Simak Lokasi Pembatasan Angkutan Barang saat Nataru 2025-2026
18 Desember 2025, 15:00 WIB
Pemotor dilarang masuk pelabuhan Merak dan dialihkan ke Ciwandan agar kepadatan lalu lintas dapat terurai
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski tidak disarankan tetap saja akan ada pemudik yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasinya. Bahkan tidak sedikit dari mereka membawa menyebrang ke Sumatera.
Kondisi ini tentu akan membuat pelabuhan Merak menjadi lebih padat dibandingkan biasanya. Oleh karena itu Kementerian Perhubungan menyiapkan beragam strategi agar kondisi terburuk bisa dihindari.
Salah satunya adalah mengalihkan pemudik yang menggunakan sepeda motor dan kendaraan barang ke pelabuhan Ciwandan di Kotamadya Cilegon. Sementara mobil penumpang serta bus tetap menyebrang dari pelabuhan Merak.
“Untuk kendaraan truk bahan pangan dan sebagainya bisa masuk ke Ciwandan. Ini sudah kami survei serta siapkan fasilitasnya,” ungkap Brigjen Pol. Aan Suhanan, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri.
Rencananya pengalihan akan dilakukan mulai dari H-7 Idul Fitri sampai H+8. Beragam persiapan pun telah dilakukan sehingga diyakini pelabuhan Ciwandan bisa memenuhi kebutuhan pemudik.
Selain pemotor dilarang masuk pelabuhan Merak pihaknya telah menyiapkan strategi tambahan yaitu penundaan perjalanan atau delaying system. Dengan ini maka pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi akan ditahan di rest area.
Strategi tersebut dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan di mulut Dermaga Merak. Karena bila tidak dilakukan delaying system atau buffer zone maka arus dari Jakarta atau dari Timur bisa terus mengalir sementara kapasitas pelabuhan Merak sangat terbatas.
“Jadi kami terpaksa melakukan strategi delaying system. Memang pahit karena perjalanan masyarakat tertunda di KM 43, KM 68 atau KM 97 namun semua untuk keselamatan kita bersama,” kata Aan memaparkan.
Strategi ini sudah berhasil dilakukan tahun lalu saat menangani arus mudik di pelabuhan Bakauheni dan dinilai efektif. Oleh karenanya strategi serupa akan diterapkan saat mudik dengan harapan membuat perjalanan lebih lancar.
Strategi ini pun diapresiasi Cucu Mulyana, Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Menurutnya pemerintah memang harus lebih aktif dalam mengatur lalu lintas dan mengurangi potensi kemacetan di pelabuhan Merak.
“Kami mendorong Kementerian PUPR untuk segera merealisasikan buffer zone di KM 97 di Merak,” tegas Cucu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Desember 2025, 15:00 WIB
01 Oktober 2025, 21:00 WIB
15 April 2025, 09:00 WIB
12 April 2025, 16:00 WIB
12 April 2025, 06:05 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV
16 Januari 2026, 06:00 WIB
Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan