Cek Daftar Harga BBM September 2026, Diesel Melambung Tinggi
01 September 2026, 20:09 WIB
Pertamina gandeng Gojek bangun Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) bagi para drive ojol
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pertamina gandeng Gojek untuk mempercepat ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Dalam kerjasamanya, PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading akan mengembangkan infrastruktur hilir motor listrik yakni pilot komersial Battery Swapping Station (BSS) atau Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
Salah satu tantangan dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik adalah lamanya pengisian daya. Kondisi tersebut cukup untuk membuat masyarakat ragu untuk mengganti kendaraan konvensional mereka ke kendaraan listrik.
Kondisi tersebut sudah disadari oleh banyak pihak, sehingga muncul ide untuk memgembangkan layanan BSS oleh Pertamina Patra Niaga. Mereka pun tidak bekerja sendirian karena menggandeng Gojek yang telah bekerjasama dengan PT Toba Bara Sejahtera Tbk dalam membentuk perusahaan patungan bernama Electrum. Tak hanya itu, mereka juga menggandeng Gesits dan Gogoro, perusahaan sepeda motor listrik asal Taiwan.
“Pertamina Patra Niaga ingin berkontribusi mendukung program pemerintah untuk mempercepat transisi energi, khususnya ekosistem EV Pada pilot komersial tersebut driver Gojek akan menggunakan motor listrik Gesits dan Gogoro dengan layanan BSS dilakukan oleh Pertamina,” terang Alfian Nasution, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, SH C&T.
Pada tahap awal ini Pertamina Patra Niaga rencananya akan melakukan pilot komersial BSS di Jakarta yang tersebar di 7 (tujuh) titik lokasi SPBU Green Energy Station (GES). Setidaknya ada 500 kendaraan motor listrik dari mitra Gojek dengan brand Gesits dan Gogoro yang akan mendukung pilot komersial BSS.
“Saat ini seluruh proses persiapan pilot komersial sudah selesai dan Pertamina Patra Niaga akan segera launching bisnis SPBKLU di SPBU. Ini adalah komitmen Pertamina Patra Niaga bersama Electrum dan Gesits mendukung program pemerintah mengenai percepatan transisi energi yang lebih bersih,” tambahnya.
Ke depan, Pertamina Group melalui kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga bersama Pertamina Power Indonesia (PPI) juga akan terus mengembangkan EV Ecosystem secara terintegrasi. PPI akan berpartisipasi dalam pengembangan industri baterai terintegrasi dari hulu ke hilir dengan target kapasitas produksi 140 GWh pada tahun 2029 yang dikelola oleh PT Industri Baterai Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 September 2026, 20:09 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
02 September 2026, 09:00 WIB
Mobil konsep Hyundai Boulder kian dekat diproduksi massal, begini tampilan konsep dan paten desainnya
02 September 2026, 07:00 WIB
Toyota Celica Sport berpeluang menawarkan lebih banyak keunggulan dari rival terdekatnya, Honda Prelude
02 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini sudah beroperasi melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
02 September 2026, 06:00 WIB
Agar perjalanan menuju Ibu Kota lancar hari ini (02/09), simak jadwal dan titik lokasi Ganjil Genap Jakarta
02 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta. simak lokasi dan biayanya
01 September 2026, 20:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI baru-baru ini diketahui membeli MPV bertenaga listrik Xpeng X9
01 September 2026, 20:09 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo kompak menaikan harga BBM jenis diesel mereka dengan besaran bervariasi
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam