Opsi Handgrip Skutik Premium yang Bisa Bikin Tampil Beda
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Vespa LX 125 resmi dihentikan produksinya di Indonesia dan digantikan dengan versi baru bermesin lebih besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Piaggio Indonesia resmi menghentikan perakitan Vespa LX 125 di Tanah Air. Keputusan tersebut diambil setelah diluncurkannya LX i-Get 150 beberapa waktu lalu.
Selama ini, Vespa LX 125 merupakan salah satu tulang punggung penjualan. Dihentikannya produksi tersebut tentu mendapat perhatian dari para penggemarnya.
“Vespa LX 125 sudah tidak lagi diproduksi di Indonesia karena digantikan dengan LX 150,” ungkap Ayu Hapsari, PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia.
Namun ia mengaku bahwa Vespa LX 125 masih bisa ditemukan di beberapa diler di Indonesia. Hal ini karena memang masih ada beberapa unit yang tersisa di sejumlah outlet.
“Kalau jumlahnya kurang tahu tapi tentu terbatas karena berdasarkan sisa unit yang tersedia di diler,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Vespa LX mendapat pembaruan dengan dipasangkannya mesin i-Get berkapasitas 154,8 cc. Jantung pacu tersebut mampu melepas tenaga sebesar 12,3 hp pada 7.750 rpm sementara torsi puncaknya menyentuh 12,4 Nm di 6.750 rpm.
Daya itu kemudian disalurkan ke roda belakang melalui transmisi Continuous Variable Transmission (CVT).
Selain mendapat pengembangan dari sisi sektor mesin, motor juga sudah dibekali berbagai fitur kekinian. Mulai dari lampu utama LED dengan fitur light always on hingga panel instrumen kombinasi analog dan digital.
Agar tampilannya semakin menarik, Piaggio Indonesia juga menambahkan beberapa warna baru, mulai dari Lilac Euforico, Green Amabile, Red Scarlatto hingga White Innocente.
Pada seluruh pilihan warna dipadukan dengan handle grip serta jok berwarna abu-abu. Tak lupa ada aksen putih pada front tie dan pelek.
Sementara itu bila membahas dimensi, Vespa LX i-Get 150 cc memiliki lebar 705 mm, panjang 1.770 mm dan tinggi 785 mm. Kemudian untuk jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 1.280 mm.
Vespa LX i-Get 150 cc dibanderol Rp 46,5 juta atau sedikit lebih mahal ketimbang model sebelumnya yang dilepas Rp 45,3 jutaan. Pabrikan juga telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan untuk memudahkan pelanggan melakukan pembelian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
27 September 2026, 20:20 WIB
24 September 2026, 07:00 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9