Honda Jazz Facelift Bangkit di Cina, Tampilan Jadi Lebih Segar
28 Desember 2025, 09:00 WIB
Penjualan motor Honda di Indonesia pada Januari dan Februari mengalami penurunan akibat pemilu dan bencana
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Momen Pemilu (Pemilihan Umum) dan terjadinya bencana alam membawa dampak bagi penjualan motor di Indonesia. Seperti dirasakan oleh PT AHM (Astra Honda Motor) di Januari serta Februari 2024.
Meski jenama asal Jepang masih menjadi penguasa pasar kendaraan roda dua di Tanah Air dengan angka 76 persen, namun dalam dua bulan terakhir mengalami penurunan jika dibandingkan data secara Year On Year.
Hal itu disampaikan langsung Thomas Wijaya, Executive Vice President Director PT AHM. Menurutnya kondisi tersebut karena sejumlah faktor yang ada di Indonesia.
“Dalam dua bulan awal terkoreksi sekitar tiga persen. Situasi politik terkait dengan pemilu dan ekonomi di berbagai daerah karena cuaca serta bencana di awal tahun jadi penyebab,” ungkap Thomas di Jakarta Selatan, Selasa (26/3).
Memang Thomas menyebut kalau tantangan geopolitik, geoekonomi, tekanan dari ekonomi global menjadi masalah serius buat penjualan motor Honda di Indonesia.
Sementara fakta di atas turut diaminkan Octavianus Dwi Putro, Marketing Director PT AHM. Dia menilai penjualan motor terkoreksi di sejumlah wilayah di Tanah Air.
“Yang terpengaruh lebih banyak pulau Jawa sebenarnya. Beberapa bulan terakhir curah hujan tinggi, kemudian panen ditunda juga sejumlah daerah dilanda banjir itu berdampak ke kita,” kata Octavianus.
Sebagai informasi, menurut data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) penjualan motor domestik pada Januari dan Februari 2024 mencapai 1.151.343 unit.
Jumlah tersebut masih di bawah sedikit dari 2023 yang menyentuh angka 1.190.918 unit. Sehingga terdapat penurunan sebesar 39.575 unit.
Di sisi lain beberapa waktu lalu Hari Budianto, Sekretaris Umum AISI mengatakan Pemilu 2024 cukup berdampak bagi penjualan motor, namun tidak terlalu besar.
“Selama ini Pemilu juga tak pernah berdampak signifikan terhadap industri sepeda motor,” pungkas Hari Budianto.
AISI sendiri menargetkan penjualan motor nasional bisa menyentuh angka 6.5 juta unit sepanjang Januari hingga Desember 2024.
Angka tersebut ditetapkan bukan tanpa alasan, sebab pada 2023 AISI menuai hasil manis. Penjualan motor nasional berhasil menyentuh 6.2 juta unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 09:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
25 Desember 2025, 15:00 WIB
25 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025
29 Desember 2025, 10:00 WIB
Harga kompetitif dan desain eksterior boxy bakal jadi faktor penting buat konsumen mobil listrik di 2026
29 Desember 2025, 09:00 WIB
Terdapat banyak pilihan produk pada segmen motor bebek, seperti contoh TVS LX100 dengan banderol kompetitif
29 Desember 2025, 08:00 WIB
Penyekatan kendaraan pada Car Free Night Puncak akan dilakukan sejak sore dan diawasi oleh puluhan petugas