Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Penjualan motor Honda di Indonesia pada Januari dan Februari mengalami penurunan akibat pemilu dan bencana
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Momen Pemilu (Pemilihan Umum) dan terjadinya bencana alam membawa dampak bagi penjualan motor di Indonesia. Seperti dirasakan oleh PT AHM (Astra Honda Motor) di Januari serta Februari 2024.
Meski jenama asal Jepang masih menjadi penguasa pasar kendaraan roda dua di Tanah Air dengan angka 76 persen, namun dalam dua bulan terakhir mengalami penurunan jika dibandingkan data secara Year On Year.
Hal itu disampaikan langsung Thomas Wijaya, Executive Vice President Director PT AHM. Menurutnya kondisi tersebut karena sejumlah faktor yang ada di Indonesia.
“Dalam dua bulan awal terkoreksi sekitar tiga persen. Situasi politik terkait dengan pemilu dan ekonomi di berbagai daerah karena cuaca serta bencana di awal tahun jadi penyebab,” ungkap Thomas di Jakarta Selatan, Selasa (26/3).
Memang Thomas menyebut kalau tantangan geopolitik, geoekonomi, tekanan dari ekonomi global menjadi masalah serius buat penjualan motor Honda di Indonesia.
Sementara fakta di atas turut diaminkan Octavianus Dwi Putro, Marketing Director PT AHM. Dia menilai penjualan motor terkoreksi di sejumlah wilayah di Tanah Air.
“Yang terpengaruh lebih banyak pulau Jawa sebenarnya. Beberapa bulan terakhir curah hujan tinggi, kemudian panen ditunda juga sejumlah daerah dilanda banjir itu berdampak ke kita,” kata Octavianus.
Sebagai informasi, menurut data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) penjualan motor domestik pada Januari dan Februari 2024 mencapai 1.151.343 unit.
Jumlah tersebut masih di bawah sedikit dari 2023 yang menyentuh angka 1.190.918 unit. Sehingga terdapat penurunan sebesar 39.575 unit.
Di sisi lain beberapa waktu lalu Hari Budianto, Sekretaris Umum AISI mengatakan Pemilu 2024 cukup berdampak bagi penjualan motor, namun tidak terlalu besar.
“Selama ini Pemilu juga tak pernah berdampak signifikan terhadap industri sepeda motor,” pungkas Hari Budianto.
AISI sendiri menargetkan penjualan motor nasional bisa menyentuh angka 6.5 juta unit sepanjang Januari hingga Desember 2024.
Angka tersebut ditetapkan bukan tanpa alasan, sebab pada 2023 AISI menuai hasil manis. Penjualan motor nasional berhasil menyentuh 6.2 juta unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
30 Juli 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda