KPK Beri Perhatian Lebih untuk Pengadaan Motor Listrik BGN
15 April 2026, 09:00 WIB
Dukung percepatan elektrifikasi, Suzuki luncurkan 8 motor listrik mulai 2024 mulai motor kecil hingga mid size
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Memasuki era elektrifikasi bukan jadi hal asing melihat pabrikan mulai memperkenalkan lini kendaraan listriknya kepada masyarakat. Baru-baru ini Suzuki mengumumkan rencana produksinya yang akan melibatkan lebih banyak kendaraan ramah lingkungan.
Dikutip dari keterangan resmi Global, Selasa (31/1) dikatakan bahwa Suzuki luncurkan 8 motor listrik mulai pertengahan 2024. Motor yang akan diperkenalkan merupakan motor kecil atau mid-size sebagai alat transportasi harian.
“Kami berencana untuk meluncurkan 8 model per 2030 dengan rasio baterai EV (Electric Vehicle) 25 persen,” tulis keterangan tersebut.
Sedangkan untuk sepeda motor berukuran lebih besar pihak pabrikan berencana untuk mengadopsi bahan bakar karbon netral. Secara keseluruhan nantinya 25 persen lini motor Suzuki sudah berupa EV.
Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait model yang bakal meluncur. Dalam sebuah keterangan pihak Suzuki hanya menampilkan 8 siluet sepeda motor.
Empat di antaranya merupakan siluet skutik sedangkan sisanya adalah motor berukuran besar. Model-model tersebut bakal diprioritaskan untuk pasar India terlebih dulu.
Sebelumnya skuter listrik yang menggunakan basis Burgman 125 juga dikatakan tengah dikembangkan selama beberapa tahun belakangan. Bahkan prototipe-nya beberapa kali tertangkap sedang uji jalan di India.
Dikutip dari Overdrive, detil paten terhadap modelnya juga sempat beredar di internet. Bisa dipastikan Suzuki akan meluncurkan mobil dan motor listrik pertamanya secara global di pertengahan 2023, namun terkhusus di pasar India.
Diberitakan oleh Reuters Suzuki Motor Corp akan menginvestasikan dana sebesar 4.5 triliun yen sepanjang 2030 untuk membantu riset, pengembangan dan pengeluaran dalam proses produksi baterai EV atau kendaraan listrik.
Rinciannya sebesar 2 triliun yen akan diinvestasikan untuk pengembangan elektrifikasi serta teknologi self driving atau kendali otonom. Sedangkan sisanya yakni 2.5 triliun yen akan dialokasikan untuk membangun plant baterai EV serta fasilitas energi terbaharukan.
Dari alokasi dana elektrifikasi sebesar 2 triliun yen tersebut, 500 miliar yen-nya akan diinvestasikan untuk baterai.
Langkah ini diambil Suzuki menyusul keputusan pabrikan lain yang sudah mulai menetapkan target penjualan kendaraan listrik tengah berkembang pesat. Pabrikan juga punya target untuk menjual EV hingga senilai 1 juta yen di 2023.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
09 April 2026, 18:06 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
02 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi
29 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk
29 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung agar bisa memfasilitas para pengendara di Kota Kembang hari ini