor yang akan diperkenalkan merupakan motor kecil atau mid-size sebagai alat transportasi harian.
“Kami berencana untuk meluncurkan 8 model per 2030 dengan rasio baterai EV (Electric Vehicle) 25 persen,” tulis keterangan tersebut.
Sedangkan untuk sepeda motor berukuran lebih besar pihak pabrikan berencana untuk mengadopsi bahan bakar karbon netral. Secara keseluruhan nantinya 25 persen lini motor Suzuki sudah berupa EV.
Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait model yang bakal meluncur. Dalam sebuah keterangan pihak Suzuki hanya menampilkan 8 siluet sepeda motor.
Empat di antaranya merupakan siluet skutik sedangkan sisanya adalah motor berukuran besar. Model-model tersebut bakal diprioritaskan untuk pasar India terlebih dulu.
Sebelumnya skuter listrik yang menggunakan basis Burgman 125 juga dikatakan tengah dikembangkan selama beberapa tahun belakangan. Bahkan prototipe-nya beberapa kali tertangkap sedang uji jalan di India.
Dikutip dari Overdrive, detil paten terhadap modelnya juga sempat beredar di internet. Bisa dipastikan Suzuki akan meluncurkan mobil dan motor listrik pertamanya secara global di pertengahan 2023, namun terkhusus di pasar India.
Diberitakan oleh Reuters Suzuki Motor Corp akan menginvestasikan dana sebesar 4.5 triliun yen sepanjang 2030 untuk membantu riset, pengembangan dan pengeluaran dalam proses produksi baterai EV atau kendaraan listrik.
Rinciannya sebesar 2 triliun yen akan diinvestasikan untuk pengembangan elektrifikasi serta teknologi self driving atau kendali otonom. Sedangkan sisanya yakni 2.5 triliun yen akan dialokasikan untuk membangun plant baterai EV serta fasilitas energi terbaharukan.
Dari alokasi dana elektrifikasi sebesar 2 triliun yen tersebut, 500 miliar yen-nya akan diinvestasikan untuk baterai.
Langkah ini diambil Suzuki menyusul keputusan pabrikan lain yang sudah mulai menetapkan target penjualan kendaraan listrik tengah berkembang pesat. Pabrikan juga punya target untuk menjual EV hingga senilai 1 juta yen di 2023.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
09 April 2026, 18:06 WIB
Terkini
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya
10 Mei 2026, 21:33 WIB
Penta Prima Paint incar konsumen modifikator di ajang The Elite Showcase 2026, lima produk baru diluncurkan
10 Mei 2026, 20:18 WIB
MotoGP Prancis 2026 jadi momentum bersejarah untuk Aprilia, Martin hingga Ogura mampu menyabet podium
10 Mei 2026, 18:48 WIB
Wuling Eksion mendapatkan respons yang positif dari para konsumen di Tanah Air, ribuan unit terpesan
10 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati Indonesia menggelar ajang riding We Ride As One 2026 di Bali, libatkan lebih dari 100 peserta