Motor Listrik Yamaha Bertolak Belakang Dengan Selera Pasar RI
27 Maret 2025, 11:10 WIB
Stephanus Widi mengatakan motor listrik Charged Indonesia banyak dipesan dari sektor fleet, terutama perusahaan ride hailing
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Charged Indonesia, produsen otomotif mengaku mendapat banyak pesanan setelah peluncuran. Terbaru sudah banyak konsumen yang ingin melakukan langganan dengan mereka.
Stephanus Widi, Chief Commercial Officer Charged Indonesia mengatakan pemesanan datang dari sektor fleet, terutama perusahaan ride hailing. Salah satunya adalah dari para pelaku ojol (ojek online).
“Sekarang ini kami melayani tidak hanya personal tetapi perusahaan seperti logistik. Jadi sudah banyak rekan-rekan ojol yang menggunakan produk kita. Sekarang memiliki 1.200 pemesanan tapi kita baru mengantar beberapa unit minggu lalu,” ungkap Widi Senin, 5 Desember 2022.
Widi mengungkapkan kalau banyak dari pelanggannya sangat senang menggunakan motor listrik Charged Indonesia. Tentu ini menjadi salah satu kelebihan dari Charged Indonesia.
“Baik pengendara dan penumpang memberikan kesan yang baik, mereka puas dengan tenaga motor yang mencukupi dan handling yang baik,” tutur Widi.
Memang saat ini Charged Indonesia memiliki model motor listrik untuk kendaraan angkut atau komersial. Produknya diberi nama Charged Anoa.
Kendaraan elektrik tersebut diklaim bisa membawa beban hingga 150 kg. Selain itu volume akomodasi bisa sampai 250 liter.
Guna mendukung kepiawaian Anoa, mereka membekalinya dengan dua baterai lithium ion. Dengan begitu motor satu ini bisa menempuh jarak hingga 200 km
Selain Anoa Charged Indonesia masih memiliki Rimau. Yang satu ini diciptakan untuk kendaraan sehari-hari dengan desain sporti.
Sama dengan Anoa, Rimau pun dibekali dengan dua buah baterai lithium yang jarak tempuhnya diklaim bisa tembus 200 km. Charged Indonesia juga mengklaim motor listrik ini mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 95 km per jam.
Selain Anoa dan Rimau mereka juga memiliki motor listrik berjenis Maleo. Dia menggunakan satu baterai yang mampu menempuh jarak 125 km penggunaan efisien.
Untuk masyarakat yang ingin berlangganan cukup merogoh kocek Rp1.6 jutaan dalam waktu satu bulan. Mereka menawarkan beberapa skema mulai dari 6, 9 hingga 12 bulan.
“Biaya tersebut flat satu harga, dan masyarakat bisa melakukan penyesuaian serta mendapatkan banyak kelebihan. Konsumen bisa meminta perubahan dengan unitnya misal ingin dipasangkan box itu bisa namun ada biaya tambahannya yang jelas kami tidak akan membebani pelanggan.” Widi menutup perkataanya
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2025, 11:10 WIB
26 Maret 2025, 20:00 WIB
08 Maret 2025, 17:00 WIB
07 Maret 2025, 09:00 WIB
04 Maret 2025, 08:00 WIB
Terkini
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas