Wholesales Motor Baru di November 2025 Merosot, Hanya 523 Ribu
08 Desember 2025, 09:00 WIB
Vespa LX 125 resmi dihentikan produksinya di Indonesia dan digantikan dengan versi baru bermesin lebih besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Piaggio Indonesia resmi menghentikan perakitan Vespa LX 125 di Tanah Air. Keputusan tersebut diambil setelah diluncurkannya LX i-Get 150 beberapa waktu lalu.
Selama ini, Vespa LX 125 merupakan salah satu tulang punggung penjualan. Dihentikannya produksi tersebut tentu mendapat perhatian dari para penggemarnya.
“Vespa LX 125 sudah tidak lagi diproduksi di Indonesia karena digantikan dengan LX 150,” ungkap Ayu Hapsari, PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia.
Namun ia mengaku bahwa Vespa LX 125 masih bisa ditemukan di beberapa diler di Indonesia. Hal ini karena memang masih ada beberapa unit yang tersisa di sejumlah outlet.
“Kalau jumlahnya kurang tahu tapi tentu terbatas karena berdasarkan sisa unit yang tersedia di diler,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Vespa LX mendapat pembaruan dengan dipasangkannya mesin i-Get berkapasitas 154,8 cc. Jantung pacu tersebut mampu melepas tenaga sebesar 12,3 hp pada 7.750 rpm sementara torsi puncaknya menyentuh 12,4 Nm di 6.750 rpm.
Daya itu kemudian disalurkan ke roda belakang melalui transmisi Continuous Variable Transmission (CVT).
Selain mendapat pengembangan dari sisi sektor mesin, motor juga sudah dibekali berbagai fitur kekinian. Mulai dari lampu utama LED dengan fitur light always on hingga panel instrumen kombinasi analog dan digital.
Agar tampilannya semakin menarik, Piaggio Indonesia juga menambahkan beberapa warna baru, mulai dari Lilac Euforico, Green Amabile, Red Scarlatto hingga White Innocente.
Pada seluruh pilihan warna dipadukan dengan handle grip serta jok berwarna abu-abu. Tak lupa ada aksen putih pada front tie dan pelek.
Sementara itu bila membahas dimensi, Vespa LX i-Get 150 cc memiliki lebar 705 mm, panjang 1.770 mm dan tinggi 785 mm. Kemudian untuk jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 1.280 mm.
Vespa LX i-Get 150 cc dibanderol Rp 46,5 juta atau sedikit lebih mahal ketimbang model sebelumnya yang dilepas Rp 45,3 jutaan. Pabrikan juga telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan untuk memudahkan pelanggan melakukan pembelian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Desember 2025, 09:00 WIB
04 Desember 2025, 10:00 WIB
29 November 2025, 11:00 WIB
11 November 2025, 14:00 WIB
06 November 2025, 14:53 WIB
Terkini
11 Desember 2025, 14:00 WIB
Pramac Yamaha menjadi skuad pertama yang akan memamerkan tampilan motor balap baru mereka untuk MotoGP 2026
11 Desember 2025, 13:00 WIB
Jaecoo J5 EV mulai didistribusikan ke konsumen, masuk tiga besar mobil listrik terlaris pada November 2025
11 Desember 2025, 12:00 WIB
Salah satu diskon motor matic Honda yang bisa dimanfaatkan jelang Nataru adalah untuk pembelian Vario 160
11 Desember 2025, 11:00 WIB
Penjualan mobil baru di 2026 diprediksi tak lebih dari 800 ribu unit tanpa insentif otomotif dari pemerintah
11 Desember 2025, 10:00 WIB
Mitsubishi Fuso Canter menjadi andalan PT Superior Prima Sukses untuk mendistribusikan hasil produksi mereka
11 Desember 2025, 09:00 WIB
Kemenhub menghadirkan program mudik gratis untuk menurunkan risiko kecelakaan yang biasa terjadi di jalan
11 Desember 2025, 08:00 WIB
Penjualan Polytron yang hanya ratusan unit membuat mereka lebih realistis dalam menjual mobil listrik
11 Desember 2025, 07:00 WIB
BYD Atto 1 masih jadi mobil terlaris November 2025 dengan wholesales mencapai 8.333 unit, unggul dari Toyota Avanza