Honda Berharap Musim Panen Raya Bantu Dorong Penjualan Motor
07 Maret 2025, 11:24 WIB
Masih pandemi, penjualan motor Honda di wilayah Jakarta dan Tanggerang mengalami kenaikan sepanjang 2021
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Main Dealer sepeda motor Honda di wilayah Jakarta Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) berhasil mengalami peningatan penjualan sepanjang 2021.
"Pasar roda dua mulai membaik. Hampir di semua lini tipe yang dipasarkan terserap dengan baik oleh konsumen kami di Jakarta dan Tangerang. Patut kami ucapkan apresiasi tertinggi untuk kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan,” kata Olivia Widyasuwita, Head of Marketing Wahana dalam siaran resminya.
Untuk 2021, Wahana menegaskan penjualan kendaraan mengalami kenaikan hingga 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika 2020 penjualan yang mampu dicapai hanya 221 ribu, tahun lalu kendaraan berhasil terjual hingga 271.1 ribu unit.
Dari semua jajaran produk yang ditawarkan, skuter matik (skutik) menjadi penyumbang terbesar dengan angka penjualan sebanyak 259 ribu unit.
Menjadi yang paling laris, Honda Beat berhasil menduduki peringkat pertama, disusul Honda Scoopy. Sementara peringkat ketiga terdapat Honda Vario diikuti oleh skutik premium Honda PCX.
Terkait sistem pembelian, konsumen yang memilih melakukan pembayaran dengan cara kredit megalami pertumbuhan hingga 17 persen sepanjang 2021.
"Hal ini menunjukkan adanya gerakan positif ekonomi masyarakat hususnya di Jakarta Tangerang. Sekali lagi terima kasih untuk konsumen setia kami di Jakarta dan Tangerang yang tetap memilih Honda sebagai pilihan terbaik, “ ujar Olivia.
Penjualan sepeda motor sepanjang 2021 mengalami peningkatan hingga 38 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), distribusi dari pabrik ke dealer tahun lalu mencapai 5.057.516 unit kendaraan.
Terkait motor terlaris, data yang sama menyebut, segmen skuter matik (skutik) masih mendominasi penjualan di Indonesia. Terbukti, kontribusinya mencapai 87,58 persen.
Selanjutnya terdapat motor sport yang mampu berkontribusi hingga 6,30 persen, sedangkan segmen underbone hanya 6,12 persen.
Melihat perbaikan yang terjadi, Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI mengatakan, potensi peningkatan penjualan sepeda motor di 2022 masih bisa terjadi. Terlebih pertumbuhan tahun lalu cukup signifikan.
"Kami harapkan tren positif ini berlanjut ke 2022, yang kami prediksi akan tumbuh 2 hingga 8 persen atau 5,1 juta hingga 5,4 juta unit. Ini akan memberikan multiplier effect yang positif buat industri terkait,” kata Sigit beberapa waktu lalu.
Kendati pasar motor domestik belum pulih seutuhnya, Sigit menilai, kemampuan pemerintah mengendalikan Covid-19 mampu mendorong kepercayaan masyarakat untuk melakukan mobilitas.
“Tahun depan kami tetap memiliki tantangan terutama untuk mengelola dampak kenaikan PPN 11 persen yang berpotensi menaikkan harga jual. Selain itu, kami harapkan harga komoditi juga bisa kondusif,” ujarnya
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Maret 2025, 11:24 WIB
31 Januari 2025, 11:00 WIB
10 Desember 2024, 09:00 WIB
04 Desember 2024, 08:00 WIB
19 November 2024, 10:00 WIB
Terkini
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan