Penjualan Motor Honda di Indonesia Turun Imbas Pemilu dan Bencana

Penjualan motor Honda di Indonesia pada Januari dan Februari mengalami penurunan akibat pemilu dan bencana

Penjualan Motor Honda di Indonesia Turun Imbas Pemilu dan Bencana
Satrio Adhy

KatadataOTO – Momen Pemilu (Pemilihan Umum) dan terjadinya bencana alam membawa dampak bagi penjualan motor di Indonesia. Seperti dirasakan oleh PT AHM (Astra Honda Motor) di Januari serta Februari 2024.

Meski jenama asal Jepang masih menjadi penguasa pasar kendaraan roda dua di Tanah Air dengan angka 76 persen, namun dalam dua bulan terakhir mengalami penurunan jika dibandingkan data secara Year On Year.

Hal itu disampaikan langsung Thomas Wijaya, Executive Vice President Director PT AHM. Menurutnya kondisi tersebut karena sejumlah faktor yang ada di Indonesia.

“Dalam dua bulan awal terkoreksi sekitar tiga persen. Situasi politik terkait dengan pemilu dan ekonomi di berbagai daerah karena cuaca serta bencana di awal tahun jadi penyebab,” ungkap Thomas di Jakarta Selatan, Selasa (26/3).

Alasan AHM Beri Garansi Rangka Motor Honda 5 Tahun
Photo : TrenOto

Memang Thomas menyebut kalau tantangan geopolitik, geoekonomi, tekanan dari ekonomi global menjadi masalah serius buat penjualan motor Honda di Indonesia.

Sementara fakta di atas turut diaminkan Octavianus Dwi Putro, Marketing Director PT AHM. Dia menilai penjualan motor terkoreksi di sejumlah wilayah di Tanah Air.

“Yang terpengaruh lebih banyak pulau Jawa sebenarnya. Beberapa bulan terakhir curah hujan tinggi, kemudian panen ditunda juga sejumlah daerah dilanda banjir itu berdampak ke kita,” kata Octavianus.

Sebagai informasi, menurut data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) penjualan motor domestik pada Januari dan Februari 2024 mencapai 1.151.343 unit.

Jumlah tersebut masih di bawah sedikit dari 2023 yang menyentuh angka 1.190.918 unit. Sehingga terdapat penurunan sebesar 39.575 unit.

Di sisi lain beberapa waktu lalu Hari Budianto, Sekretaris Umum AISI mengatakan Pemilu 2024 cukup berdampak bagi penjualan motor, namun tidak terlalu besar.

New Honda ADV 160 Dapat Tampilan Baru, Semakin Sporti
Photo : AHM

“Selama ini Pemilu juga tak pernah berdampak signifikan terhadap industri sepeda motor,” pungkas Hari Budianto.

AISI sendiri menargetkan penjualan motor nasional bisa menyentuh angka 6.5 juta unit sepanjang Januari hingga Desember 2024.

Angka tersebut ditetapkan bukan tanpa alasan, sebab pada 2023 AISI menuai hasil manis. Penjualan motor nasional berhasil menyentuh 6.2 juta unit.


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Solid Terdepan

Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona 

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia