Maka Motors Minta Pemerintah Cepat Umumkan Kepastian Insentif

Maka Motors minta pemerintah cepat mengumumkan kepastian insnetif agar masyarakat tidak tunda pembelian

Maka Motors Minta Pemerintah Cepat Umumkan Kepastian Insentif
Adi Hidayat

KatadataOTO – Belum adanya kepastian terkait subsidi motor listrik rupanya mendapat perhatian serius dari pabrikan. Salah satunya adalah Maka Motors yang baru meluncurkan produk pertamanya yaitu Cavalry.

Pabrikan lokal tersebut mengungkap bahwa idealnya pemerintah segera memberi pengumuman insentif seperti apa yang akan diberikan. Sehingga masyarakat bisa bisa lebih yakin buat melakukan pembelian.

“Mau bentuknya seperti apapun, harapannya pemerintah bisa segera mengumumkan guna memberi kepastian pada konsumen. Jadi mereka tidak menahan pembelian agar dapat membeli lebih murah jika ada insentif,” ungkap Raditya Wibowo, CEO Maka Motors.

Ia pun menambahkan bila nantinya pemerintah ternyata tidak memberikan insentif pun, dirinya tetap optimis mereka bisa bertahan. Pasalnya sejak awal pendirian Maka Motors, subsidi motor listrik belum muncul.

Maka Cavalry
Photo : KatadataOTO

“Ketika kami memulai memang belum ada pengumuman apa-apa tentang subsidi jadi dari awal memang tidak merencanakannya. Tapi memang beberapa tahun terakhir ada sehingga membuat penerimaan masyarakat lebih cepat,” tambahnya.

Ia pun yakin bahwa produknya akan bisa bersaing dan bertahan di pasar Tanah Air.

“Kami siap berkompetisi dengan siapa pun baik itu bensin maupun listrik menggunakan kualitas dan harga yang sudah ditawarkan,” tegasnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa Maka Motors resmi meluncurkan produk pertama mereka yaitu Cavalry. Motor listrik tersebut hadir dengan desain sporti sesuai harapan dari para pengguna motor di Tanah Air.

Namun keunggulan utamanya adalah pada jarak tempuh kendaraan yang mencapai 160 km berkat digunakannya baterai berkapasitas 4 kWh.

Tak hanya itu, mereka juga menghadirkan dua mode berkendara yaitu Hi-Torque dan Hi-Regen.

Maka Motors
Photo : KatadataOTO

Pada mode Hi-Torque pengendara bisa memakainya ketika membutuhkan performa sehingga motor bisa melesat lebih kencang. Sementara Hi-Regen menawarkan efisiensi dengan mengonversi energi pengereman yang terbuang sebagai panas menjadi listrik lalu mengisi ulang baterai secara otomatis.

Walau memiliki jarak tempuh cukup jauh, tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 12 hp dan torsi 242 Nm. Akselerasinya pun tidak bisa cukup cepat karena bisa mencapai 60 km per jam dalam 4,8 detik dari posisi diam serta kecepatan maksimal 105 km per jam.


Terkini

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 2 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 2 April 2026

Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 April 2026

Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026