Penjualan Motor di Indonesia Bisa Tertolong Belanja Pemerintah
18 September 2025, 12:00 WIB
Meski sempat mengalami penurunan di Mei dan Juni 2022, penjualan motor Juli 2022 di Indonesia kembali naik
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Setelah dua bulan mengalami penurunan karena kelangkaan chip semikonduktor, penjualan motor Juli 2022 kembali menunjukan tren positif karena mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.
Seperti dilansir data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor secara wholesales (pabrik ke dealer) pada Juli 2022 berada di angka 326.452 unit.
Angka tersebut mengalami peningkatan 10 persen dibandingkan periode yang sama bulan lalu. Tercatat, penjualan sepeda motor pada Juni 2022 berada di angka 296.334 unit.
Dari tiga model yang ditawarkan, skuter matik (skutik) masih mendominasi penjualan dengan pangsa pasar mencapai 86.99 persen. Selanjutnya terdapat segmen bebek dengan pangsa pasar 7.43 persen dan sport 5.58 persen.
Namun, penurunan penjualan terjadi dari sisi ekspor. AISI menyebut, penurunan untuk penjualan ke luar negeri berada di angka 0.27 persen bila dibandingkan Juni 2022.
Khusus Juli 2022 ekspor yang mampu dikukuhkan berada di angka 71.420 unit, sedangkan bulan keenam tahun ini hanya berhasil mencatatkan 71.618 unit.
Dari data yang ada diketahui ekspor kendaraan mendominasi masih dipegang skutik dengan persentase mencapai 70.6 persen, disusul sport di angka 18.3 persen dan bebek 11.1 persen.
Bila bicara akumulatif, penjualan motor sejak Januari hingga Juli 2022 di Indonesia berhasil menyentuh angka 2.573.079 unit. Sedangkan pencapaian ekspor berada di angka 417.967 unit.
Terdapat lima merek kendaraan yang terdaftar menjadi anggota, Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, potensi peningkatan penjualan motor di 2022 masih terbuka lebar. Terlebih pertumbuhan penjualan tahun lalu naik cukup signifikan.
"Kami harapkan tren positif ini berlanjut ke 2022 yang kami prediksi akan tumbuh 2 hingga 8 persen atau 5,1 juta hingga 5,4 juta unit. Ini akan memberikan multiplier effect yang positif buat industri terkait,” kata Sigit beberapa waktu lalu.
Tercatat, penjualan motor sepanjang 2021 berhasil mengukuhkan angka penjualan 5.057.516 unit. Angka tersebut mengalami peningkatan hingga 38 persen dibandingkan 2020.
Kenaikan yang terjadi menjadi buktinya adanya perbaikan dan peningkatan penjualan di sektor otomotif setelah pandemi Covid-19 terjadi secara global. Meski belum pulih sepenuhnya, industri sepeda motor mampu bangkit di 2021 meski tak mendapatkan insentif PPnBM seperti kendaraan roda empat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 September 2025, 12:00 WIB
20 Agustus 2025, 15:00 WIB
19 Agustus 2025, 10:00 WIB
15 Agustus 2025, 12:00 WIB
07 Maret 2025, 11:24 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya
12 Desember 2025, 06:00 WIB
Tak perlu khawatir ketika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung