Simpang Siur Insentif Motor Listrik, ESDM: Perlu Perpres
03 September 2026, 07:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Insentif motor listrik masih terus jadi perdebatan akhir-akhir ini. Sebab banyak pihak yang menantikan bantuan itu dikucurkan.
Berangkat dari hal tersebut, pemerintah coba mempercepat proses pencairan insentif satu ini.
“Harusnya si September udah jalan itu, subsidi motor listriknya,” ungkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan (Menkeu) di Antara, Rabu (19/06).
Sayang Purbaya masih belum bisa mengungkap lebih jauh, bagaimana skema bantuan itu akan diberikan ke masyarakat.
Hal itu karena sampai sekarang, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi dasar pelaksanaan kebijakan tersebut belum diterbitkan.
Menkeu mengatakan bakal bertemu dengan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian untuk melakukan koordinasi.
“Dia (Agus Gumiwang) belum bicara sama saya, saya datengin dia besok,” Purbaya melanjutkan.
Memang sebelumnya Agus menjelaskan bahwa, insentif motor listrik sebesar Rp 5 juta per unit masih menunggu penerbitan PMK.
Ia menjelaskan kalau Kementerian Perindustrian sudah siap menjalankan program tersebut dalam waktu dekat.
Akan tetapi, mereka baru dapat melaksanakannya setelah aturan dari Kementerian Keuangan diterbitkan.
“Kita sudah siap, Kementerian Perindustrian sebagai kementerian teknis sudah siap,” tutur Agus.
Agus menambahkan, daftar merek motor listrik yang akan mendapatkan insentif masih dibahas bersama dengan beberapa pihak.
Mulai dari Kementerian Perindustrian, Danantara maupun Kementerian Keuangan agar bisa berjalan sempurna.
Seperti diberitakan sebelumnya, Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menyambut baik rencana pemerintah memberikan insentif untuk satu juta unit kendaraan roda dua setrum.
Mereka menilai bantuan diberikan para pembantu Presiden Prabowo Subianto ini merupakan instrumen yang penting.
Sebab dapat mendorong minat masyarakat dalam penggunaan kendaraan roda dua elektrik, sekaligus memperkuat industri Electric Vehicle (EV).
“Ini sudah terbukti di 2023-2024, adanya bantuan pembelian sepeda motor listrik ini maka adopsinya cukup meningkat pesat,” kata Hanggoro Ananta Khrisna, Sekretaris Jenderal Aismoli dalam kesempatan berbeda.
Meski begitu, Aismoli tetap menunggu bagaimana mekanisme bantuan tersebut bakal diberikan kepada masyarakat serta industri.
Termasuk untuk urusan jenis bantuan, sasaran penerima sampai skema penyaluran yang akan menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas kebijakan itu.
Aismoli juga menyatakan kesiapannya, jika memang harus terlibat dalam pembahasan kebijakan apabila pemerintah membutuhkan masukan dari pelaku industri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 07:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
Terkini
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan