Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan
02 April 2025, 14:00 WIB
Toyota Sienta hilang dari situs resminya di Indonesia namun masih dijual dengan status Spot Order alias inden
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Sienta hilang dari website resminya di Indonesia sejak beberapa waktu lalu. Banyak orang menganggap bahwa mobil tersebut sudah dihentikan penjualannya di Tanah Air.
Anton Jimmy Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menampik hal tersebut. Ia memastikan bahwa Sienta masih dijual namun statusnya Spot Order.
“Sienta masih dijual tetapi Spot Order jadi unit baru dikirim sekitar tiga bulan sejak pemesanan dilakukan,” ungkapnya pada TrenOto.
Ia pun menambahkan bahwa tahun lalu Toyota Sienta masih memiliki peminat. Hal ini ditunjukkan dengan angka penjualan yang mencapai ratusan unit sepanjang 2022.
“Wholesales tahun lalu untuk mencapai 99 unit. Sementara retailsalesnya sebanyak 245 unit,” ungkapnya.
Sayangnya Ia menolak menjawab apakah pihaknya akan meluncurkan Toyota Sienta generasi kedua atau tidak. Pasalnya di Indonesia model tersebut terakhir kali diremajakan pada 2019 dan hanya mendapat sedikit ubahan.
Sementara di negara lain sudah mendapat generasi baru sejak Agustus 2022. Sienta telah menggunakan Toyota New Global Architecture (TNGA) yang juga disematkan di Yaris serta Yaris Cross.
Selain menggunakan platform baru, Toyota Sienta juga mendapat ubahan total pada desain eksterior maupun interior. Tampilan luarnya kini dibuat lebih mengkotak dibandingkan generasi sebelumnya.
Secara umum tampilan depannya menjadi sederhana karena tak ada garis aerodinamika yang rumit. Keunggulan utama di generasi sebelumnya yaitu Sliding Door tetap dipertahankan.
Masuk ke dalam kabin, dashboard tampil modern dengan beragam fitur. Mulai layar berukuran 10.2 inci, digital instrument cluster hingga konsol tengah yang posisinya tinggi.
Namun dari semua keunggulannya, Toyota hanya menyematkan air circulator seperti Calya untuk penumpang baris kedua. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan kebanyakan MPV di Indonesia karena memanfaatkan Double Blower.
Jantung mekanisnya menarik karena Toyota memberi dua pilihan yaitu mesin pembakaran konvensional dan hybrid. Untuk pilihan mesin bensin pelanggan mendapat Dynamic Force Engine berkapasitas 1.500 cc (M15A-FKS) yang sanggup mencapai efisiensi bahan bakar 18.3 km per liter.
Sementara varian hybrid diklaim mampu mencapai efisiensi bahan bakar lebih tinggi yaitu 28 km per liter. Hal ini dimungkinkan karena mesin Dynamic Force Engine (M15A-FXE) 1.500 cc telah dikawinkan dengan teknologi hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 14:00 WIB
25 Maret 2025, 16:05 WIB
24 Maret 2025, 21:00 WIB
22 Maret 2025, 13:00 WIB
21 Maret 2025, 22:08 WIB
Terkini
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan