Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Maka Motors optimis bisa jual 15.000 unit kendaraan di 2025 meski hanya mengandalkan satu model saja
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski baru memiliki satu model tetapi Maka Motors optimis terhadap pasar otomotif di Tanah Air. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya target penjualan yang sudah mereka tetapkan untuk di 2025.
Angka tersebut tentu cukup berani mengingat mereka baru memiliki satu model yaitu Maka Cavalry yang diluncurkan siang hari tadi.
“Kami menargetkan untuk bisa menjual sedikitnya 15.000 unit hingga akhir tahun nanti,” ungkap Raditya Wibowo, CEO Maka Motors di sela-sela peluncuran (15/01).
Jumlah itu sebenarnya masih jauh di bawah kapasitas pabrik sebesar 100.000 unit per tahun. Namun tentunya untuk bisa mengoptimalkan pabrik masih perlu waktu lebih panjang.
“Sementara terkait TKDNnya kami sudah memenuhi syarat untuk mendapat subsidi. Sementara itu saja yang bisa saya sampaikan,” ungkapnya kemudian.
Guna mencapai target penjualan tersebut, Maka Motors pun akan memberikan beragam kemudahan pembelian khususnya di awal peluncuran. Berkat ini maka diharapkan masyarakat bisa lebih gampang mendapatkan unit
Sebelumnya diberitakan bahwa Maka Cavalry telah resmi meluncur di Indonesia. Motor listrik tersebut hadir dengan tampilan sporti dan menyerupai kendaraan konvensional.
Ukurannya pun cukup besar karena memiliki dimensi panjang 1.922 mm, lebar 731 mm dan tinggi 1.173 mm. Agar bisa digunakan dalam beragam medan, pabrikan pun membuat Maka Cavalry hadir dengan ground clearance 140 cm.
Namun daya tarik utamanya adalah jarak tempuh kendaraan yang mencapai 160 km. Angka itu bisa dicapai berkat digunakannya baterai berkapasitas 4 kWh.
Pabrikan pun memberikan dua mode berkendara yaitu Hi-Torque dan Hi-Regen. Keduanya memiliki karakter berbeda serta bisa disesuaikan kebutuhan.
Hi-Torque bisa dipakai ketika membutuhkan performa sehingga motor bisa melesat lebih kencang. Sementara Hi-Regen menawarkan efisiensi dengan mengonversi energi pengereman yang terbuang sebagai panas menjadi listrik lalu mengisi ulang baterai secara otomatis.
Walau memiliki jarak tempuh cukup jauh, tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 12 hp dan torsi 242 Nm. Akselerasinya pun tidak bisa cukup cepat karena bisa mencapai 60 km per jam dalam 4,8 detik dari posisi diam serta kecepatan maksimal 105 km per jam.
Motor sudah bisa dipesan dengan harga Rp 38, 85 juta. Unit sendiri bakal dikirim pada Februari 2024.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung