Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Stephanus Widi mengatakan motor listrik Charged Indonesia banyak dipesan dari sektor fleet, terutama perusahaan ride hailing
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Charged Indonesia, produsen otomotif mengaku mendapat banyak pesanan setelah peluncuran. Terbaru sudah banyak konsumen yang ingin melakukan langganan dengan mereka.
Stephanus Widi, Chief Commercial Officer Charged Indonesia mengatakan pemesanan datang dari sektor fleet, terutama perusahaan ride hailing. Salah satunya adalah dari para pelaku ojol (ojek online).
“Sekarang ini kami melayani tidak hanya personal tetapi perusahaan seperti logistik. Jadi sudah banyak rekan-rekan ojol yang menggunakan produk kita. Sekarang memiliki 1.200 pemesanan tapi kita baru mengantar beberapa unit minggu lalu,” ungkap Widi Senin, 5 Desember 2022.
Widi mengungkapkan kalau banyak dari pelanggannya sangat senang menggunakan motor listrik Charged Indonesia. Tentu ini menjadi salah satu kelebihan dari Charged Indonesia.
“Baik pengendara dan penumpang memberikan kesan yang baik, mereka puas dengan tenaga motor yang mencukupi dan handling yang baik,” tutur Widi.
Memang saat ini Charged Indonesia memiliki model motor listrik untuk kendaraan angkut atau komersial. Produknya diberi nama Charged Anoa.
Kendaraan elektrik tersebut diklaim bisa membawa beban hingga 150 kg. Selain itu volume akomodasi bisa sampai 250 liter.
Guna mendukung kepiawaian Anoa, mereka membekalinya dengan dua baterai lithium ion. Dengan begitu motor satu ini bisa menempuh jarak hingga 200 km
Selain Anoa Charged Indonesia masih memiliki Rimau. Yang satu ini diciptakan untuk kendaraan sehari-hari dengan desain sporti.
Sama dengan Anoa, Rimau pun dibekali dengan dua buah baterai lithium yang jarak tempuhnya diklaim bisa tembus 200 km. Charged Indonesia juga mengklaim motor listrik ini mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 95 km per jam.
Selain Anoa dan Rimau mereka juga memiliki motor listrik berjenis Maleo. Dia menggunakan satu baterai yang mampu menempuh jarak 125 km penggunaan efisien.
Untuk masyarakat yang ingin berlangganan cukup merogoh kocek Rp1.6 jutaan dalam waktu satu bulan. Mereka menawarkan beberapa skema mulai dari 6, 9 hingga 12 bulan.
“Biaya tersebut flat satu harga, dan masyarakat bisa melakukan penyesuaian serta mendapatkan banyak kelebihan. Konsumen bisa meminta perubahan dengan unitnya misal ingin dipasangkan box itu bisa namun ada biaya tambahannya yang jelas kami tidak akan membebani pelanggan.” Widi menutup perkataanya
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
24 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang