Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Stephanus Widi mengatakan motor listrik Charged Indonesia banyak dipesan dari sektor fleet, terutama perusahaan ride hailing
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Charged Indonesia, produsen otomotif mengaku mendapat banyak pesanan setelah peluncuran. Terbaru sudah banyak konsumen yang ingin melakukan langganan dengan mereka.
Stephanus Widi, Chief Commercial Officer Charged Indonesia mengatakan pemesanan datang dari sektor fleet, terutama perusahaan ride hailing. Salah satunya adalah dari para pelaku ojol (ojek online).
“Sekarang ini kami melayani tidak hanya personal tetapi perusahaan seperti logistik. Jadi sudah banyak rekan-rekan ojol yang menggunakan produk kita. Sekarang memiliki 1.200 pemesanan tapi kita baru mengantar beberapa unit minggu lalu,” ungkap Widi Senin, 5 Desember 2022.
Widi mengungkapkan kalau banyak dari pelanggannya sangat senang menggunakan motor listrik Charged Indonesia. Tentu ini menjadi salah satu kelebihan dari Charged Indonesia.
“Baik pengendara dan penumpang memberikan kesan yang baik, mereka puas dengan tenaga motor yang mencukupi dan handling yang baik,” tutur Widi.
Memang saat ini Charged Indonesia memiliki model motor listrik untuk kendaraan angkut atau komersial. Produknya diberi nama Charged Anoa.
Kendaraan elektrik tersebut diklaim bisa membawa beban hingga 150 kg. Selain itu volume akomodasi bisa sampai 250 liter.
Guna mendukung kepiawaian Anoa, mereka membekalinya dengan dua baterai lithium ion. Dengan begitu motor satu ini bisa menempuh jarak hingga 200 km
Selain Anoa Charged Indonesia masih memiliki Rimau. Yang satu ini diciptakan untuk kendaraan sehari-hari dengan desain sporti.
Sama dengan Anoa, Rimau pun dibekali dengan dua buah baterai lithium yang jarak tempuhnya diklaim bisa tembus 200 km. Charged Indonesia juga mengklaim motor listrik ini mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 95 km per jam.
Selain Anoa dan Rimau mereka juga memiliki motor listrik berjenis Maleo. Dia menggunakan satu baterai yang mampu menempuh jarak 125 km penggunaan efisien.
Untuk masyarakat yang ingin berlangganan cukup merogoh kocek Rp1.6 jutaan dalam waktu satu bulan. Mereka menawarkan beberapa skema mulai dari 6, 9 hingga 12 bulan.
“Biaya tersebut flat satu harga, dan masyarakat bisa melakukan penyesuaian serta mendapatkan banyak kelebihan. Konsumen bisa meminta perubahan dengan unitnya misal ingin dipasangkan box itu bisa namun ada biaya tambahannya yang jelas kami tidak akan membebani pelanggan.” Widi menutup perkataanya
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV bertenaga listrik Denza D9 hadir di Fortune Indonesia Summit 2026, incar konsumen pelaku bisnis di RI
17 Februari 2026, 12:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tertarik dengan Denza B5 karena mobil tersebut memiliki desain yang tangguh
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya