Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Toyota Sienta hilang dari situs resminya di Indonesia namun masih dijual dengan status Spot Order alias inden
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Sienta hilang dari website resminya di Indonesia sejak beberapa waktu lalu. Banyak orang menganggap bahwa mobil tersebut sudah dihentikan penjualannya di Tanah Air.
Anton Jimmy Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menampik hal tersebut. Ia memastikan bahwa Sienta masih dijual namun statusnya Spot Order.
“Sienta masih dijual tetapi Spot Order jadi unit baru dikirim sekitar tiga bulan sejak pemesanan dilakukan,” ungkapnya pada TrenOto.
Ia pun menambahkan bahwa tahun lalu Toyota Sienta masih memiliki peminat. Hal ini ditunjukkan dengan angka penjualan yang mencapai ratusan unit sepanjang 2022.
“Wholesales tahun lalu untuk mencapai 99 unit. Sementara retailsalesnya sebanyak 245 unit,” ungkapnya.
Sayangnya Ia menolak menjawab apakah pihaknya akan meluncurkan Toyota Sienta generasi kedua atau tidak. Pasalnya di Indonesia model tersebut terakhir kali diremajakan pada 2019 dan hanya mendapat sedikit ubahan.
Sementara di negara lain sudah mendapat generasi baru sejak Agustus 2022. Sienta telah menggunakan Toyota New Global Architecture (TNGA) yang juga disematkan di Yaris serta Yaris Cross.
Selain menggunakan platform baru, Toyota Sienta juga mendapat ubahan total pada desain eksterior maupun interior. Tampilan luarnya kini dibuat lebih mengkotak dibandingkan generasi sebelumnya.
Secara umum tampilan depannya menjadi sederhana karena tak ada garis aerodinamika yang rumit. Keunggulan utama di generasi sebelumnya yaitu Sliding Door tetap dipertahankan.
Masuk ke dalam kabin, dashboard tampil modern dengan beragam fitur. Mulai layar berukuran 10.2 inci, digital instrument cluster hingga konsol tengah yang posisinya tinggi.
Namun dari semua keunggulannya, Toyota hanya menyematkan air circulator seperti Calya untuk penumpang baris kedua. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan kebanyakan MPV di Indonesia karena memanfaatkan Double Blower.
Jantung mekanisnya menarik karena Toyota memberi dua pilihan yaitu mesin pembakaran konvensional dan hybrid. Untuk pilihan mesin bensin pelanggan mendapat Dynamic Force Engine berkapasitas 1.500 cc (M15A-FKS) yang sanggup mencapai efisiensi bahan bakar 18.3 km per liter.
Sementara varian hybrid diklaim mampu mencapai efisiensi bahan bakar lebih tinggi yaitu 28 km per liter. Hal ini dimungkinkan karena mesin Dynamic Force Engine (M15A-FXE) 1.500 cc telah dikawinkan dengan teknologi hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 18:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV