Gaikindo Tegaskan Indonesia Mampu Suplai Pikap, Asal Diberi Waktu
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Dukung percepatan elektrifikasi, Suzuki luncurkan 8 motor listrik mulai 2024 mulai motor kecil hingga mid size
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Memasuki era elektrifikasi bukan jadi hal asing melihat pabrikan mulai memperkenalkan lini kendaraan listriknya kepada masyarakat. Baru-baru ini Suzuki mengumumkan rencana produksinya yang akan melibatkan lebih banyak kendaraan ramah lingkungan.
Dikutip dari keterangan resmi Global, Selasa (31/1) dikatakan bahwa Suzuki luncurkan 8 motor listrik mulai pertengahan 2024. Motor yang akan diperkenalkan merupakan motor kecil atau mid-size sebagai alat transportasi harian.
“Kami berencana untuk meluncurkan 8 model per 2030 dengan rasio baterai EV (Electric Vehicle) 25 persen,” tulis keterangan tersebut.
Sedangkan untuk sepeda motor berukuran lebih besar pihak pabrikan berencana untuk mengadopsi bahan bakar karbon netral. Secara keseluruhan nantinya 25 persen lini motor Suzuki sudah berupa EV.
Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait model yang bakal meluncur. Dalam sebuah keterangan pihak Suzuki hanya menampilkan 8 siluet sepeda motor.
Empat di antaranya merupakan siluet skutik sedangkan sisanya adalah motor berukuran besar. Model-model tersebut bakal diprioritaskan untuk pasar India terlebih dulu.
Sebelumnya skuter listrik yang menggunakan basis Burgman 125 juga dikatakan tengah dikembangkan selama beberapa tahun belakangan. Bahkan prototipe-nya beberapa kali tertangkap sedang uji jalan di India.
Dikutip dari Overdrive, detil paten terhadap modelnya juga sempat beredar di internet. Bisa dipastikan Suzuki akan meluncurkan mobil dan motor listrik pertamanya secara global di pertengahan 2023, namun terkhusus di pasar India.
Diberitakan oleh Reuters Suzuki Motor Corp akan menginvestasikan dana sebesar 4.5 triliun yen sepanjang 2030 untuk membantu riset, pengembangan dan pengeluaran dalam proses produksi baterai EV atau kendaraan listrik.
Rinciannya sebesar 2 triliun yen akan diinvestasikan untuk pengembangan elektrifikasi serta teknologi self driving atau kendali otonom. Sedangkan sisanya yakni 2.5 triliun yen akan dialokasikan untuk membangun plant baterai EV serta fasilitas energi terbaharukan.
Dari alokasi dana elektrifikasi sebesar 2 triliun yen tersebut, 500 miliar yen-nya akan diinvestasikan untuk baterai.
Langkah ini diambil Suzuki menyusul keputusan pabrikan lain yang sudah mulai menetapkan target penjualan kendaraan listrik tengah berkembang pesat. Pabrikan juga punya target untuk menjual EV hingga senilai 1 juta yen di 2023.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Maret 2026, 12:00 WIB
23 Februari 2026, 13:00 WIB
21 Februari 2026, 07:00 WIB
18 Februari 2026, 18:00 WIB
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik