Spesifikasi Motor Listrik SMEV yang Harganya di Atas Yamaha Xmax

Resmi diluncurkan kemarin (23/07), menarik untuk melihat lebih dekat spesifikasi motor listrik SMEV EM-1

Spesifikasi Motor Listrik SMEV yang Harganya di Atas Yamaha Xmax
Denny Basudewa

TRENOTO – Motor Listrik SMEV hadir di Indonesia dan meramaikan pasar otomotif Tanah Air. Kendaraan yang menggunakan tenaga listrik berbasis baterai sebagai sumber dayanya, desainnya tidak seperti kuda besi umum di jalan raya.

Berbekal pengalaman Studio Motor sebagai bengkel modifikasi selama 15 tahun, lahirlah SMEV (Studio Motor Electric Vehicle). Motor listrik SMEV berkat kerjasama dengan berbagai pihak terkait.

Menjadi menarik karena motor ramah lingkungan buatan anak bangsa tersebut bisa dikustomisasi. Sehingga konsumen bisa memiliki unit spesial yang sesuai kebutuhan dan selera masing-masing.

SMEV EM-1
Photo : TrenOto

Motor listrik SMEV dikembangkan menggunakan dua basic platform. Keduanya masih bisa mendapatkan personalisasi berdasarkan ide pemiliknya.

Setidaknya terdapat delapan pilihan aksesoris yang bisa dipilih mengikuti keinginan konsumen. Meskipun SMEV sendiri bisa dipinang dalam kondisi dasar atau basic.

Baca Juga : Motor Listrik SMEV Racikan Tangsel Meluncur Tenaganya Besar

Pilihan Aksesori Motor Listrik SMEV

  • Baterai : 72V 30 Ah, 72V 35 Ah dan 72V 40 Ah
  • Lampu Depan : Bulat besar, persegi bertumpuk, persegi vertikal atau bulat-bulat kecil
  • Lampu Belakang : Kotak kecil, elips dan lain sebagainya
  • Stiker : Tersedia berbagai macam decals yang bisa dipilih
  • Warna : Hijau, kuning, merah, hitam dan putih
  • Pelek : Palang dan jari-jari
  • Ban : onroad, offroad atau dual purpose

“Makanya kami selalu mengajak diskusi kepada seluruh konsumen sebelum motor dirakit. Mereka bisa melihat langsung proses pengerjaan hingga memasang berbagai komponen sendiri,” kata Donny Ariyanto, Founder SMEV di Jakarta (23/07).

Meskipun baru diluncurkan kemarin, namun dikatakan bahwa motor listrik SMEV sudah puluhan orang sudah tertarik untuk meminangnya. Pihak SMEV sendiri menargetkan 15 unit terjual setiap bulannya.

Spesifikasi Motor Listrik SMEV EM-1

SMEV EM-1
Photo : TrenOto
  • Nama kendaraan : SMEV EM-1
  • Jenis : Bebek Trail
  • Dinamo : 3.000 watt
  • Baterai : Lithium Ion LG 72V 40Ah
  • Jarak Tempuh : 110 km
  • Kecepatan Maksimal : 105 km per jam
  • Bodi : Serat karbon kevlar

Sebagai bentuk kepedulian akan energi berkelanjutan, diklaim bahwa setiap pembelian SMEV akan dikonversi dengan penanaman 5 pohon di berbagai lokasi.

Harga SMEV EM-1 Rp79 jutaan kondisi basic. Konsumen seperti disebutkan di atas bisa melakukan berbagai sentuhan sesuai minat.


Terkini

mobil
BAIC T1

BAIC T1, Rival Kuat EV Kompak Bertabur Fitur Premium

GIIAS 2026 bakal jadi panggung perdana BAIC T1 debut di pasar Indonesia, simak deretan keunggulannya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 27 Juli 2026, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C

mobil
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 Juli 2026

Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek Lagi Titik Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 27 Juli 2026

KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya

motor
Motor Baru

IDRS Tawarkan Program Pengujian Motor Baru Pakai Standar PBB

IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air

mobil
Lynk & Co

Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia

Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026