Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Pemotor dilarang masuk pelabuhan Merak dan dialihkan ke Ciwandan agar kepadatan lalu lintas dapat terurai
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski tidak disarankan tetap saja akan ada pemudik yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasinya. Bahkan tidak sedikit dari mereka membawa menyebrang ke Sumatera.
Kondisi ini tentu akan membuat pelabuhan Merak menjadi lebih padat dibandingkan biasanya. Oleh karena itu Kementerian Perhubungan menyiapkan beragam strategi agar kondisi terburuk bisa dihindari.
Salah satunya adalah mengalihkan pemudik yang menggunakan sepeda motor dan kendaraan barang ke pelabuhan Ciwandan di Kotamadya Cilegon. Sementara mobil penumpang serta bus tetap menyebrang dari pelabuhan Merak.
“Untuk kendaraan truk bahan pangan dan sebagainya bisa masuk ke Ciwandan. Ini sudah kami survei serta siapkan fasilitasnya,” ungkap Brigjen Pol. Aan Suhanan, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri.
Rencananya pengalihan akan dilakukan mulai dari H-7 Idul Fitri sampai H+8. Beragam persiapan pun telah dilakukan sehingga diyakini pelabuhan Ciwandan bisa memenuhi kebutuhan pemudik.
Selain pemotor dilarang masuk pelabuhan Merak pihaknya telah menyiapkan strategi tambahan yaitu penundaan perjalanan atau delaying system. Dengan ini maka pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi akan ditahan di rest area.
Strategi tersebut dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan di mulut Dermaga Merak. Karena bila tidak dilakukan delaying system atau buffer zone maka arus dari Jakarta atau dari Timur bisa terus mengalir sementara kapasitas pelabuhan Merak sangat terbatas.
“Jadi kami terpaksa melakukan strategi delaying system. Memang pahit karena perjalanan masyarakat tertunda di KM 43, KM 68 atau KM 97 namun semua untuk keselamatan kita bersama,” kata Aan memaparkan.
Strategi ini sudah berhasil dilakukan tahun lalu saat menangani arus mudik di pelabuhan Bakauheni dan dinilai efektif. Oleh karenanya strategi serupa akan diterapkan saat mudik dengan harapan membuat perjalanan lebih lancar.
Strategi ini pun diapresiasi Cucu Mulyana, Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Menurutnya pemerintah memang harus lebih aktif dalam mengatur lalu lintas dan mengurangi potensi kemacetan di pelabuhan Merak.
“Kami mendorong Kementerian PUPR untuk segera merealisasikan buffer zone di KM 97 di Merak,” tegas Cucu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia